Do What You Love and Love What You Do September 2, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
“You’ve Got to Do What you Do Well”- Lou Noto, Vice Chairman of Exxon Mobil Corporation
Lagi lagi, yeah, lagi2 topik ini kembali terangkat..karena benar2 masalah ini sudah menjadi sebuah sorotan di tengah lingkungan yang saya hadapi..ga tau kenapa cuma koq orang2 bermasalah seperti ini banyak sekali di sekeliling saya, dan saya ampe kasian + ternganga+ ga tau juga mau berbuat apa…makanya saya coba angkat aja dech kembali di blog ini..
Judul saya ini kebagi dua…kita akan membahas dulu soal “Do what You Love”
Yes, do what you love. Ini berbicara soal passion. Tanpa passion yang anda kerjakan semuanya tidak akan maksimal. Untuk anak2 muda, menemukan passion anda sangat krusial sekali, saat memilih jurusan dan memilih karir. Pernyataan yang paling dan sangat sering saya dengar adalah: “Saya tidak tau apa yang saya sukai”, Ok, ini 2 pertanyaan yang bisa membantu anda:
1. Kalo anda punya duit 1 milliar dan bisa buka usaha apapun juga dengan resiko kegagalan 0%, apa yang ingin anda lakukan?
2. Kalo di dunia ini duit ga berarti, ga ada standar gaji, dan ga ada gengsi2 soal profesi, dan ga ada kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, apa yang ingin anda jadi?
Jawab 2 pertanyaan ini, THATS YOUR PASSION. Tapi yang jadi masalah adalah: Banyak orang bilang, tapi bagaimana mencukupi makan dengan passion kita? Misal passion saya menari atau bermain musik, yang notabene di Indonesia tergolong dipertanyakan kemampuannya untuk memberi makan yang cukup..Well itu dia saat keteguhan anda dilatih:
1. Anda bersikap idealistis dan yakin dengan pilihan anda. Main musik atau jadi pemain bola. But make sure anda creative enough untuk mengcreate berbagai profit center dari 2 hal tersebut. Itulah saat kreatifitas dan thinking out of the box anda dilatih untuk menciptakan blue ocean dari dua bidang itu. Misal anda suka bermain musik, cobalah menciptakan profit center dari kesukaan anda tersebut. Ga musti jadi pemain musik. Misalnya membuat kursus les musik atau menciptakan jingle buat iklan. Kalo anda suka main bola tapi gagal masuk PSSI, mimpi ga berhenti sampai situ. Anda bisa jadi distributor bola Mikasa atau sewakan lahan anda jadi lapangan futsal.
2. Anda bersikap realistis dan memutuskan untuk menempuh jalan aman dengan menjadi something yang anda tidak suka:
Inilah saat nya point kedua diberikan: LOVE what you do!
Anda bertanya, bagaimana mungkin anda Love something yang anda ga suka atau bukan impian anda. Saya beri tahukan caranya. Pertama, dengan menemukan unsur2 positif yang terkait dalam bidang yang anda jalani. Misal anda kerja, berkatalah pada diri anda, “wah saya untung masi ada kerjaan, dan bandingkan diri anda dengan beribu2 orang yang masi sibuk interview dan kirim2 resume tanpa hasil”, niscaya anda dapat lebih bersyukur oleh kondisi anda.
Setelah menemukan arti dari apa yang anda lakukan, mulailah meneliti point2 yang membuat anda tidak suka. Mungkin anda tidak terlalu cakap mengerjakan hal yang ditugaskan. Bertanya pada orang2 yang lebih ahli. Asah gergajimu sendiri di bidang itu. Suka karena bisa, dan bisa karena biasa. Seiring meningkatnya ilmu anda di bidang yang anda kerjakan, akan makin meningkatkan performa anda, niscaya berbagai projek2 besar, networking yang makin luas dan kepercayaan yang makin meningkat, akan membuat anda makin menemukan keberartian anda di manapun yang anda kerjakan.
OK Guys, to sum up, anda harus DO what you love, ini secara natural, atau LOVE what you do dengan menciptakan dan mengamini nilai yang anda lakukan. You need to do this or otherwise anda akan menyiksa dan tersiksa dalam hidup anda dan arti kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup ini tidak akan pernah anda rasakan. Satu pertanyaan yang sering saya dapatkan, “bagaimana kalo “orang2 dekat, seperti pacar, orang tua, relative, sibling” ada yang tidak setuju atau malah menghambat hal yang saya cintai? Apakah saya harus saya lakukan?”
Well, I cant give u an exact answer for this. Aku ga akan sarankan anda untuk memberontak terhadap otoritas di atasmu. Namun, manusia punya survival instinct dalam hidupnya. Instinct untuk survive dan menemukan kebahagiaannya. Tetap pelihara kecintaanmu akan sesuatu itu di dalam hidupmu, dan pada saat yang TEPAT, anda akan bisa materialized all of those. Kapan saat yang TEPAT? Saya ga tau, tapi saya yakin saat itu akan muncul. Anda hanya bisa bersabar dan menanti saat yang tepat untuk BREAKTHROUGH. But definitely you need to find the POINT OF BREAKTHROUGH, IT WILL COME FOR SURE!! Jangan patah semangat sampe the POINT OF BREAKTHROUGH itu muncul. Tetap awas, tetap pelihara kecintaanmu, dan pertajam instinctmu akan point itu. Sama seperti seseorang yang terpenjara, kapanpun dia melihat kesempatan untuk lolos, dia akan manfaatkan momen itu sebaik-baiknya. Saran saya adalah sama, wait for the moment of breakthrough, tetap siaga, tetap pelihara kecintaanmu, dan when you see that, go for it. The worse thing is if it come right before your eyes, tapi you missed it!! Gimana caranya supaya ga miss it? Baca my next post ya…
CIAO
Belajar Bersyukur + Pakai Nurani – Lesson from Tukang Semprong August 27, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Kemaren ada suatu peristiwa yang sangat menggugah hati saya…dan saya ga bisa ga menceritakan hari ini di blog saya ini…sehabis bermain futsal kemaren, saya pergi makan di salah satu restoran dekat rumah saya. Ketika saya memundurkan mobil saya dan akan hendak pulang, ada penjual semprong d dekat saya menawarkan semprongnya ke saya..dia memberi tanda dengan tanggannya, “Pak, untuk ongkos pulang kampung.”
Saya menolak karena saya emang ga membutuhkan semprong. Tiba2 saat saya hendak jalan, hati saya menjadi sangat trenyuh melihat senyuman dia yang hopeless, menawarkan semprongnya yang masi banyak. Saya buka kaca pintu saya dan saya tanya, berapa semprongnya Pak? Dia jawab , ” Rp 20,000 dapet 3. Saya langsung sodorkan Rp 20,000 dan beli 3 semprong yang rencana saya ingin kasi ke pembantu saya di rumah, pas emang ada 3 orang. Untuk sahur atau untuk buka puasa. Ketika saya beli semprong nya, dia berterimakasih seribu ke saya dan bilang, ya saya jualan hari ini ga laku2 soalnya pada puasa, dan semprongnya masi banyak. Terima kasih pak, ini cuma untuk nutup saja biaya hari ini…
Ketika saya sudah berlalu, tiba2 hati saya pedih sekali..teramat pedih..saya langsung cari tukang semprong tadi, saya rencana mau beli aja banyakan untuk bantu dia. Dan ternyata dia sudah pergi. Saya bener2 ada sedikit penyesalan kenapa saya cuma beli Rp 20,000, dan tanpa terasa air mata menitik di mata saya. Even saat saya tulis ini skarang, masi jelas terekam di pikiran saya wajah tukang semprong itu dengan senyum hopelessny saat saya tolak, tapi menjadi berseri2 hanya dengan Rp 20,000..!! Padahal saya makan malam hari itu saja sudah habis 2.5 kali lipat dari Rp 20.000. OMG!! Kenapa saya ga bantu dia lebih besar..
Mungkin saya ga tau harga semprong..mungkin kalian berpikir 20,000 dapet 3 untuk ukuran semprong itu mahal. Saya jujur ga tau harga pasaran semprong, maklum saya ga pernah belanja di pasar. Bahkan banyak kali orang tua saya, rekan, kerabat atau pun siapapun yang saya kenal suka sekali menasehati saya untuk tidak menggubris orang2 seperti itu, dengan alasan bahaya, mereka menipu, mereka mau cari untung, memanfaatkan saya yang masi “hijau”, well jujurnya, I DONT CARE!! Thx untuk peringatannya, saya percaya anda semua bermaksud baik untuk melindungi saya, cuma saya hanya memilih untuk lebih menggunakan hati nurani dalam hidup saya dan lebih jarang berprasangka.
Mungkin ada yang berpikir, “cengeng banget si lo, geto aja nangis, orang susah juga banyak”. Well Yes, you know orang susah udah banyak. Did you do something about it? Mungkin ga banyak yang bisa kita buat, saya juga ga bisa kasi duit ke seluruh orang miskin di negara ini. Cuma belajar pakai hati nurani kita. Kadang kita liat orang minta2 di pinggir jalan, atau ngamen di kaca mobil kita, kita dengan santai, angkat tangan aja. Saya bukan berarti tiap kali ada orang minta pasti saya kasi. Hanya ingin mengingatkan pembaca untuk mengasah hati nurani dan mempertajam sense of compassion karena anda juga diberi banyak itu untuk memberi banyak. At least do something, follow your conscience, and do the right thing..
Saya jujur ga tau 20,000 untuk 3 bungkus semprong mahal apa tidak. Tapi yang saya lihat adalah ada orang yang butuh sedikit dari keberuntungan kita untuk hanya sekedar ongkos pulang, atau get break even point dalam dagangannya..saya merasa saya sudah sangat terberkati sekali dengan apa yang ada pada saya hari ini. Saya sudah bener2 bersyukur untuk semua kasih YANG KUASA yang udah menganugerahi saya dengan banyak hal dalam hidup saya. Belajar untuk melihat ke bawah, bukan melihat ke atas terus. Belajar untuk mengerti bahwa dalam hidup ini, saya atau anda sudah bener2 terlalu beruntung. Mau lihat ke atas terus ga akan ada habisnya, coba lihat ke bawah, masi banyak hal2 yang bisa disyukuri, masi banyak hal2 yang bisa kita ucapkan terima kasih pada Yang Kuasa.
Aku ingat masa2 saat aku dulu bersekolah di negara jauh, kadang hari minggu kita spent time setelah pulang beribadah di salah satu tempat hangout terdekat, bahan omongan kita ga jauh2 dari perbandingan BB dan IPhone atau perbandingan harga suatu barang di negara kita dan negara sebelah yang jadi tujuan belanja, when I remember those days..fiuh!! I thank God for where I am now. Sometimes we need to see the other half of the world, really! Ahh those old days, see you in my second life, if any…
So guys, two things: Belajar bersyukur dan Asah Hati Nurani. Wups, 2 lesson for today..
Have a blessed day!!
An Inspiring Life- Lesson from Someone that I Really Admired August 21, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Kalo sebelumnya blog post saya banyak berbicara soal sukses strategi, kali ini aku pengen bercerita mengenai something yang bener2 struck me the most. Saking struck me sampe aku cuma bisa bergetar di ruangan aku di kantor..man this lady is awesome!
Aku mau bercerita soal seseorang yang bener2 menginspirasi aku..summer sekitar 1.5 tahun yang lalu saat aku pulang ke Indonesia, aku mengikuti acara seminar Business Coach di salah satu konsultan business coaching ternama di Indonesia. Disanalah aku bertemu dengan seseorang coach yang benar2 menginspirasi aku banget. Seorang wanita ( yang sorry saya ga akan sebut nama nya disini untuk alasan confidentiality) yang bener2…how to say it….extremely inspirational banget buat aku…very mindblowing and soul-soothing banget…
Her balance, her vision, her passion and her knowledge tu bener2 membius aku banget…next day aku ketemu sama dia, dalam 1 jam konsultasi aja..ada plenty of ideas and insights yang aku dapetin dari dia..only in an hour..bahkan dia memperkenalkan aku sama beberapa orang yang walau tidak berhubungan secara langsung, punya andil menjadikan aku seperti sekarang ini.
Sekembalinya aku ke Indonesia, ak bekerja sebagai headhunter yang mengharuskan aku untuk mengecek beberapa sumber2 untuk mendapatkan nama2 perusahaan asing. Alangkah terkejutnya aku begitu mengecek salah satu kamar dagang negara luar, aku mendapatkan dia sebagai salah satu anggotanya. Bahkan dia jauh lebih sukses daripada setahun lalu ak bertemu dengan dia. Begitu aku google namanya, langsung keluar prestasinya yang benar2 mindblowing. Tapi yang paling dahsyat adalah saat aku berhasil mendapatkan blognya.
Yang membuat aku benar2 trenyuh adalah, dibalik seluruh kesuksesnnya, apa yang dicapainya sampai hari ini bukan karena dia tidur2 an minum kopi. Bukan tanpa kerikil tajam, ataupun onak dan duri. Dalam hidupnya dia menceritakan satu kisah hidupnya yang sampai buat aku bener2 ternganga. Man, let me tell you..orang hebat di dunia ini bukannya ga pernah sedih, ga pernah susah, ga pernah menangis. Kesulitan yang dia hadapi jauh lebih berat dari apa yang pernah aku hadapi!! Dia pernah menangis, pernah susah, bahkan pernah terpuruk, lebih dalam dan lebih fatal daripada yang pernah aku hadapi…tapi bagaimana dia keluar dari semua itu, berkeputusan untuk turn around seluruh kesulitannya..dan hidup mengejar mimpi mimpinya, sampai dia berhasil menjebol tembok dan pulang dengan kepala tegak…bener2 inspiring…!! very inspiring indeed..
What I learn:
Inspirasi! Setiap manusia butuh inspirasi. Dunia ini butuh inspirasi, butuh mercusuar, butuh pegangan untuk dipanuti, diikuti dan diteladani. Beberapa ciri orang yang bisa menjadi inspirator di lingkungannya:
1. Have a personal brand:
Anda bilang mau beli kodak kan bukan kamera, dan bukan Minolta atau Fuji, tapi Kodak. Anda bilang mau beli Rinso, bukan attack, tide ataupun wings. Kenapa orang inget Kodak, Rinso? Karena mereka punya brand. You can make yourself a brand as well. How? Check this out!
2. Know what you want and do it passionately
Kalo saya tanya anda mau jadi apa 5 tahun kedepan, bisakah anda menjawabnya? Atau anda akan jawab ,” ya, sedapet2 nya aja dech, goin where the wind blows” . Bisa kacau ni cerita..apakah anda tau anda mau jadi apa? Apakah anda tau bagaimana mencapai kesana..kalo anda ga tau hidup mau dibawa kemana, anda pasti mengerjakan sesuatu semuanya ordinary aja, ga mungkin passionately, coz it is not your passion!! Ask yourself pertanyaan di atas and start create a mapping on how to get there. While you do it, assess whether this is something that you want…if not try to revise it or make an alternative route from the previous way..
3. Persevere, endure and enjoy the process
Guys, it is not how you survive the storm, but how to dance in the rain. Enjoy every process, smile to every obstacle and learn from all the mistakes and success that you’ve did. See this life as an interesting journey to find the true meaning of yourself dan bukan sebagai suatu kewajiban yang harus dijalani day by day. Be creative, innovative and create a new things for yourself. Make your life exciting!!
Guess what? Sometimes you never know that you have become an inspiration for someone..so keep perserving while doing the above thing..and I believe people can see you take you as their inspiration..without you even know..maybe
NB: Miss, I dont know whether we will ever meet again..but one thing for sure:Thank you for become my inspirator without you even know. Maybe now..you dont even remember my face. But without you realize, our 1-hour conversation in that small room have inspired me to take one best decision which change my life forever and I have never regret it until today, although it is painful. Life goes on and I hope we can cross-path again one day. Meanwhile, I will continue to improve myself to become like you. You will always be my inspirator and I will always be your secret admirer..Hope I can learn more from you if we meet again.
Asumsi August 19, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Dalam any kind of hubungan antar manusia, inilah penyakit no 1 yang bisa menghancurkan any kind of relationship, dari hubungan terkecil sampe hubungan terbesar. Mau tau gimana cara taunya kalo seseorang berasumsi? Mudah saja. Dari kata2 nya. Saya pikir…saya kira…..saya mengasumsikan….
Yang kalian pikir belum tentu yang benar. Yang kalian kira belum tentu yang terbaik. Silakan liat post saya yang sebelumnya mengenai mencintai dengan benar. Tapi ini benar2 ada hubungannya dengan itu. Saat anda melayani, saat anda memberikan servis dalam bisnis, saat anda mencintai seseorang dalam berhubungan, jangan pernah berasumsi!!
” Saya pikir dia bagusnya memakai baju itu”
” Saya kira anak saya cocoknya masuknya bidang kedokteran”
“ Saya berasa letak meja ini bagusnya di ujung sini bukan ujung sana”
Semua dimulai dengan kata saya! Anda yang berpikir, anda yang mengira. Tapi apakah klien anda, anak anda, pasangan anda suka dengan yang anda pikir dan anda kira?? Belum tentu, bahkan banyakan nggak!!
” Saya kira saya sudah menjadi yang terbaik buat orang tua saya”
” Saya pikir saya sudah menjadi karyawan yang baik buat kantor saya”
“ Saya rasa saya sudah jadi suami yang baik buat istri saya“
ANDA PIKIR KAN!! Saya beritahu suatu kata yang lebih bagus dari pada kata: pikir, kira dan rasa. Kata itu adalah APAKAH!! Biasakan bertanya sama yang anda tuju. Anda ingin menjadi yang terbaik buat bos anda, tanya pada bos anda
“Apakah yang bisa saya perbuat supaya saya bisa memenuhi expektasi bapak?”
Anda ingin menjadi yang terbaik buat customer anda, bertanyalah
” Apakah yang bisa saya lakukan untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik??”
Anda ingin menjadi orang tua yang baik buat anak anda, bertanyalah,”
“Apakah yang menjadi kesulitan mu hari ini? Apakah yang bisa mama/ papa lakukan buat membantu kamu?”
Anda ingin menjadi pacar/ suami/ istri yang baik, bertanyalah”
” Apakah cara saya mencintaimu sudah benar??”
Kalo anda ingin menjadi yang terbaik dalam setiap hubungan manusia, berfokus lah pada target pelayanan/ cinta/ perhatian anda. Bukan pada anda, bukan pada cara anda, bukan pada metode anda, bukan pada rule anda! Salam sukses, semoga berkenan!!
GROUND BREAKING RESEARCH ON PARENTS- KIDS RELATIONSHIP!! August 19, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.4 comments
Akhir2 ini saya bener2 tertarik untuk membahas hubungan antara orang tua dan anak. Seiring dengan “side job” saya sebagai konsultan lepas mengenai “any kind of relationship”, (haha), ini masalah mengenai hubungan orang tua dan anak bener2 lebih marak daripada hubungan pacaran anak2 muda bahkan.. Jujur saja, berbagai kasus, dari yang paling kecil sampe yang pernah nyaris bunuh diri pun pernah saya tangani..dan dalam menulis ini saya akan benar2 menempatkan diri saya di tengah2, tidak membela si anak maupun juga tidak membela si orang tua..tapi saya akan menawarkan “bird eye view” mengenai urusan hubungan ini…
Orang tua biasanya mendidik anak menggunakan 2 pola. Pola pertama adalah dengan mengikuti sama persis apa yang diajarkan oleh orang tua mereka saat mendidik. Jadi misal si pasangan A& B dulu dididik oleh orang tua nya dengan pola strict, maka pasangan A dan B akan menerapkan pola yang sama saat mendidik anak mereka..simply karena mereka ga tau cara apa lagi yang benar..
Pola kedua adalah dengan menggunakan metode sebaliknya. Karena mereka kesal diperlakukan keras oleh orang tua mereka, mereka malah lembek ke anak mereka. Karena mereka ga ingin anak mereka merasakan apa yang mereka alami. Kalo dulu kecilny orang tua nya ga pernah beliin mereka apa2, kali ini mereka jadi royal super ama anak mereka, gara2 mereka udah ngerasain susahnya dapet barang.
Mana yang benar? DUA DUA NYA SALAH TOTAL!!!
Saya sangat menyukai dunia psikologi. Wah menurut saya, setiap orang harus tau dech psikologi, supaya mereka bisa lebih baik deal dengan berbagai macam orang dalam kehidupan mereka. Saya benar2 mengharapkan setiap orang tua at least musti ambil pelajaran psikologi anak dech..biar tau bagaimana cara mendidik anak dengan benar..orang tua generasi di atas saya..wah2 bener2 angkatan saya tu bener2 jadi korban..dan setelah saya mengerti psikologi gara2 kuliah saya..saya bener2 bisa menyimpulkan….erm…bener2 orang tua generasi atas kita tu mayoritasnya (85% berani saya sebut statistiknya!!) bener2 PARAH ( YES, PARAH!!) dalam mendidik anak..
Ada berbagai macam tipe orang tua. Ada yang strict, ada yang lembek, ada yang masa bodo, ada yang royal, ada yang sibuk, tapi hanya 1% ( YES 1 % ONLY) , dan aku udah berjanji ama diri aku sendiri untuk menjadi orang tua yang seperti ini buat anak2 ku nanti, yang bisa menjadi “teman” buat anak mereka. Anda terus bertanya, kenapa anak anda lebih terbuka kepada temannya daripada orang tuanya? Anda terus tidak habis pikir, susah banget untuk deal sama anak anda. Ya, karena kebanyakan anda memposisikan posisi otoritas, posisi diktaktor, posisi penguasa rumah, dan posisi polisi, buat anak anda, tapi anda tidak memposisikan diri sebagai teman buat anak anda.
” Tidak boleh ini, tidak boleh itu, harus ini, harus itu”, dan saat anak anda bertanya mengapa, bukan penjelasan yang anda berikan melainkan, ” karena saya orang tua mu / because I said so!!” (PARAH!!), Saya kasi tau…anda punya grup arisan, grup gosip, dimana anda membicarakan urusan artis, urusan politik ataupun urusan rumah tangga anda.. Ya, anak anda pun punya grup gosip nya..dan topik apa yang paling sering dibicarakan?? Benar, ANDA!! Kredibilitas dan performance anda sebagai orang tua..Believe me, anda ga mau nama anda terkenal sekali di kalangan anak2 anda sebagai orang tua yang gagal..
Anda berpikir,” terus apa? Anak saya punya kuasa apa? Anak saya bisa apa?” ..Saya bener2 geli mendengar pertanyaan orang tua yang diajukan di salah satu forum keluarga yang saya ikuti beberapa waktu lalu..guess what..ilmu pengetahuan jauh lebih cepat daripada yang anda duga, internet jauh lebih marak daripada yang anda kenal..daya beli anak dan khasanah pengetahuan anak anda lebih luas dari yang anda pikir. Mau saya beri tau skenarionya. Ni kasus2 yang saya tangani:
1. Jangan kaget kalo nama anda bisa terkenal di internet sebagai orang tua gagal, dari berbagai forum kepedulian anak sampe forum perlindungan anak di luar negeri.
2. Jangan kaget kalo anak anda menutup seluruh akses kehidupannya sama anda..and guess what, mereka jauh lebih jago daripada yang anda pikir. Jika mereka memutuskan untuk tidak terbuka sama anda, guess what, mereka lebih jago menutup diri, melindungi seluruh informasi mereka supaya tidak tersentuh sama anda, dan bener2 tidak akan tersentuh. Saya punya seorang teman yang sakit keselnya sama ortunya, dari umur 13 tahun, udah punya ” dana cadangan”. Dia bilang “sewaktu2 kalo sampe gua ribut ama ortu dan mereka ga kasi duit lagi, gua berani hidup sendiri” Dan pas saya tanya berapa dana cadangannya, saya ampe kaget. Anak ini dibawah saya umurnya, cuma dana cadangannya dari hasil bunga2 nya..udah sangat memungkinkan untuk buka bisnis kecil2…
Anak anda ga butuh wejangan, ga butuh kisah2 sukses soal anda, ga butuh niat baik anda untuk mengajar, memberi petuah dll..yang mereka butuh cuma…DIMENGERTI, DITEMANI, DAN DIARAHKAN ( BUKAN DIGURUI!!)
Anak anda tidak akan pduli seberapa besar anda tahu (petuah2, wejangan2), sampe dia tahu seberapa besar anda peduli. Dan jika anda peduli, biarkan anak anda tau bahwa anda peduli dengan cara yang BENAR!! Anda peduli, tapi memberi tahu dia dengan marah2 (SALAH!!), anda peduli akan kesehatannya, tapi memaksa dia makan sampe mencekokin (SALAH!!), beri penjelasan, beri argumen logis, beri pengertian, bangun kepercayaan, sama kayak anda membangun kepercayaan klien anda, saat anda ingin berteman dengan seseorang, jadikan anak anda kayak klien anda, perlakukan dengan rasa respek dan tulus. You can do it!!
GROUND BREAKING RESEARCH ON RELATIONSHIP!! HOT NEWS!! August 11, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.4 comments
Ketika menjalin hubungan dengan lawan jenis, orang suka bertanya, apa sich yang menjamin kesukesan pasangan2 tersebut. Wah sulit sekali untuk menjawab pertanyaan ini, tapi saya ingin mencoba merumuskan hasil penelitian saya dengan berbagai macam orang yang saya wawancarai untuk mengupas soal ini!!
Orang sering bertanya, lebih bagus kesamaan, apa lebih bagus perbedaan? Wah sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Tapi hasil penelitian saya menunjukkan suatu hal yang amat sangat mencolok, dan jujur anda boleh bilang apa saja, tapi saya bener2 PERCAYA akan hal ini, dan ini mungkin mengejutkan sebagian orang, baik yang sudah berpacaran atau sudah menikah. Well, you dont have to believe or you dont have to assess the truth anyway, kalian sudah menikah, so kalian have no turning point, even yang pacaran pun mungkin sulit bertindak karena udah keburu sayang. Aku yang single dan masi mencari, atau yang masi pacaran ( well ini aja udah susah), mungkin masi bisa berpikir dan yeah, just take this as food for thought lah, ga bertanggung jawab untuk semua akibat yang ditimbulkan setelah membaca post ini!
Inilah hasil research ny:
Anda boleh beda sama pacar anda ( bukan istri/ suami, kalo anda menikah, anda sudah terlambat baca ini), partner anda, maupun calon pasangan hidup anda dalam hal hobi, selera makan, cara bekerja, siaran TV, dan musik. Anda bisa pake alasan saling melengkapi , saling mengisi, dll, thats good. Tapi ada 2 HAL yang KRUSIAL dan ini HARUS SAMA!! Kalo ga sama, you are at the VERY wrong track!!
Hal yang sama adalah
1. PERSAMAAN PANDANGAN HIDUP: Perspektif anda tentang hidup harus sama. Apa yang anda hargai dalam hidup. Anda menghargai karir sementara istri anda menghargai nilai2 keluarga, WADUH BUBAR ITU!! Anda menghargai nilai2 agama X, sementara suami anda menghargai nilai2 agama Y, SELESAI AJA MENDING!! Anda mungkin berpikir, wah jelas lah, ini ga usah disebut lagi, wah anda salah bener, saya udah kenal 10 pasangan yang putus gara2 ini!! Misalnya si co mikir, ce tu harus jadi ce yang santun dan bersahaja, tapi ce nya hobi bergaul dan fashionnya super fashionista. ITU UDAH PERBEDAAN PANDANGAN HIDUP, DAN SAYA TAU TEMAN SAYA BARU PUTUS GARA2 URUSAN BEGINIAN!! Intinya perbedaan bagaimana cara anda, metode anda dalam menjalani hidup ini beda, you better think TWICE!!
2. PERSAMAAN MIMPI/ TUJUAN HIDUP: Anda hidup mau kemana, mau dibawa kemana, itu harus sama. Tujuan hidup anda ingin jadi pasangan yang bersahaja, ingin punya keluarga yang sakinah dan sederhana, ok, then you better move to some rural country atau negara seperti Australia. Tapi kalo anda mimpinya ingin bangun bisnis bersama, rela susah bareng2 for a huge reward at the end, tinggal di negara2 developing like Indonesia or Phillipine. Kalo tujuan hidup anda mau keluarga anda dapet berbagai kemudahan dalam hidup, ya udah tinggal di Canada atau Jerman, biar sekolah gratis, hospital gratis. Mimpi tu harus sama, apa yang anda ingin capai dari hubungan saudara, kalo beda, wah selesai!!
Nah kesimpulan dari 2 hal ini membuat aku menelurkan satu rumus. Beberapa tahun lalu, anda boleh berdebat dengan saya untuk urusan apa yang membuat cinta itu bisa jadi. Saya akan berdebat keras dengan anda dan bilang: 2 hal, pengorbanan dan komitmen. Wow, saya dulu kuliah di luar dan belajar mengenai relationship, bahwa dalam semua relationship, komitmen menerima apa ada nya adalah cara terbaik dalam relationship, karena semua orang pasti punya kelemahan dan harus terjadi proses saling mengisi. Inilah bentuk pengorbanan dalam cinta. Tidak salah, cuma kurang tepat!! Hasil research saya akan mengubah paradigma ini. Pengorbanan dan komitmen, TIDAK CUKUP!! Bahkan jauh dari kata cukup!!
Saya bahkan belajar di psychology. Guess what, di dunia ini mana yang lbh banyak, kawin gara2 cinta atau kawin gara2 dipaksa? Guess what 60% di dunia tu kawin gara2 dipaksa! ( HAH! yang bener lu!!). Betul saudara2, kita selama ini liatnya budaya barat aja. Saya kasi tau, most of African country dan Middle East, itu masih arranged marriage. Beberapa bagian Asia, bahkan Indonesia, masi banyak yang arranged marriage. Toh langgeng2 aja tuh, bisa2 aja tuh, karena KOMITMEN itu sangat powerful!! Anda sudah KOMIT itu susah senang hujan badai matahari semua bakal dilewati. Tetapi…………….
Ada satu tingkatan lagi dari relationship yang bener2 saya udah liat sendiri, dan ini mengubah total paradigma saya tentang ini. Di dunia ini kan ada Great, good, bad, worst. Relationship juga ada. Great relationship, good, bad, worst (cerai). Banyakan aku liat pasangan2 tu mainnya di average to good. Tapi yang GREAT, itu punya satu komponen ini!! Paling susah dicari. Bahkan saya berani yakin ga banyak pasangan yang udah married pun punya ini. Komponen itu adalah: ( drum rollll….eng ing eng)
COMPATIBILITY/ KOMPATIBILITAS ( Cari kamus kalo ga ngerti, ga ada kata Bahasa Indonesianya)
Mungkin kalo harus menerangkan, kompatibilitas itu artinya, suatu kecocokan luar dan dalam, suatu koneksi ajaib yang tercipta dalam pasangan, ga ada rumusnya, ga ada hukumnya. Tapi pasangan yang compatible, itu udah kayak mur dan baut. COCOK SEKALI!! Ga susah untuk memahami pasangan nnya. INI DIA SEBABNYA komitmen dan pengorbanan agak sedikit dibelokkan paradigmanya. Pengorbanan berbicara melakukan sesuatu yang ga disukai karena sayang. Komitmen adalah menerima apa ada nya, apapun keadaannya. Dengan kompatibilitas, tidak akan terasa sulit untuk menerima, dan ga perlu berkorban untuk menerimanya, karena semua udah cocok, semua udah FIT!! Ini pasangan great relationship, guess what, saya ga ada researchnya tapi saya pernah buat estimasi, pasangan yang fit ini cuma 3% di dunia. Sisanya itu jadi karena mengandalkan pengorbanan dan komitmen.
Ini yang saya ngomong ga ada dasar hukumnya, dasar parameternya. Cuma yang aneh, saya tau aja saat saya berada di dekat pasangan2 tersebut. Kerasa banget cocoknya mereka, kerasa banget aura persatuannya, kerasa banget bahu membahunya..kerasa banget fit nya..kekompakan mereka, kebersamaan mereka, OMG!! Bukannya artinya mereka ga ada berantem. Pasti ada! Cuma saya do research, berantem ada, cuma selesainya pasti sangat cepat dan ga susah buat selesaiin. WOW!! Pasangan yang begini, dalam 2 hal dia atas, persamaan mimpi dan pandangan hidup, ini SUDAH SO PASTI!! Bahkan mungkin 2 hal inilah hal terbesar yang membuat pasangan ini jadi GREAT, karena nemuin persamaan mimpi dan pandangan hidup . Kadang banyak pasangan yang level sama nya cuma 70%-80%, sisanya pake…..lagi2 komitmen…hehe, apapun juga beres kalo pake komitmen…kalo anda ketemu pasangan yang udah kompatible ama anda, JANGAN LEPASKAN AT ALL COST!! Coz sama pasangan inilah 50 years of your life will be COMPLETE!! Kalo aku ketemu yang begini, I’ll fight till the bitter end to protect this person at all cost !For sure!
Bagian kedua research ini akan membahas bagaimana menganalisa apakah orang ini my compatible mate…
so stay tuned!!
Orang Pintar V.S Orang Bodoh- Para Risk Averse BACA INI!! August 10, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
By Mario Teguh
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha‘, (BETUL PAK, BU, MANA ADA WIRASWASTA TANPA RESIKO!!)
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh…(BETUL SEKALI KALIMAT INI PAK MARIO!, SAYA BOLD SEKALIAN)
Diamanakah posisi anda saat ini…
Mencintai dengan BENAR August 3, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Dalam minggu kemaren ini, saya banyak berdiskusi dengan rekan2 tentang urusan cinta dan relationship. Plus pada pagi hari ini begitu masuk kerja, dalam persekutuan doa bersama seluruh karyawan, hebatnya lagi, topik sharing hari ini adalah tentant CINTA. Waduh, saya merasakan bener2 pentingnya untuk menulis tentang ini, dan sharing melalui blog saya ini, semoga terberkati!
Memasuki usia saya yang menginjak kategori young adult, topik cinta dan relationship emang selalu menjadi hal yang sangat serius untuk dibicarakan. Ini bukan urusan maen2 lagi bung, istilahnya!! Tapi ternyata hasil finding yang saya temukan ini, bener2 berlaku bukan hanya hubungan suami istri, atau pasangan, tetapi juga hubungan orang tua dan anak, hubungan antar teman, dll. Dimana pada dasarnya prinsip mencintai adalah sama, namun akan saya kupas lebih jauh lagi!!
Betapa sering saya mendengar seorang bilang “I Love You” baik kepada suami, istri, pacar, anak dan ortu. Tapi ternyata SANGAT SEDIKIT, (APAA!!) , saya ulangi sekali lagi, SANGAT SEDIKIT!!!! yang mengerti BAGAIMANA MENCINTAI DENGAN BENAR, kata terakhir ” dengan benar” ini kalo perlu saya kasi tanda bold, underline, italic juga dech sekalian, karena emang benar, anda semua bisa mencintai dengan tulus ikhlas, dengan rela, dengan siap berkorban, TAPI TIDAK DENGAN BENAR!! Padahal ga peduli bagaimana anda mencintai, seberapa sayang dan rela anda mencintai, tapi kalo anda mencintai DENGAN SALAH, cinta anda akan bernilai 0, saya ulangi sekali lagi, 0, ZERO, KOSONG, TIDAK ADA ARTINYA, TIDAK ADA SIGNIFIKANSINYA SAMA SEKALI!!
Pasti sudah mulai bertanya2, cinta apa yang benar dan cinta apa yang salah. Ok, saya kasi contoh seperti ini, anda punya kaki gatal, well, anda bisa melakukan apapun yang terbaik buat kaki tersebut. Membelikan dia sepatu Manolo Blahnik, atau memberi perawatan treatment Ikan Garrarupa di Senci, atau kasi Lotion pemutih ala Vaseline, but guess what, YANG BENAR PADA SAAT KAKI ANDA GATAL ADALAH SESIMPEL DENGAN MENGGARUKNYA. Itulah treatment yang Paling BENAR untuk sebuah kaki yang gatal. Ngerti kan sampe sini!
Good! Sama dengan mencintai. When you love someone, you want them to feel appreciated. Anda mau mereka merasa nyaman, disayang, dan berarti. THEN DO IT THEIR WAY!! Which means, apakah anda MENGERTI mereka, bagaimana mereka ingin disayang. Menyayangi orang dengan cara yang mereka tau, BUKAN CARA YANG KITA ANGGAP BENAR!! Berapa sering orang bilang, saya sayang dia, dengan cara yang saya tau!! Benarkah ini, let me tell you a straight forward answer, your love will means NOTHING, YES NOTHING to them!! Anda merasa membelikan dia barang2 itu menyayangi dia, padahal yang dia inginkan adalah simply didengarkan. Anda merasa memasak dan mengantar jemput dia adalah cara anda menyayangi dia, padahal dia hanya ingin dimengerti dan ditemani!! UNTUK ORANG TUA, (KICKER NI, IF YOU ARE A PARENTS, YOU BETTER READ THIS!!), ANDA BERPIKIR MENYEDIAKAN, MEMFASILITASI, DAN MENCUKUPI ADALAH TANDA BAHWA ANDA SAYANG ANAK ANDA, LET ME TELL YOU A STRAIGHTFORWARD FACT FROM YOUR KIDS HEART, COZ SAYA JUGA SEORANG ANAK: DIMENGERTI, DIDENGARKAN SUARA HATINYA, DIPAHAMI ASPIRASINYA, DAN DIDUKUNG SELF ACTUALIZATIONNYA, 1000000000 KALI LEBIH BERHARGA DARI SEMUA DOLLAR, YEN, POUNDSTERLING DAN RUPIAH YANG PERNAH ANDA KASI KE ANAK ANDA!!!!!!
Pernahkah anda bertanya ke anak anda, apa yang mereka inginkan/ jadi di masa depan, pernahkah anda bertanya kepada anak anda, siapa yang mereka sedang kesengsem atau sedang naksir, pernahkah anda bertanya ke anak anda, Nak, kesulitan apa yang kamu alami akhir2 ini?? Ataukah anda malah “menasehati/ menggurui mereka dengan 10,000,000 advise dan teori, dan kisah hidup dan kisah keberhasilan anda tentang pentingnya reputasi, pentingnya nama baik, pentingnya pilih IPA dan bukan IPS, pilih jurusan kedokteran dan bukan design grafis, pilih pacar yang kaya dan bertitel, yang punya mobil dan bukan naik motor, cerita2 yang sangat dramatis dan extravagant, tapi itu hanya akan memperbesar jarak anda dan anak anda? APAKAH ANDA TAU SUARA HATI ANAK ANDA?? APAKAH ANDA PUNYA HATI DAN MAU UNTUK MENDENGARKAN SUARA HATI MEREKA YANG TERKUNGKUNG SEJAK LAMA OLEH KULIAH ANDA?????
Let me tell you, the last thing yang anak anda pengen dengar adalah pertanyaan, APA YANG KAMU BUTUHKAN DARI SEGI MATERI?? , TAPI 9/ 10 orang tua yang saya liat, pertanyaan inilah yang no 1 mereka keluarkan ke anak?? ALAMAKK!! Anda berpikir anda “menyelamatkan” anak anda , karena mereka belum tau apa yang mereka lakukan, karena mereka belum cukup umur untuk mengambil putusan, let me tell you, your kids is SMARTER than you think!! Nowadays, internet itu udah kayak information superhighway, lulusan psikologi 100X lebih banyak dari zaman 50 an, dan informasi mengenai cara mendidik anak dan psikologi anak sudah berkembang lebih pesat dari yang anda pikir. Anda pikir anda bertindak yang terbaik buat anak anda? Yang anda lakukan adalah menghancurkan hati anak anda, memupuk kepahitan dan membuat potensi mereka TERHILANG?? Apa kalian sebagai orang tua tega bertindak seperti ini sama anak anda, padahal dengan menjadi teman mereka, it COST you only a bit of your ego, tapi it cost you 0 dollar but yield 100000 profit gain, YOUR KIDS TRUST AND YOUR KIDS HEART!! OMG!!
Ok, balik lagi ke topik awal..ya simply kayak orang Jepang ngomong ama orang Perancis. Si jepang nyerocos aja bahasa Jepang ke orang Perancis, si Perancis ga ngerti, balik ngomong, Vouz Parlez Francais, ya udah ga nyambung. Simply yang terbaik adalah si Jepang ngomong Perancis, atau si Prancis ngmg Jepang, atau ngomong Inggris lah yang dingertiin kedua2nya. Ya sama Cinta juga geto. Saat lu mencintai orang, ya anda ngomong dengan Bahasa yang dia mengerti dunk, pasti responnya, dia akan berbicara juga dengan bahasa anda. “Tapi saya tidak terbiasa dengan bahasanya dia” Ya belajar lah. Anda mau bisnis di Cina, rela belajar bahasa Mandarin, sampe tinggal setahun lebih disana. Anda mengerti pentingnya memahami bahasa sebagai aspek penting berlangsungnya komunikasi. Kenapa anda ga mau belajar bahasa pasangan anda, ITU ASPEK PENTING KELANGSUNGAN RELATIONSHIP ANDA, SOB? Tapi yang parahnya adalah, hal selogis ini aja , tidak disadari oleh banyak pasangan. Makanya angka perceraian di dunia ini meningkat, di Indonesia, perselingkuhan dan perceraian pun udah jadi makanan media sampe bosen bacanya?? KENAPA?? Susah kah mencintai??
Kawan, mencintai ga susah ko. Cukup lakukan dengan BENAR! mencintai adalah memberi. Saat anda memberi anda memberi yang dia suka kan, baik itu orang tua kita, teman kita, pacar kita, maupun pasangan hidup kita. ANDA GA BISA TERUS2 AN MEMAKSA ORANG ITU UNTUK MENGERTI ANDA. Kata MENGERTI saya bold habis2 an dech. Banyak orang berasa, ahh dia mah ngerti, kan dia cinta saya. Berapa lama anda harapkan dia mengerti dan ga meledak?? Dan masakan anda sayang sama orang tapi memaksa dia untuk terus2 an menahan kekesalannya dan “mengerti” anda, are you being a good partner, parents, kids, or sebut aja role anda sekarang??
Semoga memberkati. Ciao
Menguak Keberhasilan Menurut Malcolm Gladwell July 31, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Dalam buku Malcolm Gladwell yang paling baru, OUTLIER, Mr. Gladwell menjelaskan suatu fenomena kebehasilan yang unik. Beliau berhasil mementahkan anggapan umum bahwa faktor2 internal seperti kejeniusan, IQ, dan kepribadian merupakan faktor penentu sebuah kesuksesan. Menurut Gladwell, paradigma lama selalu mengatakan driving force sukses terletak pada individualnya. Ternyata sebuah sifat kerja keras, good attitude, dan otak encer, ternyata tidaklah cukup membuat orang itu jadi sukses. Yang ternyata cukup berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang itu adalah…..1….2….3…
LINGKUNGAN YANG MEMUNGKINKAN ORANG2 MERAIH KESUKSESAN!!
WHAT!! Apa maksud nya ini?*&(*^%&^%$
Betul, penulis sendiri merasakan benarnya pernyataan di atas, tapi itu lain cerita. Pada intinya, kesuksesan itu ternyata lebih bersumber dari lingkungan yang memungkinkan kita meraih kesuksesan. According to Gladwell, ” Sucessfull people are people who have made the most of series of gifts that have been given to them by their culture and their history.”
Inilah studi kasusnya:
1. Bill Gates
Orang berpikir bagaimana dia bisa menjadi superkaya. Ada yang bilang dia itu drop-out Harvard. Tapi tahukah anda bahwa sumber keberhasilan nya sudah terbentuk jauh sebelum dia masuk Harvard. Pada usia 13 tahun, Bill sudah sekolah di Private school yang punya ruang komputer dengan mesin ketik jarak jauh dan terhubung dengan mainframe. Siapapun yang bisa mengutak atik komputer itu bisa melakukan programming secara real time. Masalahnya adalah: 99% Universitas di US saat itu belum punya alat ini!!!
Ketika berusia 15 tahun, Bill Gates dan Paul Allen mendapati sebuah komputer mainframe di Uni Washington yang nganggur pada jam 2 AM to 6 AM. Keduanya melakukan serangan fajar pada saat orang lain tidur. Yang saya mau tekankan adalah, pada usia 15 tahun, dia sudah mendapat kesempatan untuk latihan programming 4 jam sehari!!. Pada usia 20 tahun, dia udah punya pengalaman yang JAUHHH dari orang2 seusianya dalam hal programming, mungkin jam terbangnya udah 4 * 365 hari setahun kali 5 tahun. Lebih dari 7000 jam lah kira2..padahal saat itu komputer baru aja booming. Masi aneh kalo dia jadi super kaya gara2 komputer??!!
2. William Nelson Joy
William Nelson Joy adalah seorang anak pintar (biasa pintar aja) dari Detroit. Pada waktu itu orang pikir dia mungkin cocok jadi matematikawan atau biologist. Joy kuliah di University of Michigan, fakultas teknik elektro. Pada suatu hari dia “nyasar” masuk ke suatu ruangan baru di kampusny, yang ternyata adalah sebuah komputer mainframe. Setiap hari selama musim panas, saat semuanya liburan, dia habiskan berjam2 di ruangan itu, kerjain programming, bahkan nyambi kerja buat Professor Comp Sci. Pada tahun 1975, Joy yang mengambil kuliah pasca sarjana di Berkeley, Joy mendapat kesempatan untuk menulis ulang UNIX untuk AT&T. UNIX versi Joy itu dikenal dengan nama BSD, dan skrg digunakan jutaan orang di dunia, mulai dari FreeBSD, NetBSD, OpenBSD sampai Mac OS X.
Pada tahun 1980, DARPA mengontrak perusahaan bernama BBN untuk menambahkan TCP/IP ke BSD dan si Joy yang ditunjuk. Joy menolak dan malah membuat TCP/IP nya sendiri. Alhasil, TCP/IP BBN ga jalan, malah Joy punya yang masi mahasiswa, TCP/IP nya lari kencang.
Memang betul Joy ini jenius. Cuma apakah kejeniusan itu kunci sukses nya? Ternyata tidak. Ruangan “baru” tadi ternyata Computer Center, dan pada tahun 1970, Uni of Michigan cuma satu dari 3 uni yang punya alat semahal itu. Alatnya jika ditaksir dengan kurs skrg mencapai US$100 juta. Nah si Joy ini kerjaan nya nongkrong disitu dan do programming. Joy berkata,” di Michigan dia biasa do programming 8-10 jam per hari, pada saat dia di Berkeley, dia bisa do it di rumah. Dia menghitung dari zaman di Michigan sampe di Berkeley, sampe dia bisa nulis ulang UNIX, dia udah punya 10 ribu jam latihan. Semua hanya bisa dilakukan karena Joy ada di tempat yang tepat (Uni of Michigan), satu2 nya uni yang punya komputer canggih. Joy lalu mendirikan company sendiri bernama……………SUN MICROSYSTEMS!!!!
Pada intinya..DIMANA anda lahir, macam keluarga apa anda dibesarkan, macam teman2 anda seperti apa akan SANGAT MEMPENGARUHI..sori sekali lagi..akan SANGAT MEMPENGARUHI keberhasilan anda..Memang anda tidak bisa jelas2 memilih tempat lahir anda, keluarga anda…tapi ada yang dapat anda lakukan, yaitu adalah BREAKTHROUGH!!! (MENEROBOS)…kalo anda jelas2 tahu kondisi anda tidak memungkinkan, teman2 anda tidak mendukung…yang anda lakukan adalah GO AWAY and FIND LINGKUNGAN YANG MEMBUAT ANDA BERKEMBANG!! Bukan artinya saya bilang anda harus dis-own your family dan meninggalkan mereka…tapi jika anda tahu bahwa lingkungan tertentu tidak akan membuat anda lebih baik..carilah cara untuk breakaway from that kind of environment.
YOU ARE THE ONE YOU KNOW URSELF BETTER!! Ga semua lingkungan yang bagus buat orang lain, bagus buat anda, dan juga ga semua yang bagus buat anda pasti bagus buat orang laen. Ini semua tergantung dari banyak faktor seperti latar belakang, karakter, kesukaan, visi dan tujuan hidup. Kenalilah diri anda, identify lingkungan yang akan enrich anda, dan jika anda belum menemukan lingkungan itu, CARILAH!! Karena lingkungan yang salah hanya akan MEMATIKAN anda dari hari ke hari!! Satu orang dengan sifat X dan mimpi Y, bisa menjadi pahlawan di suatu jenis lingkungan, tapi bisa menjadi musuh di lingkungan yang laen. Orang seperti Robin Hood bisa menjadi teman buat kaum Papa, namun musuh buat Kaum Elite.
Kadang saat dalam proses menemukan dan memasuki lingkungan itu, akan ada banyak halangan, seperti kebiasaan2 lingkungan lama, orang2 yang akan ditinggalkan di lingkungan lama, berbagai memori2 dan cerita2 di lingkungan lama, ketakutan memasuki lingkungan baru, BUT IF YOU KNOW WHAT YOU WANT, believe me!! IN THE LONG RUN, YOUR SACRIFICE WILL PAYS OFF!! Mungkin anda sedih ketika meninggalkan lingkungan lama, mungkin anda hancur hati meninggalkan tempat dimana anda dibesarkan, namun AT THE END anda akan bersyukur akan putusan yang anda ambil. Its OK to sad, but MOVE ON and LOOK FORWARD!!
Ciao!!
Half Time July 31, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Saya berterimakasih untuk rekan saya, Mr. Joshua from Impact Training untuk membagikan ini saya. Ada suatu pelajaran berarti yang bisa saya dapatkan dari sharing yang dia berikan. Percaya saya, saya pernah mengalaminya dan saya PERCAYA setiap orang yang saya temui pernah mengalaminya.
Siapa yang pernah bermain bola?? Pasti kita semua, asal tidak kena bom seperti Budi, akan terus bermain bola. Jika kita ibaratkan hidup kita ini seperti pertandingan sepak bola, ada 2 babak yang dimainkan. Babak pertama dan babak kedua. Babak pertama adalah babak pemanasan, cuma babak kedua lah yang menentukan kemenangan. Kita bisa ketinggalan di babak pertama, cuma mampukah kita membalikkan di babak kedua, itulah yang menjadi sebuah pertanyaan. Mampukah kita turn around condition kita di babak kedua.
Babak pertama di sepakbola berbicara soal penjajakan. Kita belum mengerti lawan main kita. Kita mencoba merumuskan strategi, mencari2 seperti apa gaya bermain lawan kita, titik2 lemah di mereka, dan terkadang kita justru yang kebobolan di babak pertama. Oh yeah, let me tell you the truth. Life is like that!! Ada banyak waktu2 kita mencari jati diri kita, mau jadi apa saya di masa depan, mencoba2 berbagai hobi dan kesenangan, sampe rela ganti major gara2 salah pilih dan berasa ga cocok. Mencari tau soal diri dan visi kita ke depan. Dan akan ada BANYAAK KESALAHAN yang kita buat. Yes, saat main bola ada banyak kesalahan2 yang kita buat di babak pertama, mulai dari kagok nendang ga bener, sampe bingung strategi lawan. Ya, ada banyak kesalahan di babak pertama kehidupan kita, anda terlalu terfokus pada mimpi2 anda, sampe kehilangan seluruh ESENSI dalam kehidupan kita. Anda terlalu sibuk ngejer duit, ngejer ce/ co impian kita, ngejer posisi dalam karir, sampe fokus kita akan hal2 yang lebih hakiki dalam kehidupan kita terlupakan. Tapi saya memandang ini sebagai suatu hal yang wajar. Saat kita muda, YA! kita akan mengalaminya, kita akan ngejer duit, karena kita baru memulai. Kita akan kejer ce/co impian kita sampe kita lupa pulang rumah, karena kita butuh build family. Kita akan kejer kestabilan karir sampe lupa tidur, demi kelangsungan asap rumah kita. Ini adalah siklus dalam hidup kita yang harus kita akui dan maklumi.
Pertanyaan nya sekarang adalah, saat babak kedua sudah dimulai. Sudahkah kita sadar akan kesalahan kita? Sudahkah kita menemukan celah2 di benteng pertahanan lawan kita? Sudahkah kita memikirkan strategi untuk membalikkan keadaan? Kunci di babak kedua dari kehidupan kita adalah signifikansi. Saat semua sudah tercapai, duit udah segunung, udah menikah, karir udah mantap, akankah kita masi terus berfokus sama itu, atau mencari arti hidup kita sebenarnya? Kunci nya adalah, seberapa cepat dan seberapa siap anda memasuki babak kedua kehidupan anda. Seberapa mau dan seberapa mampu anda bertahan dan menyerang untuk membalikkan keadaan hidup anda. LET ME TELL YOU ONE THING!! YOU CANT RUN AWAY FROM YOUR FIRST HALF!! NOO, anda ga bisa lari. Anda pasti akan mengalami masa2 pencarian jati diri, masa2 pembangunan karir, dan ,masa2 pembentukan keluarga. ANDA GA AKAN BISA HINDARI ITU. Cuma pertanyaannya adalah, seberapa cepat dan seberapa gemilang anda MEMBALIKKAN KEADAAN ITU?? ATAUKAH ANDA MALAH MENJADI LESU DAN PATAH SEMANGAT KARENA BABAK PERTAMA YANG MELELAHKAN, DAN ANDA MEMUTUSKAN UNTUK MALAS MENJALANI BABAK KEDUA HIDUP ANDA BAGAI TIMNAS PAPUA NEW GUINEA KETIKA BERTEMU BARCELONA ( Ga pernah sich!, cuma contoh aja, udah tau kan siapa yang bakal menang!).
Apakah anda akan berhasil menemukan ESENSI dari kehidupan anda, VISI dari kehidupan anda, TUJUAN AKHIR dari kehidupan kita, itu semua tergantung KESIAPAN, KEMAUAN KERAS, DAN KONSISTENSI ANDA untuk Meneliti diri saudara, kelemahan, kekuatan, tujuan hidup, dan panggilan diri anda dan memfokuskan tersebut saat masa2 babak pertama saudara sudah lewat dan memasuki babak kedua dari hidup kita.
Thx…
For Woman…Read this OK!! July 31, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Karya: Kendrick Sumolang
Aku coba merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman-teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minusnya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali di”tembak” pria, dengan kalimat ini, “Aku menyukaimu” atau “Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?”. Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan…
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah mirip cinderella yang aku temukan. Ini benar2 nyata. So real..!! Bukan sinetron, bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki “si buruk rupa” dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan “pangeran” yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarnya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang. Seorang yang melukis dengan kaki atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.
Jadi kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan di atas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanitaku itu belum bisa menemukan “sang pangeran cinta”? Bulsyeetttt !!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.
Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya :
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apalagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal “CINTA”. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak didesain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria dilamar oleh wanita, aku tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari ini aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh!!! Namun aku menghormatinya.
Aku suka kata-kata ini : Cowok menang milih, cewek menang nolak !!!
Kedengerannya win-win solution. Ya.. bisa dibilang begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang “jatuh”. Toh,sampai hari ini jumlah cewek di dunia jauhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhh lebih banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, atau kesekian kalinya atau kedua: melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi sampai dapat.
“Emang cewek elo doang??”. Pikiran seperti itu kadang ada di sana.
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehe.. Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.
Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang!! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih,, maka berarti cowok menang nolak!!!
Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat, tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak “bermain” pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah “menang” milih cowok yang mana aja???
Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya:
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama, adalah ibuku sendiri. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usia 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proporsional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta pada wanita yang sama, yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya dia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya, bahwa wanita di desain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai. Sebelumnya aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik dari hari ke hari. Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.
Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering. Karena tidak “disirami” cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.
Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau hanya sekedar pura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberi kesempatan.
Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai. Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menaklukan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikam, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.
Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang berpura-pura jatuh cinta kepadanya.
Bagi pria, anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.
Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi. Tapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai pada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar. Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas, dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.
Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tapi Anda menolaknya. Karena anda memang di desain “menang nolak”. Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.
Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku, “Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya.” Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari. Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab. “Ya”. Aku hanya mengatakan, “Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya.” Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi… Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.
Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang padamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? Atau “berpikir dua kali untuk berkata “tidak”, karena siapa tahu orang ini yang akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini “Aku mencintaimu walaupun…”
Sedalam Cintamu July 18, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Sorry pembaca, biasanya emang topik2 motivation yang saya masukkan disini. Pas kebetulan saya lagi suka banget satu lagu dan pengen share aja jadi ya, masukin aja di blog. Download atau cari lagunya dech, enak banget. Thx
Sedalam Cintamu by Indra Lesmana feat Nania
Terasa kini… pesonamu hadir debarkan hari
T’lah kau datangkan khayal yang terjanji
Ke dalam sukmaku… menuai rinduku…
Harum tubuhmu buai lelapku sirnakan s’gala resahku
Sedalam-dalam cintamu kuselami
Warna-warna terindah yang ada di bumi
Terlukis di jiwa t’lah membelai kalbu
Sedalam cintamu tercipta untukku
Ketika hati… tak kuasa pergi menyepi sendiri
T’lah kau yakinkan setia yang teruji
Di batas waktuku… menggapai cintaku
Aura hatimu sentuh hatiku sinari ruang asaku
T’lah kusadari cinta tak terbatas
Rona masa kian berganti
Kuikuti hati, kaulah bisikan naluri
Ooh… (more…)
Seri Kepemimpinan #1 – Positivity April 5, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.1 comment so far
Mulai hari ini saya akan mengupas satu topik yang benar2 tetap menjadi sebuah misteri dalam kehidupan saya, baik kehidupan berorganisasi, bekerja maupun beribadah. Kepemimpinan merupakan suatu hal yang gampang diucapkan, tetapi susah untuk dipahami dan dilakukan. Banyak buku2 kepemimpinan yang sudah saya lahap. Beberapa nama seperti John C. Maxwell, Zig Ziglar, Stephen R. Covey, semua menjelaskan bagaimana kiat2 untuk menjadi pemimpin menurut apa yang mereka alami. Melalui blog ini, saya merasa tergerak untuk share juga mengenai apa yang saya rasakan perlu diketahui untuk pemimpin2 muda pada generasi saya, untuk bisa menjadi pemimpin2 yang jauh lebih baik dan bahkan membuat impact bagi generasinya di masa yang akan datang.
Seri kepemimpinan pada hari ini membahas satu topik yang saya pelajari secara langsung dari teman baik saya, yang kebetulan berkunjung ke Indonesia selama 3 hari kemarin. Saya mengenal beliau saat dia menjadi rekan kerja saya di perusahaan telekomunikasi di negara tempat saya menimba ilmu. Ternyata beliau juga beberapa kali menjadi classmate di beberapa kelas saya. Kemaren teman saya ini mengunjungi Jakarta dalam Tour Southeast Asia nya yang dia jalani nya sendiri as a Backpacker.
Pada usia 18 tahun, teman saya ini menjadi juara satu dalam satu angkatan first year di universitas saya, yang berarti kira2 mengungguli 4000 orang lainnya. Pada usia 20 tahun, dia juga sudah menjadi pemimpin tertinggi organisasi siswa terbesar satu university saya, membawahi kira2 1000 orang. Pada saat ini, 3 tahun kemudian, despite of all the crisis in her country, dia malah ditawari 3 kerjaan, dan sudah memilih dia sebuah perusahaan multinational company dari Eropa. Saya sampai tidak habis pikir, apa yang membuat dia bisa se-luar biasa itu? Di universitas saya, dia adalah seorang pemimpin besar dan hampir semua orang mengenalnya. Pertanyaan nya adalah kenapa?
Saya berkesempatan untuk ngobrol2 serta diam2 menimba ilmu dari dia. Secara tidak sengaja, saya mengerti kenapa dia bisa sebesar itu. Saat saya merencakan pergi ke Dufan bersama dia, saya tidak tahu bahwa Dufan sekarang tutup jam 6 sore pada hari weekdays. (Maklum baru 2 bulan di Indo). Akhirnya saya masuk Dufan jam 3.30, sehingga hanya tersisa 2.5 jam??!! ” Walah mau maen apa ini, cuma 2.5 jam, kenapa saya tidak research sebelumnya”, pikir saya menyesali diri. Dia yang melihat wajah saya bertanya ada apa, dan saat saya jelaskan dia bilang,” Ayo, ngapain pusing2, kita nikmati aja sebaik2nya waktu yang tersisa.”
Saat dia ngomong begitu, semangat saya bangkit. Saya langsung cabut ke semua permainan, berlari2 seperti anak kecil dari satu permainan ke permainan lain. Singkat kata, dalam 2.5 jam kita berhasil maen semua permainan di Dufan!! Setiap kali habis bermain, dia selalu bilang, ” Hey dude, it is fun!!” dengan matanya yang berbinar2. Saat saya ajak dia pergi makan, dia selalu bilang, ” This is extremely delicious.”, hal ini membuat saya berasa, saya belum beri yang terbaik, tapi dia sudah sepuas itu. Ini membuat saya pengen benar2 plan lebih baik lagi dan ingin kasi liat yang lebih baik lagi.
Dia bagaikan seorang anak kecil yang menerima sebuah permen gede. Dia seperti seorang anak yang melihat apapun seperti sebuah hal baru. Sifat POSITIVE nya itulah yang ternyata merupakan kunci keberhasilan nya sebagai seorang leader yang besar. Saya ingat dulu saat saya masi bekerja bersama dia, kita ber 4 akan makan di sebuah restoran. Restorannya gelap, dan variasi makanan nya sedikit, dan kita yang lapar mukanya langsung berubah jadi masam. Tiba2 dia sendiri berteriak dengan muka berseri2,” Yay, at least we have some food.” , kita semua langsung melihat dia dan merasa aneh, heh???!! Eh ternyata setelah dicoba, gak jelek2 amat tu makanannya.
Apa yang saya pelajari??
Dia selalu melihat semuanya dengan positif. Dia selalu melihat sesuatu bagaikan anak kecil dapet permen lollipop gede. Apapun yang dia lihat adalah baik. Dia selalu beranggapan bahwa segala sesuatu pada dasarnya adalah baik, termasuk orang lain. Dia selalu ingin mengenal orang lain, dan tanpa prasangka merasa bahwa setiap orang pada dasarnya baik. Dia selalu melihat semua tugas dengan “can do attitude” dan merasa bahwa semua tugas pasti dapat terselesaikan.
Saya sering banget jadi tour guide di Dufan, dan dalam keadaan tadi, pasti at least ada saja orang yang ngomong,” wah coba tadi perginya pagian.” atau ” wah, tau gini perginya besok aja ya” , walau itu tidak ditujukan buat saya, cuma somehow itu bener2 mematahkan semangat atau merusak suasana. Saya gak pernah jujurnya ketemu orang yang bisa sepositif itu dalam situasi kayak begitu. Kadang2 saya sendiri suka bersungut2, dan tidak mensyukuri apa yang sudah saya raih selama ini.
MoraL:
Seni memimpin no 1: Be Positive. Jadilah orang yang selalu memandang masalah dengan “can do attitude”. Jadilah orang yang berapi api dan bersemangat, yang melihat semua problem dengan tatapan mata peluang, yang dapat menularkan semangat positif itu ke anak buah kita. Bersyukur dengan apa yang kita raih, give a tap on your shoulder and say to yourself,” you’ve done such a good job!” Terus maju dan tataplah masa depan, your future is bright and it is there for you to reach!! Stay tuned for Seri Kepemimpinan #2
Jadilah Orang yang Dibutuhkan Pasanganmu April 5, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.6 comments
Ibu saya adalah seorang yang sangat baik. Sejak kecil saya melihatnya begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari dan memasak bubur yang panas untuk ayah karena lambung ayah yang tidak baik, sehingga pagi hari hanya bisa makan bubur. Setelah itu, ia masih harus memasak sepanci nasi untuk kami anak-anaknya karena kami sedang dalam masa pertumbuhan dan perlu makan nasi. Dengan begitu kami tidak akan lapar seharian di sekolah. Setiap sore ibu selalu membungkukkan badannya menyikat panci. Setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikitpun.
Menjelang malam dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci sehingga lantai di rumah tampak lebih bersih dibandingkan sisi tempat tidur orang lain. Tiada debu sedikitpun meski kami berjalan dengan kaki telanjang. Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun di mata ayahku, ia (ibu) bukanlah pasangan yang baik.
Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali, ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan dan tidak memahami ibu. Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat liburpun masih mengatur jadwal sekolah anak-anak dan mengatur waktu istirahat anak-anak. Ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, selalu mendorong kami anak-anaknya untuk berprestasi dalam pelajaran. Ia suka main catur, membuat kaligrafi dan suka larut dalam dunia buku-buku kuno. Ayah saya adalah seorang laki-laki yang baik. Di mata kami anak-anaknya, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami. Hanya saja di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik.
Dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam-diam di sudut halaman. Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedangkan ibu dengan aksi untuk menyatakan kepedihan yang mereka jalani di dalam perkawinan. Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik. Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan. Sedangkan aku juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri: Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?
Pengorbanan Yang Dianggap Benar
Setelah dewasa saya akhirnya memasuki usia perkawinan. Dan secara perlahan-lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini. Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga. Menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri. Anehnya, saya tidak merasa bahagia dan suamiku sendiri sepertinya juga tidak bahagia. Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih atau masakan yang tidak enak.. Lalu dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.
Namun rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. Hingga suatu hari ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata, “Istriku, temani aku sejenak mendengarkan alunan musik!” Dengan mimik tidak senang saya berkata, “Apa kamu tidak melihat masih ada separuh lantai lagi yang belum dipel?” Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung. Kata-kata ini sangat tidak asing di telinga saya. Dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata seperti itu kepada ayah. Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkawinan mereka. Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya. “Apa yang kamu inginkan?” Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku dan teringat akan ayah saya. Ia tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya sewaktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya. Terus- menerus mengerjakan urusan rumah tangga adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan. Ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun jarang menemaninya. Ia sibuk mengurus rumah. Ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga. Dan saya juga menggunakan caraku, berusaha mencintai suamiku, dengan cara yang sama seperti ibu.
Perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita ‘Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?’ Kesadaran saya membuat saya mengambil keputusan (pilihan) yang sama. Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami menemaninya mendengarkan musik. Dan dari kejauhan saat memandangi kain pel di atas lantai, saya seperti menatapi nasib ibu.
Saya bertanya pada suamiku, “Apa yang kamu butuhkan?”, “Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengarkan musik. Rumah kotor sedikit tidak apa-apalah. Nanti saya carikan pembantu untukmu. Dengan begitu kau bisa menemaniku!” ujar suamiku. “Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakaianmu….” dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya. “Semua itu tidak penting!” ujar suamiku. “Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.”
Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan. Hal ini membuat saya benar-benar terkejut. Kami meneruskan menikmati kebutuhan kami masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia. Kami memiliki cara masing-masing bagaimana saling mencintai, namun bukannya cara pasangan kami.
Jalan kebahagiaan
Semenjak saat itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami dan meletakkannya di atas meja buku. Begitu juga dengan suamiku, dia menderetkan sebuah daftar kebutuhanku. Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya waktu senggang menemani pasangan mendengarkan musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat dan lain-lain.
Beberapa hal cukup mudah untuk dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit. Misalnya: ‘Dengarkan aku, jangan memberi komentar’. Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang saya akan membuat dirinya tampak seperti orang bodoh. Menurutku ini benar-benar masalah gengsi laki-laki. Tapi saya mentaati suami untuk tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya. Kalau tidak saya hanya boleh mendengarkan dengan serius, menurut sampai tuntas. Demikian juga ketika salah jalan. Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun jauh lebih santai daripada mengepel. Dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.
Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan. Misalnya menyetel musik ringan. Dan kalau lagi segar bugar, saya merancang perjalanan ke luar kota. Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal yang merupakan kebutuhan kami bersama. Setiap kali ada pertikaian, kami selalu pergi ke taman flora. Dan aktivitas itu selalu bisa meredakan gejolak hati masing-masing. Sebenarnya kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kami menapak ke tirai merah perkawinan. Kembali ke taman bisa mengembalikan suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.
Bertanyalah pada pasangan, ‘Apa yang kau inginkan’. Kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia. Kini saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia. Mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pasangannya, bukan mencintai pasangannya seperti keinginan pasangannya sendiri. Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun pasangan tidak dapat merasakannya. Akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.
Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pasangannya! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri. Perkawinan yang baik pasti dapat kita harapkan.
Mengupas Change Management March 25, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Dalam mitologi Romawi Kuno, ada dewa yang bernama Janus. Dewa ini bermata dua, kepala yang satu berjenggot dan melihat ke belakang, ke masa lalu. Kepala yang satu lagi tidak berjenggot, tampil muda dan melihat ke depan. Tujuan orang Romawi kuno berdoa kepada Janus adalah mereka ingin masa depan mereka lebih baik daripada masa lalu mereka, karena dewa ini dianggap dewa yang memegang masa lalu dan masa depan. Karena dewa ini membuka tahun yang baru, maka namanya diabadikan untuk bulan pertama: Januari. (Ngomong ngomong penulis juga lahir di bulan Januari loo!!)
Kasus Cigna
Cigna Insurance adalah perusahaan asuransi yang mengalami kerugian fenomenal. Pada tahun 1993 mereka mengalami kerugian sebesar 278 juta dollar US, sampai management nya memutuskan untuk melakukan restrukturisasi change management dengan meminta Thomas Valerio (Ex IBM Executive) menjadi VP Corporate Engineering.
For years, they brutally revealed all weaknesses that they have, without even disclose it from their employees. Apapun yang membuat Cigna lemah, dibuka secara brutal, dicari sebabnya dan dibereskan. Tahun 1998, mereka menggapai laba 80 juta dollar US.
Apa moral cerita di atas:
Change Management yang baik harus dilakukan secara “brutal” dan menyeluruh. Ingat Janus, melihat ke masa lalu dan menuju ke masa depan. Banyak company2 ingin melakukan perbaikan ke depan secara menyeluruh, tetapi lupa bahwa ada “legacy system” atau prinsip prinsip terdahulu yang harus dipangkas habis terlebih dahulu. Change management merupakan suatu perjalanan dari satu titik menuju titik yang lebih baik. Kalau titik awal nya aja gak jelas, kelemahannya aja gak tau, apa yang mau dibenerin?? Proyek2 change management paling sering gagal karena bukannya konsep maju ke depannya jelek, tapi keenggannan dari pihak management untuk membuang kebudayaan kebudayaan yang terpendam yang terbukti tidak efektif.
Contoh: Di banyak organisasi, sistem informasi sering menjadi suatu kelemahan yang mendasar. HR System sering menjadi sebuah sistem yang tidak terintegrasi. Laporan keuangan yang masih pake sistem manual, terlambat dan tidak lengkap merupakan contoh2 kelemahan mendasar.
Mengenali kelemahan memang butuh waktu yang banyak, duit yang tidak sedikit, tetapi yang lebih penting adalah komitmen dari seluruh anggota, dari level tertinggi sampe level terendah. Lebih baik take time untuk beresin satu satu walaupun lama, daripada beresin secara keseluruhan dan akan merampas biaya, tenaga yang jauh lebih besar dan hasil yang jauh dari beres.
Bukan artinya kita harus menelantarkan masa depan dan hanya fokus ke masa lalu. Tidak sama sekali!! Hanya kita harus brutal dulu pada diri sendiri sebelum kita melangkah lebih jauh. Yang benar adalah bukannya kita berlari mundur, melainkan kita membetulkan posisi start kita agar dapat melonjak jauh dan membuat gap paling besar dari pelari lainnya.
Salam sukses!!
Mengupas Soal Kepemimpinan March 25, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Mengutip Manager’s Scope edisi Mei 2008, ada 3 kaidah penting yang dipaparkan oleh Rosabeth Moss Kanter menyangkut organisasi/ korporasi kelas dunia. Menurut beliau, untuk menjadi suatu organisasi berkelas premium, haruslah mempunyai 3 hal dibawah ini:
1. Cosmopolitan Concept
Perusahaan/ Organisasi mempunyai sistem, strategi, nilai nilai yang berdasarkan kaidah2 kontemporer.
2. Cosmopolitan Competencies
Organisasi mempunyai kualitas nilai, produk, SDM, operasional perusahaan dan sistem keuangan yang berdasarkan standard universal dengan kompetensi yang prominen.
3. Cosmopolitan Connection
Organisasi mempunyai jaringan yang luas, melintasi teritori dan boundary yang ada, dan tidak terjebak pada usaha/ bisnis sektoral semata.
Ngomong gampangnya, untuk menjadi sebuah organisasi berkelas atas, buka mata, buka telinga, jangan picik, dan haruslah mempunya cara pandang dan konsep berpikir yang luas dan dinamis, serta punya pandangan yang jauh ke depan. In short, punya hati dan juga pake otak!!!
Nah masalahnya ya, dalam kehidupan saya selama ini, ga peduli di berbagai negara yang saya tinggali maupun negara yang saya kunjungi, dimana saya banyak berbagi cerita serta meneliti berbagai praktis bisnis dan organisasi , masalah “open-minded” dan “cosmopolitan-concept” ini masih merupakan suatu hal yang kurang diperhatikan oleh banyak pemimpin.
Pemimpin sebagai kunci dasar utama keberhasilan sebuah organisasi banyak yang lebih mengutamakan ego dan dirinya sendiri, konsep2 out-of-date yang tidak lagi sesuai dengan pasar, atau bahkan berbagai pembenaran diri yang pada ujung2 nya berakibat pada keruntuhan moral sebuah organisasi. Lucunya lagi, banyak yang tidak mau mendengar apa kata anggotanya, malas meneliti kekurangan dan kelebihan organisasinya, atau bahkan membiarkan anggotanya terkatung katung dan tidak mendapat nilai yang memadai.
Ada 4 jenis kepemimpinan yang patut ditilik, yang akan membedakan pemimpin yang sejati atau yang biasa2 saja, dan ini semua based on tingkat komitmennya:
1. Pemimpin yang berkata : “I will try” . Kalimat ini tidak mengubah apapun. Pemimpin yang berkata seperti ini sudah dapat dipastikan akan melakukan dengan setengah hati saja, karena komitmen ini memiliki tingkat pengharapan yang negatif.
2. Pemimpin yang berkata,” I will do my best”. Jujur saja, tidak lebih baik dari no 1, bahkan terkesan sangat klise. Alasannya pemimpin model begini, jika ketemu masalah sukar dan berat, akan lebih memilih untuk “default” dengan alasan, ” at least, I have did my best!!”
3. Pemimpin yang berkata,” I will do whatever it takes”, ini menunjukkan besarnya kesungguhan hati untuk menghadapi masalah. Inilah champion’s commitment. Mereka adalah orang2 yang berani gagal, calculated risk taker, yet they learn and fight back.
4. Pemimpin yang berkata,” Consider it is done”. Inilah komitmen tertinggi seorang pemimpin. Seberat dan sesusah apapun masalah, mereka akan berjuang sampai masalah terselesaikan. Mereka percaya bahwa apa yang mereka inginkan sudah terjadi, dan pengharapan mereka positif (have faith).
For all the leaders: ” We are constantly tested for our know-how to lead the business and organization in the right direction. We will be able to do the right things, make the right decisions, deliver the results, leave the business and the people in it better off than they were before.”
Remember Tolil… March 23, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Pada suatu hari ada seseorang yang pergi untuk memotong rambut ke tukang pangkas rambut. Si tukang pangkas rambut ini adalah orang yang sangat suka meremehkan orang. Suatu hari beginilah percakapan si tukang pangkas rambut tersebut dengan pelanggannya:
Tukang Pangkas (TP): Pak, lihat ga anak2 yang maen di depan kedai pangkas saya. Salah satu anak itu ada yang namanya Tolil. Liat pak, mana ada nama aneh seperti ini, nama ga jelas gitu. Ditambah lagi pak, udah namanya Tolil, orangnya juga tolol.
Pelanggan (P): Hah, bapak bisa menilai dari mana dia itu tolol?
TP: Ni pak, mau saya kasi contoh?? Ni ya saya buktikan.
Tukang Pangkas berteriak memanggil si Tolil.
TP: Tolil, Tolil, hayo kesini sebentar..Om mau kasi duit ni
Tolil (T): Ya Om
TP: Tolil, ni liat ya, Om ada duit. Di tangan kiri Om ada Rp 500, di tangan kanan Om ada Rp 1,000. Tolil pilih yang mana?
T: (Berpikir sejenak) Om, saya pilih yang 500 dech!
TP: Yang bener Tolil, kamu yakin pilih Rp.500
T: Yakin Om. (Sambil pergi berlalu)
Tukang Pangkas kembali ke pelanggannya:
TP: Nah liat kan Pak, tolol banget si Tolil itu. Sering lo pak saya demonstrasikan kebodohan nya ke pelanggan2 saya yang laen, dan mereka tertawa tawa. Kadang saya kasi Rp.5000 dan Rp 10000, kadang saya kasi Rp 50,000 dan Rp 100,000 , si Tolil tetap saja pilih yang kecil. Dasar Tolol! Nilai duit aja ga ngerti
Pelanggan tersenyum senyum simpul saja. Sesudah selesai memangkas rambut dan berlalu, si pelanggan pergi mencari si Tolil.
P: Nak, kemari nak.
T: Kenapa Om, mau ajak saya maen lagi Om?
P: Engga Tolil, saya cuma penasaran, kenapa kamu pilih Rp.500, apa kamu ga tau nilai duit itu? Apa di sekolah ga diajarin?
T: (Tolil diam diam saja)
Setelah didesak dan dibujuk, akhirnya si Tolil angkat suara.
T: Bukan Om, saya juga tau nilai duit itu gedean mana Om. Cuma..kalo saya pilih yang gede, permainan ini akan berakhir Om. Dengan saya selalu pilih yang kecil, permainan ini tidak pernah berakhir. Ngomong2 om, gara2 permainan ini saja, saya setiap kali dapat dari si om tukang cukur itu saya tabung duit nya Om. Sekarang sudah berjumlah Rp 2 juta Om!
Pelanggan: &%&^%*&^&%$&^%R*^T&(*Y(*&^%&&^$&*%&^*%(&!!!!!!!!!!!
Wahai pembaca, pertanyaan saya adalah,” SIAPA YANG TOLOL?????!!!!!
Moral Cerita:
Di dalam dunia ini, jangan suka underestimate orang. Jangan suka menilai sebuah buku dari sampulnya saja. Anda tidak pernah tahu, tidak pernah tahu akan jadi apa orang itu, siapa orang itu, apa potensi yang dimiliki orang itu. Jangan pernah underestimate orang!! Semoga memberkati!!
God Bless!!
Budaya Tong Sampah February 23, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.3 comments
Heh, lihat judulnya aja udah bener2 “intriguing”. Budaya Tong Sampah?? Apa ini? Nah ini penjelasannya. Sedikit background, saya bersekolah di negara yang cukup jauh dengan latar belakang budaya yang amat sangat jauh berbeda dari negara Indonesia tercinta. Ingin tahu lebih jauh, coba baca post saya yang sebelumnya, ini bisa jadi background yang bagus untuk mengerti budaya tong sampah ini:
http://ivanlukather.wordpress.com/2009/02/23/fenomena-double-personality/
Ok, anyhow…saya pulang dari negara jauh tersebut dengan membawa sejuta beban di dada. Masalah2 yang disebabkan oleh “perbedaan budaya” dan fenomena “double-personality” itu, cukup untuk membuat hati saya pedih, kepercayaan diri saya cukup hancur untuk beberapa lama, dan sendi2 kehidupan serta belief-system saya cukup goyah. Intinya saya pulang ke tanah air bukan dalam kondisi prima, melainkan cukup menyimpan berlaksa laksa kegalauan serta intimidasi di dalam kepala saya.
Dan barulah saya terhenyak serta mengerti. Terima kasih banyak buat BUDAYA TONG SAMPAH yang baru saya sadari sudah terpatri dalam budaya kita sejak lama. Dalam minggu minggu pertama saya di Indonesia, dalam kondisi hati yang hancur dan penuh sampah, saya merasa bersyukur dan berterima kasih buat semua “tong sampah” yang mau menampung semua sampah saya. Hebatnya ya di Indo, setiap saya angkat telp, ada lebih dari 20 an teman teman dekat saya yang mau menjadi ” tong sampah” saya, dan saya pulih dalam jangka waktu yang sangat cepat, lebih cepat dari yang saya kira. Nah, budaya tong sampah ini yang tidak eksis di negara tempat saya bersekolah. Mungkin orang2 pada sibuk sekolah, kerja dan ga ada waktu buat hal2 beginian. Akibatnya, dugaan saya, semua orang pada numpuk sampah dalam hatinya, ga ada pembuangan DAN GA BAKAL MAU TERIMA SAMPAH ORANG LAIN, WONG SAMPAH SENDIRI AJA BELUM BERES!!
Lebih lanjut lagi, karena saya banyak “nyampah”, tiba2 saya juga banyak banget dapat “sampah” dari orang2 lain. OMG! Saya baru menyadari bahwa banyak orang tu sebenarnya dalam hidupnya, punya banyak banget sampah, dan mereka udah pengen banget buat muntahin sampahnya ke tong tong sampah, cuma tong2 itu tidak ada atau tidak bersedia. Saya merasa banget, bahkan di komunitas saya, kehadiran tong2 sampah itu sangatlah berguna. Dengan merasa menjadi “vulnerable” dan membuka diri kita kepada orang lain, serta menumpahkan “sampah” kita pada orang lain, orang lain pun akan menjadi “vulnerable” dan menumpahkan sampahnya pada kita. Ujung2 nya terbangunlah “TRUST” itu, dan komunitas pun akan menjadi kuat!!! Budaya saling menyampahi satu sama lain ini benar2 berguna untuk membangun suatu komunitas yang kuat, ASALKAN
(BACA INI PENTING, WARNING!!) bukan untuk disebar-sebarkan. .
Peringatan keras: Jika ingin menerapkan budaya tong sampah ini dalam komunitas anda, make sure bahwa reliability dan accountability dari tiap member kuat. Kalo ini dilakukan dengan salah, yang anda bukan trust tapi gosip!! dan ini adalah drawback yang sangat bahaya!!
Budaya tong sampah ini kalo dilakukan dengan benar akan sangat powerful. Gak perlu strategi susah2 membangun tim yang kuat. Gak perlu bingung2 gimana cara menjadi terang dan garam buat lingkungan. Jawab dulu pertanyaan di bawah ini
1. Sudahkah anda menjadi tong sampah buat lingkungan sekitar?
2. Berapa banyak sampah yang anda tampung? Berapa banyak orang yang bersedia membuang sampah nya ke anda?
Guys, let me tell you, di dunia yang makin chaotic ini, orang stress makin banyak, orang bingung tambah menggunung. Ga usah berpikir susah2, strategi or else. Jadilah pendengar yang baik, penampung masalah yang terpercaya, dan advisor yang handal. Anda sudah menjadi solusi buat lingkungan dan anda sudah berkontribusi jauh lebih banyak daripada perancang strategi ataupun operational manager suatu perusahaan. Kalo anda adalah “tong sampah” yang baik, percaya dech, ga usah dicari, hidup anda akan dikelilingi dengan orang2 yang bakal support and loyal sama anda. God Bless!!!
Fenomena “Double Personality” February 23, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Sepulangnya ke “my home country”, setelah menimba ilmu selama 4 tahun di dunia barat, aku terhenyak dengan banyaknya dan dalamnya perbedaan perbedaan di antara kedua benua tersebut. Bahkan beberapa perbedaan perbedaan itu bersifat sosio-kultural dan berlapis-lapis, yang dapat dipastikan akan sangat mempengaruhi gaya hidup, ekspektasi, mekanisme dan dinamika masyarakat.
Setelah melakukan analisa yang mendalam, baik secara intra-personal maupun interpersonal, aku benar2 menyadari fenomena ini, yang aku yakin dengan amat sangat banyak menjadi sumber argumentasi dan “friction” di negara tempat saya bersekolah. Fenomena ini disebut fenomena ” double-personality” yang terbentuk karena dalamnya jurang perbedaan antara dua tempat ini. Setelah diteliti dengan melakukan random survey dengan representative sample, fenomena ini dapat dipastikan terjadi dengan tingkat akurasi yang mencapai 95%.
Jika anda berasal dari Indonesia, dan anda bersekolah ke Singapore, Sydney atau Kuala Lumpur, hal ini mungkin kecil kemungkinan terjadinya. Cuma jika anda berada di Indonesia, dan pergi ke Negeri Paman Sam, Eropa, atau semua negara yang at least perlu >10 jam perjalanan pesawat, anda hampir pasti mengalami ini. Dalamnya jurang sosio-kultural yang terjadi, mengakibatkan terjadinya “double personality” atau “role-conflict” yang tidak jarang menimbulkan banyaknya ketidaksepahaman maupun “friction” dalam pergaulan sehari2.
Yang terjadi dengan saya adalah contoh. Saya bersekolah di salah satu kota di belahan Amerika Utara. Saya berkesempatan pulang ke tanah air hanya 2 kali selama 4 tahun, yang terjadi pada tahun ke 2 dan tahun ke 4 saya bersekolah. Pada saat saya berada di negara jauh tersebut, hati, pikiran, perasaan dan tindakan saya, tanpa saya sadari, “conform” atau mengikuti cara pikir kota tersebut. Semua gaya hidup dan perilaku saya sejalan dengan ekspektasi kota tersebut. TETAPI begitu pulang ke tanah air yang pertama, hanya dalam 2 hari, seluruh tubuh, jiwa dan raga saya langsung conform kembali dengan budaya2 tanah air kita. Sangat mudah untuk menyesuaikan!
Tetapi masalah terjadi setelah 2 bulan di tanah air, dan pulang kembali ke negara jauh tersebut. Pada saat itu saya tidak mengerti kenapa kepala saya rasanya “twisted”. Saya merasa aneh berada di sana, dan cukup membingungkan banyak kerabat2 dan orang2 dekat saya. Saya merasa aneh dengan budaya2, belief system dan tindakan mereka, dan itu membuat banyak argumentasi dan gesekan dengan lingkungan tersebut. Saya butuh lebih dari 2 BULAN untuk kembali menyesuaikan dengan lingkungan negara tersebut.
Pada kali kedua saya pulang ke tanah air, hal yang sama kembali terjadi. Begitu menginjakkan kaki di tanah air, hanya dalam hitungan minggu, saya sudah kembali menjadi orang Indonesia. Berbicara dengan slang2 Indo, maupun berkonversasi secara resmi dalam bahasa Indo, tidak menjadi masalah buat saya. Bahkan menyetir macet2 dan berdesak desakan dengan mikrolet pun sudah saya lakukan di hari kedua saya pulang ke tanah air, kala itu. Padahal saya sudah terbiasa menyetir di sebelah kiri di negara jauh tampat saya sekolah, dan yang pasti nya ga ada motor serta mikrolet yang nyelap nyelip.
Masalah lebih besar terjadi saat saya pulang ke negara jauh itu untuk menyelesaikan pendidikan terakhir saya. Butuh waktu lebih lama lagi untuk kepala saya bisa menyesuaikan dengan negara itu, dan masalah masalah yang jauh lebih besar terjadi lagi. Bahkan masalah yang kali ini benar2 fatal dan membuat saya cukup down untuk beberapa lama. Orang2 disitu tampak tidak mengerti apa yang saya alami. Saya maklum ya karena mereka ga pernah pindah pindah dari tempat itu. Cuma fenomena inilah yang terjadi dalam diri saya.
Saya akhirnya mengerti, begitu mudah menyesuaikan diri dengan tempat asal kita, karena heritage itu tetap ada dalam diri kita. Hanya kurang dari 3 hari, saya selalu bisa dengan mudah menyesuaikan diri dengan Indonesia, seperti cara menyetir, kesukaan makan krupuk, naik angkot serta ojek, serta berbicara bahasa Indo dengan fasih, baik resmi maupun casual. Bahkan itu tetap terjadi walau saya meninggalkan tanah air dalam waktu lebih dari 4 tahun. Akhirnya saya menyadari, prinsip ” Hujan Emas di Negeri Orang, Hujan Batu di Negeri Sendiri, tetaplah lebih baik di negeri sendiri” itu adalah BENAR adanya.
Banyak orang yang ingin bersekolah ke luar negeri, menjadi rantau di negeri sendiri, membangun “American Dream”, “England Dream” atau (Sebut aja nama negara) Dream. Betul, saya tidak bilang bahwa merantau itu salah, karena saya cukup banyak mendapat pelajaran, ilmu serta manfaat dari pergi merantau. Bahkan teman2 saya cukup miris dan kaget, kalo saya bilang, ” Yes, I have ever lived in overseas country, but all in all, Indonesia is still the best for me”, secara mereka kebanyakan pengen banget bersekolah ke luar negeri dan berpikir bahwa disana adalah tambang emas. Belajar dan merantau di luar negeri itu adalah bagus dan sangat dianjurkan, cuma tetaplah ingat bahwa itu tidaklah segampang yang kalian pikir dan tidak se-linear yang kalian sangka. Yang pasti, YES, the REWARD is GREATER but the PAIN is ALSO GREATER. Anyhow, saat ini saya sudah kembali ke tanah air, dan dengan bangga saya berani berkata, I LOVE INDONESIA.
Belajar dari Ladan Lashkari February 23, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.5 comments
Sesuai dengan ladang pekerjaan saya sebagai seorang SEO Consultant merangkap pelajar baru lulus, saya secara tidak sengaja mendapat inspirasi dari seseorang yang mempunyai profesi yang ada dalam line usaha saya. Ladan Lashkari, seorang Internet Marketer wanita dari Iran! Mengapa saya kasi tanda seru?? Coba liat dech tulisan yang saya kasi cetak hitam, ada beberapa hal yang bener2 kontradiktif dari tulisan di atas.
Pertama: Dia adalah seorang WANITA.
Kedua: Dia adalah seorang INTERNET MARKETER.
Ketiga: Dia berasal dari IRAN.
Kalo kalian mengerti betul2 kombinasi tiga hal di atas bener2 merupakan sebuah deadly combination. Dalam arti kata, salah satu aja dihilangkan dari tiga komponen di atas, itu masih mungkin di dunia, tetapi seorang WANITA berprofesi sebagai INTERNET MARKETER, dari negara bernama IRAN, itu udah kayak Manchester United jadi juara NBA Finals, gak nyambung kan, dan udah pasti gak mungkin! Sama persis ama urusan ini.
Saya tidak mau menjurus ke arah2 politik, karena bukan urusan saya ngurusin politik. Ok, mari kita mulai dengan hal paling awal, dia adalah seorang wanita dari Iran. Mendingan Google aja dech Iran Women, terus liat image2 nya. Yang pasti internet marketer itu udah pasti bukan dalam kategori profesi yang anda akan liat dari image2 tersebut dilakoni oleh seorang wanita.To make it short, kalo anda umpamakan usaha Internet Marketing adalah sebuah pertandingan karate, nah wanita ini memulai pertandingan dengan satu tangan terikat di belakang.
Nah mau lebih gila lagi? Untuk memulai usaha internet marketing, anda harus at least punya:
1. Paypal Account
2. Account Bank yang bisa menerima US Dollar (untuk menguangkan Check dalam US Dollar)
3. Kartu Kredit
4. Bisa berbahasa Inggris (Setidaknya)
5. Bisa traveling untuk ikut seminar2 Internet Marketing
Boleh percaya atau nggak, dia tidak punya semua yang ada di atas. Tahun 1995, Presiden Clinton impose Embargo terhadap Iran. Jadi jangan harap semua hal2 yang berbau US bisa masuk ke Iran. Seperti buka Paypal Account, US Dollar, kartu kredit, apalagi traveling ke US. Kalo cuma dicap teroris, Ladan berkata udah kayak makanan sehari2. Dan bagaimana mungkin memulai bisnis internet tanpa semua itu, bahkan udah minus kredibilitas dari negara tempat dia berasal, sesuatu yang tidak bisa dia kontrol. Ladan berkata dia belajar bahasa Inggris dari baca2 literatur berjam2 sehari, juga baca ebook2 dan sumber2 internet dan perlahan lahan menyerap semua istilah2 teknikal dalam dunia Internet. Uniknya lagi, sekarang dia adalah salah satu internet marketer yang juga jago dalam hal COPYWRITING!!!??
Kalo anda bilang YES sama salah satu point di atas, anda at least udah one step ahead dari dia. Plus apa anda dicap seorang teroris? Kalo anda bilang nggak, yep 2 step ahead of her! Sekarang Ladan Lashkari merupakan salah satu top internet marketer di Malaysia, pendapatan perbulan “cuma” $6000-7000 yang memang menurut ukuran internet marketer masi cukup kecil. Cuma dia sudah menduduki top 5% income di negaranya, dan 95% orang kerja lebih dari 30 tahun dapetnya pun masi di bawah dia. Tebak berapa umurnya? 20 TAHUN!!
Kalo ada wanita yang memulai usaha saat umur 16 tahun, ga ada pengalaman bisnis, gak bisa ngomong Inggris pada waktu itu, dengan modal awal $30, dan gak punya kredit card ataupun Paypal account di negara yang sedang kena embargo dari US, sekarang punya lebih dari 20 websites dan penghasilan perbulan $6000, kenapa anda masi bilang ga bisa??!!
Perubahan January 14, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Dalam hidup kita di abad 21 ini, perubahan merupakan suatu hal yang amat sangat biasa. Perubahan dalam hidup kita terjadi dalam hitungan menit bahkan detik. Perubahan yang sangat cepat terjadi membuat semua orang yang mau tidak mau harus terseret di dalamnya. Tidak mau ikut pun akan dipaksa untuk ikut, dan siapapun yang tidak mampu mengikuti perkembangan zaman akan kehilangan competitive advantage dalam berbagai aspek di hidupnya.
Jujur saja, bagi sebagian orang, perubahan bukanlah sesuatu yang enak. Berbagi disiplin bahkan menerapkan ilmu khusus untuk menyikapi perubahan perubahan yang terjadi dengan lebih strategis. Sebagai contoh, ilmu Change Management dalam dunia HR merupakan suatu disiplin yang diciptakan untuk deal dengan perubahan2 dalam organisasi.
Dalam bukunya, Our Iceberg is Melting, John Kotter mengetengahkan cara yang praktis dan aplikatif dalam menyikapi sebuah perubahan. Di buku itu dijelaskan bagaimana seorang pemimpin dapat membawa perubahan2 dalam sebuah organisasi, menangkis resistensi dan menciptakan sebuah corporate culture yang bertahan dan berkesinambungan.
8 Cara menurut Our Iceberg is Melting:
Set the Stage:
1. Ciptakan sense of urgency ( ciptakan suasana yang mendesak untuk sebuah perubahan): Bantu orang lain untuk bisa melihat kebutuhan untuk berubah dan bertindak secepatnya untuk mengubah kondisi sekarang.
2. Bentuk tim sukses: Anda tidak bisa sendiri dalam menciptakan sebuah pembaharuan. Anda butuh tim. Pastikan bahwa dalam tim anda, kombinasi orang2 ini harus ada: Analitis, komunikator, kepemimpinan kuat, orang yang kredible (terpercaya), orang dengan otoritas, orang yang kanciong ( panikan/ strong sense or urgency).
Ini breakdownnya:
Orang analitis: Ini penting untuk menganalisa masalah dari berbagai sudut pandang, biasanya justru tidak pintar dalam menyampaikan hasil penelitiannya
Orang komunikator: Jago ngomong dan menyampaikan masalah ke khalayak ramai
Orang dengan kepemimpinan kuat: Ini penting untuk mengarahkan orang banyak, membakar semangat dan membuat semuanya tetep on track
Orang terpercaya: Biasanya bisa jadi humas (hubungan masyarakat) dan jago menenangkan kecemasan masyarakat.
Orang dengan otoritas: Orang kuat atau back up, dalam bahasa lainnya. Misalnya orang pemerintah, buat anda bisa keluar masuk dengan cepat tanpa perlu birokrasi, dan bisa mendiamkan orang2 yang tidak sependapat dengan anda dengan cepat.
Orang kanciong/panikan: Nah ini biasanya yang paling bisa buat telinga reseh gara2 diburu2 terus, cuma orang kayak gini biasanya mencegah pemborosan waktu yang tidak perlu. Anda akan senantiasa dibentak2 kalo kerjanya lambat. Bagus ada orang seperti ini dalam tim.
Decide What to Do
3. Ciptakan visi, misi, dan strategi: Visi adalah apa yang ingin anda capai. Misi adalah bagaimana mencapai visi secara garis besar. Strategi adalah berbagai upaya yang ditempuh untuk menjamin kesuksesan sebuah misi.
Make it Happen
4. Komunikasikan visi, misi dan strategi anda: Pastikan SEMUA ORANG yang terlibat tahu dan mengerti betul visi dan misi yang sedang anda tuju. Bukan hanya tim sukses anda, tapi SEMUA ORANG YANG TERLIBAT. Anda bisa punya visi setinggi gunung tidak akan ada gunanya kalo gak ada yang mengerti lalu mendukung.
5. Motivate SEMUA ORANG untuk bertindak, pindahkan semua halangan halangan baik mental, fisik dan psikis yang dapat menghambat visi anda menjadi reality.
6. Hasilkan kemenangan cepat: Ciptakan hasil secara cepat, walau itu hanya sebuah keberhasilan kecil. Appreciate itu dan jadikan itu milestone untuk langkah berikutnya. Kuncinya adalah CEPAT. Setelah anda melakukan langkah 1-5 dan hasil nya walau kecil tapi sudah terlihat, itu akan memotivasi SEMUA ORANG untuk tetap bekerja bahkan lebih giat.
7. Tapi yang lebih penting lagi, jangan terlena. Manfaatkan momentum di no 6, untuk press and push harder and faster. Tanpa no 6, semangat untuk push harder akan lebih susah untuk dibentuk.
Make it Stick
8. Hasil dari no 1-7 akan menciptakan sebuah budaya (Culture). Make it stick, buat itu tetap terjaga, dan perkuat itu terus melalui tindakan yang repetitif sampai culture ini mampu menghancurkan budaya yang lama.
Satu hal terakhir yang perlu diingat, ” Jangan pernah berkata kita sedang dalam proses, kalo tidak ada progress!!”
“Never say we are in process, if you dont see progress. Good process always yield progress. Process without progress is no process at all.”
First Things First January 14, 2009
Posted by ivanlukather in Success Strategy.add a comment
Untuk menyadari pentingnya satu tahun, tanyalah pada pelajar yang tidak naik kelas.
Untuk menyadari pentingnya satu bulan, tanyalah pada ibu yang melahirkan prematur.
Untuk menyadari pentingnya satu minggu, tanyalah pada editor koran yang dikejar deadline.
Untuk menyadari pentingnya satu hari, tanyalah pada pekerja harian yang harus menghidupi 6 anak.
Untuk menyadari pentingnya satu jam, tanyalah pada seseorang yang sedang menunggu kekasih.
Untuk menyadari pentingnya satu menit, tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta.
Untuk menyadari pentingnya satu detik, tanyalah pada orang yang terhindar dari kecelakaan.
Untuk menyadari pentingnya sepersekian detik, tanyalah pada pemenang medali perak pada sebuah Olimpiade.
Prinsip Hidup V.s Integritas January 8, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Sering kita temukan di lingkungan pergaulan, baik ditempat kerja, disekolah atau dimasyarakat, ada orang-orang tertentu yang kita kenal sebagai orang yang mencla- mencle. Label mencla-mencle diberikan kepada orang-orang yang dianggap tidak konsisten dalam menyingkapi sesuatu. Misalnya, setelah menyatakan setuju terhadap sesuatu, kemudian berubah menjadi tidak setuju dalam waktu relatif singkat.
Mencla-mencle ini bisa terjadi untuk kasus-kasus kecil/sepele sampai urusan-urusan besar atau penting. Namun tidak seorangpun yang sudi dianggap mencla-mencle, mereka merasa malu, karena mencla-mencle itu diartikan sebagai orang yang kurang memiliki pendirian, tidak berketetapan hati atau tidak berprinsip.
A. Pengertian Prinsip Hidup dan Integritas, Prinsip hidup setiap orang berbeda-beda dan tidak semuanya dapat diterima oleh masyarakat.
prinsip dapat berarti suatu aturan umum yang dijadikan sebagai panduan perilaku. Prinsip apa saja yang kita pegang, sangat terkait dengan apa yang menjadi kebutuhan-kebutuhan, tujuan hidup, dan nilai-nilai yang kita anut.
Menurut John Powel, dalam buku Unconditional Love ( Cinta yang Tidak Bersyarat ) prinsip hidup adalah wawasan yang bersifat umum, yang diterima atau dilekatkan pada situasi yang dipilih. Misalnya, kita memegang prinsip bahwa yang baik harus dilaksanakan, sedangkan yang buruk harus dihindarkan, maka prinsip ini mengarahkan perilaku kita untuk memilih yang baik dan menolak yang buruk ketika dihadapkan pada pilihan antara kedua hal tersebut.
Integritas adalah karakteristik yang dimiliki seseorang yang telah mampu mengembangkan kepribadiannya sedemikian rupa sehinggga mencapai tingkat perkembangan yang tinggi, seimbang, dan terpadu antar berbagai aspek dalam dirinya : fisik, psikis, sosial dan spritual.
Integritas dapat diartikan sebagai kejujuran dan kesesuaian antara nilai-nilai dan perilakunya. Antara nilai-nilai dan perilaku akan sesuaian jika spritualitas yang memimpin perilaku tersebut.
B. Jenis Prinsip
-Prinsip Kesenangan ( pleasure princile )
Memiliki kebutuhan untuk memperoleh hal-hal yang akan memberi kesenangan, dan ingin mencapai kesenangan dalam hidup, maka hal-hal dapat menberi kesenangan itulah yang paling tinggi nilainya melebihi hal-hal yang lain.
-Prinsip Kekuasaan
Kekuasaan yang menjadi kebutuhan, dan menjadikannya sebagai tujuan dalam hidup, sehingga kekuasaan memiliki nilai tertinggi dan amat penting.
-Mensejahterakan Orang Lain karena Empati ( altruisme ).
Memiliki dorongan yang kuat untuk dapat berbuat banyak bagi orang lain karena empati.
Ciri-ciri orang yang tidak memiliki prinsip hidup :
Tidak memiliki pendirian, Tidak memiliki ketetapan hati, Mudah berubah-ubah sikap atau responnya mengikuti kemana arah angin bertiup, pendapatnya seringkali berupa pendapat orang lain, atau berpihak pada situasi yang paling menguntungkan dan paling aman.
Ciri orang yang tidak memiliki Integritas :
Kurang mengenal dirinya sendiri
Kekurangan wawasan untuk menentukan batas-batas moralMengabaikan prinsip hidup yang telah dirintis dan diguratkan dalam hati demi kepentingan sesaat.Menyadari bahwa ia memiliki kebutuhan-kebutuhan dasar yang tidak sesuai dengan norma masyarakat, namun ingin menampilkan diri sebagai orang yang bermoral tinggi agar tetap dihargai (munafik).
C. Upaya menegakkan Prinsip Hidup dan Integritas.
Pengenalan terhadap diri sendiriMerupakan pondasi dasar dan berlangsung seumur hidup. Yang jadi persoalan adalah bahwa mengenal diri sendiri seringkali dirasa sebagai pengalaman menyakitkan. Karena bagi kebanyakan orang, tidak mudah untuk dapat menerima kenyataan bahwa dirinya memiliki kelemahan.
Ada 2 cara menghadapi kekurangan diri sendiri :
a) Cara negatif atau salah :
- Disimpan dalam alam bawah sadar (represi)
- Mencari pembenaran untuk kelemahan yang ada (rasionalisai )
- Mengingkari, menganggap bahwa itu merupakan kekurangan orang
lain.
b)Cara positif atau sehat :
-Menerima kekurangan diri sendiri, yaitu dengan menerima apa adanya
-Mengembangkan hal-hal positif yang kita punya dan dengan sendirinya hal-hal negatif akan semakin berkurang
Dengan adanya prinsip hidup dan integritas akan membuat kerja psikis kita lebih efisien. Terutama jika dihadapkan pada situasi yang mengharuskan kita untuk menentukan pilihan.
Reference by: Youth DNA Blogspot
Siapa Kita??!! January 8, 2009
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Kadang kita berpikir, ” seberapa hebat sich saya, dengan semua pencapaian ini.?”. Kadang kita menepuk dada dan berkata,” ini semua gara2 saya.” ” I am big, I am huge and massive.” Kita hidup di planet yang namanya bumi ( earth). Kalo kita bayangkan ukuran kita, (saya sich termasuk kecil untuk ukuran pria), masi ada gedung2 yang lebih besar dari saya. Tapi di atas gedung2, masi ada gunung, dan semua ciptaan NYA, yang jauh lebih besar lagi. Tapi semua ciptaanNya pun ada di permukaan sebuah planet yang namanya bumi. Mari kita perhatikan gambar di bawah ini:

Di gambar ini udah menunjukkan bumi aja udah sekecil debu di hadapan matahari, yang merupakan pusat dari tata surya kita. Sistem tata surya kita berada di Galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang merupakan satu dari JUTAAN galaksi lain di muka bumi. Nah lebih gilanya lagi:

Eh belum selesai…..

Di sini matahari hanya sebesar debu!
Antares adalah bintang ke 15 yang paling terang di angkasa.
Jaraknya lebih dari 1000 tahun cahaya dari bumi.
Permasalahannya . . .
Siapakah kita?
Apakah tujuan hidup kita?
Apa yang membuat hidup kita, manusia, berharga?
Masihkah kita bisa menepuk dada & berkata “inilah aku!”…??
Kalo bukan karena kasih karuniaNya yang masi bisa membuat kita ada sebagaimana kita ada saat ini, kita hanyalah sebuah debu luar angkasa di tengah jutaan ribu penghuni alam semesta ini.
Tapi karena Pencipta kita lah, kita jadi berharga, kita jadi bernilai, kita menjadi sesuatu yang berharga di mataNya. Bahkan engkau pun sudah ada di pikiranNya jauh sebelum engkau dilahirkan. Dia tahu berapa rambut mu yang rontok hari ini. Pencipta seluruh alam semesta yang besar ini, He Loves You Unconditionally!! Tanpa syarat!! GRatis!! Tidak ada requirementsnya!
Tanpa Dia sungguh kita semua bukan apa2…
Bond January 7, 2009
Posted by ivanlukather in Suara Hati.1 comment so far
Aku bakal masukin post ini ke different category. Ini tidak termasuk suatu ilmu pengetahuan per se, atau suatu strategi sukses…melainkan ini adalah lebih merupakan suatu ungkapan hati dari seseorang yang berusaha untuk belajar dari hidup, mencoba mengerti arti sebuah cinta, perjuangan, kesedihan, air mata, tawa, kepercayaan, pengharapan, dan faith (iman).
Dalam beberapa minggu ini, aku secara ajaib, banyak menangani kasus2 percintaan teman2 yang terjadi di sekeliling aku…beberapa melalui MSN, telp, bahkan face to face consulting…ada satu kesamaan yang sangat membuat aku lumayan intrigue….beberapa pasangan berantem, putus, marah2…berputus asa and beat themselves up…some of them putus beneran, some of them jadian lagi, some of them looking for the future…Cuma ada satu hal yang menyamakan mereka..Bond!
Ada suatu strange fenomena yaitu bonding yang tidak kelihatan, ada suatu ikatan yang menyatukan pasangan2 tersebut…anehnya..some pasangan try to break away, some pasangan try to rationalize their decision…but they still feel terribly sad…beberapa dari mereka try to be strong and try to forget pasangan mereka…but I just can see from their eyes, from their MSN shout out, from their story to me…beberapa pasangan yang udah lama punya that Bond. Suatu ikatan yang ga keliatan, sometimes can drive them crazy, mereka bingung kenapa susah banget untuk get away from it…ada suatu ikatan batin yang membuat mereka tetep aja merasa this is the right person, no matter what condition it is..and itu menjadi sumber kekuatan mereka, sumber pengharapan mereka, suatu kekuatan yang membuat mereka semua tetep looking for the future, walaupun keadaan, kesedihan dan kekuatan mereka sudah di ujung tanduk…
Maybe this will be my research for the next few months…maybe this might unlock the secret of love…is it commitment? is it ikatan batin…? How this develop? What cause it..? I dont understand, maybe this need further research, including testing its internal, external, face, and criterion validity. Maybe I need to create a dummy sample and do the cross tabulation…but anyway…i really dont understand, it’s just become a source of strength, hope and dream for some people who feel this and believe this….
Sorry buat pembaca, ini mungkin ga lebih dari sekedar rant, but someone who has ever feel this, might understand better, any comment is appreciated. God Bless You
Laskar Pelangi December 5, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Raih bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya…
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya…
Selamanya…
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu…
Reposisi November 24, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Hari ini saya pergi ke Seattle, salah satu kota di negara bagian Washington di Amerika Serikat untuk bertemu dengan pemimpin tertinggi dari gereja tempat saya beribadah di Indonesia. Beliau menyampaikan suatu pesan yang amat sangat mengena sekali buat saya, dan saya akan mencoba menguraikan suatu pelajaran yang menurut saya amat sangat berguna sekali untuk kalian semua ketahui. Saya akan menceritakan nya menurut terjemahan dari hasil interpretasi saya sendiri.
Kita akan belajar soal Panah:
Jika kita diumpamakan sebuah anak panah, maka untuk dapat melesat anda harus:
1. DITARIK
Ditarik atau dalam bahasa Inggrisnya di stretch, bukan suatu hal yang enak. Mungkin anda mengalami banyak peristiwa yang menyakitkan bagi anda, hal2 yang menyebabkan air mata anda mengalir, jantung serasa ingin berhenti berdegup, anda kecewa, sakit hati, menangis, terluka, dan anda merasa tidak bakal pernah ada hari yang lebih jelek lagi dari hari ini, YA! Anda sedang ditarik. Memang sakit, cuma ini baru awal dari sebuah perjalanan panjang sang anak panah.
2. KE BELAKANG
Panah pasti ditarik ke belakang, bukan ke depan. Inilah kata kunci nya : REPOSISI. Sang pemanah sedang MEMPOSISIKAN BIDIKANNYA. Mungkin anda merasa hari ini anda mengalami suatu SETBACK. Mungkin hari ini merupakan sebuah KEMUNDURAN daripada hari sebelumnya. Mungkin anda merasa , kenapa aku bisa sebodoh itu, atau ak tidak pernah sejelek ini sebelumnya, atau dari semua prestasi, keberadaan, keadaan aku saat ini adalah yang paling jelek/rendah. THIS IS THE LOWEST POINT OF MY LIFE!!! Dan anda merasa anda mundur, melambat atau bahkan terkulai. Eit, tunggu dulu, jangan lupa, anda itu sedang DIPOSISIKAN untuk menuju ke sasaran. It’s OK to have setback in your life, dont give up, it might be a REPOSITION in your life. Ada suatu TURNING POINT/ arah baru yang sedang menunggu saudara. Ada new direction yang sedang hendak ditempatkan pada saudara. Dan arah baru itu sedang DIREPOSISIKAN menunggu untuk diimplementasikan dalam hidup saudara
3. LALU DIAM
Final Step. Ingat pemanah, dia MENARIK anak panah KE BELAKANG, LALU DIAM dan membidik. Ya, pemanah itu DIAM dan berkonsentrasi. Ada kalanya saat kita di dalam masalah, dan pertolongan tidak ada, teman tidak ada, penghiburan pun tidak anda dapatkan. Semua meninggalkan saudara, tidak ada kawan maupun sahabat untuk bercerita, bahkan anjing saudara pun anda ajak ngomong saking udah gak ada yang mau mendengar saudara. You are lonely, NO ONE UNDERSTAND your feeling and even the walls seems turning their faces from you. Actually, THIS IS THE LAST MOMENT BEFORE YOU ARE BEING SHOT!! Inilah detik detik terakhir dimana pemanah itu akan melepaskan sasarannya. Inilah momen2 dimana pemanah itu akan melepaskan tembakannya menuju sasaran.
This is so powerful. Anda adalah anak2 panah itu. Anak2 panah yang siap ditembakkan menuju sasaran. Anda percaya bahwa dalam hidup anda, anda semua pasti diciptakan untuk sebuah purposes. Purposes yang mungkin anda sendiri belum jelas. Purpose inilah sasaran anda. Seperti layaknya sebuah bangunan punya blue print arsitektur, hidup kita juga punya blue print. Blue print bangunan gudang, beda kan dengan blueprint bangunan rumah. Nah hidup juga sama. Ada yang blueprint nya jadi dokter, ada yang insinyur. Ada yang blueprint nya bakal tinggal di USA, ada yang bakal tinggal di Papua. Ada yang blueprintnya bakal mati umur 30 ada yang mati umur 100. Cuma satu hal yang harus dipahami, blueprint ini dapat didefinisikan dengan kemungkinan terbaik yang dapat anda capai dalam hidup saudara.
Blue print diciptakan oleh arsitek. Blue print kita juga diciptakan oleh kreator kita, YANG DI ATAS. Arsitek buang2 waktu dan tenaga buat merancang sebaikbaiknya. Selogis2nya gak mungkin arsitek buang waktu dan tenaga rancang sesuatu dengan ogah2 an. Arsitek kita juga rancang kita sebaik baiknya, dengan fungsi yang sudah dipikir sematang matangnya, layaknya berbeda beda antar tiap bangunan, berbeda2 lah juga fungsi setiap kita, cuma SEMUANYA ADALAH BAIK, kalo kita / hidup selaras dengan fungsi kita. Karena kita diciptakan oleh arsitek kita juga dengan sebaik baiknya, buang2 waktu dan tenaga dan tidak dirancang dengan ogah2 an.
Dalam proses pembangunan, ada palu diketuk, paku dipalu, tembok dijebol, semuanya proses yang keras dan sakit. Sama halnya juga dengan analogi panah tadi. Panah ditarik ke belakang dan didiamkan juga sakit. CUMA…jika panah itu ditembakkan dengan tepat sasaran (hit the purposes), jika bangunan itu jadi dan menjadi sebuah Gran Master Piece, itulah hasil dari sebuah transisi, buah dari sebuah renovasi dan reposisi yang hanya dapat dilalui jika anda memiliki ketahanan, ketabahan dan kepercayaan bahwa anda hanya tinggal sepersekiandetik lagi menuju sasaran. Jika anda merasa apa purpose anda gak jelas, ada decision yang harus dibuat dan anda merasa kabur atau anda mengalami sebuah kemunduran dalam hidup anda, BAGUS!! Itu artinya reposisi sedang berlangsung para hidup anda. Tunggulah si pemanah itu untuk mereposisikan panahnya, membidik sasarannya dan anda akan takjub bahwa pada akhirnya, saat sasaran itu menjadi jelas, dan gran masterpiece itu berhasil diwujudkan, anda hanya dapat tercengang dan bersyukur, betapa hebat, teliti, agung dan tepat tidak bercela sekali kreator anda itu..Salam Sukses
He Still Love You November 19, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Saya tiba tiba teringat pada cuplikan film “Fighting Temptations” yang dimainkan oleh Cuba Gooding Jr. dan Beyonce Knowles dan diproduksi oleh Paramount Pictures and MTV Films. Menceritakan kisah seorang Darrin Hill (Cuba Gooding) yang harus melatih paduan suara di sebuah gereja kecil di daerah Monte Carlo, Georgia, dan diharuskan untuk memenangkan kompetisi paduan suara yang berhadiah total $150,000 demi memenuhi harapan terakhir bibinya tercinta, Aunt Sally, sebelum ia berpulang.
Dalam film ini diceritakan bagaimana usaha Darrin untuk merestorasi paduan suara di gereja Beulah Baptist Church, yang sebelumnya terdiri dari petinggi petinggi gereja yang hipokrit. Dengan berbagai liturgi seperti bible study dan water baptism, yang dipelopori oleh Paulina, adik kandung dari gembala sidang gereja tersebut, berbagai dekrit ditetapkan untuk membatasi gerak grup paduan suara tersebut. Sebaliknya Darrin justru merekrut orang orang yang dianggap sampah, seperti Lilly (Beyonce Knowles), penyanyi Jazz di klub malam, 3 Narapidana (Lil Zane, Montell Jordan), dan Grup Penyanyi Tukang Cukur ( Trio The O’ Jays). Berbagai tekanan yang diimpose sempat menyurutkan Darrin yang kembali ke New York untuk mendapat pekerjaan baru dan berbagai benefit.
Ternyata Darrin menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukanlah pada berbagai kekayaan, tapi pada orang orang yang mengasihinya. Darrin pulang ke Monte Carlo, memimpin kembali Grup Paduan Suara dan berhasil memenangkan $150,000 dengan lagu yang mereka ciptakan, ” He Still Love Me”.
Lyric lagunya dapat anda lihat di:
Apa yang bisa kita pelajari dari lagu ini? ( Baca dulu lyric lagu nya dari link di atas)
Dalam hidup kita, kita berbuat kesalahan. Kadang kita pernah merasa sampai malas bangun pagi, lebih pengen tertidur lanjut saja, karena saat kita bangun, kita udah harus siap menghadapi hari baru untuk kita dicemooh, dianggap tidak berguna dan diremehkan. Kita bukan superstar, spotlight tidak selalu menghadap kita. Kita bukan superman yang diharapkan, diandalkan, dan dipuja semua orang. Dan saat kita sakit hati, kita gak bisa berbuat apa2 dan mau nangis pun, dunia tidak dapat menolong anda. Berusaha lebih keras pun kita tetap tidak menjadi lebih baik. Satu hal:
HE STILL LOVE YOU.
Yang Di Atas, tetap mencintai anda, apapun keadaan anda. Anda tidak harus membuktikan apa2, tidak ada syarat yang diajukan Nya. Seperti layaknya sebuah duit $100, mau masuk got, diinjak orang, tidaklah kehilangan nilainya. Duit $100 masuk got tetap lebih bernilai daripada $20 baru keluar dari ATM. Ya saya tahu, anda bukan superhero, kita semua manusia dengan semua keterbatasan kita. Yet, He Still Love You, no matter who you are. Nilai anda tidak ditentukan seberapa nilai anda di sekolah, lulus kuliah apa tidak, kerja jadi tukang dagang di Pasar Puri atau kerja di Citibank, semua orang sama di mataNya. Dan dia tetap terima kalian semua apa adanya, mau anda kemaren baru beribadah atau baru saja nonton blue film. Dengarkan lagu di atas dan baca lyricnya. Renungkan itu dan kalian akan tahu seberapa besar kasihNya buat saudara.
Pesan terakhir:
HE STILL LOVE YOU
Belajar Dari Hulk November 5, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment

Pembaca, saat ini film superhero tentang manusia hijau dengan kekuatan luar biasa yang disebut dengan “Hulk”, sedang diputar di bio-skop-bioskop. Film yang diinspirasikan dari komik karya Stan Lee dan Jack Kirby yang beredar sejak tahun 1962, merupakan salah satu kisah soal tokoh fiksi yang sudah tidak asing lagi buat anak-anak. Dalam film terbaru ini diceritakan soal Dr.Bruce Banner (diperankan Edward Nor-ton) yang sedang berkelana ke Brazil untuk belajar seni bela diri jiujitsu dan yoga untuk dalam rangka belajar mengontrol emosinya.
Bicara soal Hulk, terdapat suatu bagian yang menarik yang bisa menjadi pembelajaran buat kita yakni soal pengendalian emosi. Diki-sahkan, sejak dirinya mengalami perubahan akibat radiasi sinar gam-ma, Dr.Bruce Banner akan berubah menjadi manusia raksasa hijau, saat dirinya dalam kondisi emosi tinggi. Maka untuk mengendalikan dirinya, Dr.Bruce Banner memasang alat pendekteksi detak jantung. Dirinya sadar, kalau detak jantungnya mencapai angka 200, maka di-rinya akan segera berubah menjadi monster hijau yang sulit terkendali perilakunya. Itulah sebabnya, ia berusaha mengendalikan dirinya agar tidak mencapai level emosional yang kelewat tinggi, baik terlalu marah maupun terlalu bergairah (excited).
Belajar dari tokoh Hulk ini, apa yang dialami Dr.Bruce Banner bisa memberi inspirasi yang menarik bagi kita soal pengendalian emosi. Idealnya, setiap dari kita punya kesadaran mengenai level emosi kita, sama seperti yang dirasakan oleh Dr.Bruce Banner. Lebih baik lagi, kalau seandainya kita tahu ambang batas dimana kita masih bisa bertindak rasional, dan dimana level kita mulai bertindak secara irasional.
Sebagai contoh, ada seorang manager sales suatu produk yang datang terlambat dalam suatu meeting. Mood-nya sedang jelek karena baru saja bicara tidak enak dengan customer yang ngeyel. Dengan ke- sal, ia melangkah masuk ke dalam ruang meeting yang tengah berjalan. Saat itu, ada seorang manager lain yang sedang presentasi di depan direktur. Saat ia masuk, seorang rekannya yang sudah terkenal dengan kejahilannya, meledeknya dengan berkata “Ciee…orang penting, telat nih ye…”. Semua orang di ruang pun jadi tertawa. Si manager sales ini langsung melototkan matanya ke arah rekannya yang jahil tersebut dengan harapan rekannya akan berhenti. Justru, saat dipelototin, reka-nnya tersebut balas melotot dengan muka yang dibuat lucu. Si manager sales ini pun makin merasa panas hatinya. Tangannya mulai terkepal. Tapi masih berusaha ditahannya. Beberapa menit kemudian, si rekan-nya itu mulai berceloteh menangggapi orang yang presentasi, “E suruh aja yang barusan datang telat, maju presentasi. Pasti deh nggak siap!”. Saat itu juga, hatinya panas dan segera ia mengambil botol air di depan meja dan dilemparkannya kea rah temannya tersebut dengan marah. Si direktur yang ternyata menyaksikan apa yang terjadi, akhirnya jadi marah dan mereka berdua pun kemudian diusir keluar ruangan meeting
Begitu pun saya pernah melihat seorang resepsionis yang suatu sore, memukul-mukul printer hingga menghancurkannya. Saat itu rupa-nya printer tersebut ngadat untuk kesekian kalinya. Seharian memang dirinya menghadapi banyak masalah sehingga emosinya jadi terpicu oleh printer yang macet tersebut.
Perhatikan, kedua contoh tersebut di atas memperlihatkan ke-pada kita bagaimana situasi maupun orang-orang di sekitar kita bisa menjadi pemicu atas reaksi emosi yang negatif. Sebenarnya reaksi kita lebih terkendali, kalau saja tidak didahului oleh berbagai situasi yang membuat jengkel atau marah. Celakanya, berbagai emosi itu disimpan dan bertumpuk-tumpuk, lantas akhirnya meletup oleh karena dipicu oleh suatu kejadian atau seseorang. Akibatnya, reaksi emosi yang terja-dipun menjadi lebih sulit dikendalikan.
Itulah sebabnya, seperti kisah pada diri “Hulk”, sebaiknya kita belajar pula mengendalikan emosi kita sebelum mencapai ambang ba-tas yang berada di luar kendali. Yang terpenting sebenarnya adalah me-mahami dimanakah level emosi yang masih kita ijinkan. Sekaligus juga paham, level dimana kita harus “berhenti”, supaya tidak menjadi tak terkendali.
Pada kenyataannya, film “Hulk” menunjukkan banyak situasi di-mana Dr.Bruce Bannner akhirnya tidak mampu mengendalikan dirinya sehingga dirinya pun berubah menjadi “Hulk” dengan emosi yang tidak terkendali.
Seperti yang seringkali dibahas dalam acara radio yang saya pandu, saya coba menekankan perlunya kita untuk memiliki semacam “termometer emosi” yang bisa menjadi pengukur buat kita. Ada batas suhu normal, dan ada batas suhu yang jika terlewati akan menjadi ber-bahaya. Itulah suhu emosi dimana kita tidak boleh melewatinya.
Kita mesti sadar, saat dimana kita sudah mencapai level ambang batas itu, penting bagi kita untuk menekan tombol “stop” dan mencoba untuk mengalihkan ke situasi yang lain. Untuk itu, kita bisa mencoba mengalihkan situasi yang memicu emosi tersebut dengan melakukan hal-hal antisipatif misalnya: keluar dari ruangan, menghentikan pem-bicaraan, merilekskan diri sejenak ataupun mencari aktivitas lain yang bisa mengalihkan emosi kita sejenak. Dengan berbagai langkah ini, kita selalu bisa menjaga agar emosi kita dalam rentang kendali kita.
Ingatlah selalu, dalam perjalanan karir kita, saat kita kehilangan emosional adalah saat-saat dimana kita ‘kalah’. Bayangnya persepsi yang muncul tentang si manager sales serta si sekretrais tersebut, ser-ta cap yang diberikan kepada mereka bahwa mereka tergolong orang yang “sangat emosional’. Adanya persepsi semacam ini, mungkin akan merampok karir kita. Karena itulah perlu dijaga kondisi emosional kita sehingga kita tidak perlu lagi mengucapkan kalimat yang selalu diucap-kan Dr.Bruce Bannner dalam film Hulk, “You will not like me, when I’m angry…”. Yang jelas, kita sebenarnya bisa menjadi tuan atas emosi kita kok!
By: Anthony Dio Martin
Dream V.S Value- Which Constitutes Happinnes? November 5, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Dalam hidup kita, ada 2 hal yang amat sangat menentukan kebahagiaan kita di masa yang akan datang. Bukan hanya sekedar kebahagiaan, melainkan suatu life satisfaction yang menyeluruh, kepuasan pribadi yang hanya dapat dicapai jika 2 hal ini terpenuhi dengan maksimal.
1. Dream: Berbicara tentang mimpi mimpi kita, apa yang ingin kita capai, apa yang ingin kita raih di masa yang akan datang. Ada yang ingin jadi dokter, pilot, insinyur, pengusaha. Setiap orang pasti punya mimpi. Dalam dunia ini ada 2 hal penting, ideal condition dan present condition. Ideal condition adalah mimpi kita. Present condition adalah kondisi kita di masa sekarang. Perbedaan antara ideal condition dan present condition adalah hal yang harus ditaklukkan dengan kerja keras, usaha, passion, vision, work ethic, positive attitude dan sebagainya. Orang2 yang punya hal2 inilah yang akan mengarungi perbedaan ini dengan lebih baik.
2. Value: Ini berbicara soal prinsip prinsip hidup, pedoman dan kepercayaan yang kita anut, yang mengarahkan hidup kita. Ada banyak value di dunia ini: Uang, prestasi, edukasi, hubungan antar manusia, keagamaan, inilah yang men “DRIVE’ hidup kita. Ini yang mengatur dan mendasari seluruh tindakan kita. Tanpa value, sama kayak mobil gak ada setir nya.
Tapi yang paling terpenting dari semuanya adalah: Apakah Dream dan Value kita CONNECT? Kenapa saya menanyakan ini. Karena sering sekali saya lihat orang dream dan valuenya gak connect. Ada yang valuenya : Keluarga, tapi mimpinya jadi Billionaire. Bukannya tidak mungkin, cuma susah sekali. Keluarga mementingkan eratnya hubungan kekeluargaan yang hanya dapat dicapai dengan constantly spending quality time dengan anggota keluarga, sementara jadi billionaire harus kerja lembur closing deal. Mungkin sich kalo waktu di dunia seharinya 48 jam, cuma ya susah kalo cuma 24 jam.
Nah inilah pentingnya untuk menyelaraskan Mimpi dan Nilai hidup kita. Contoh,” apa mimpi kamu?”. Jawab: Dokter! atau Jawab: Billionaire. Lalu pertanyaan kedua, apa value kamu: Kalo dokter ya jawabnya seharusnya,” menolong orang.” KLOP! Kalo dia jawabnya ,” menghasilkan duit sebanyak banyaknya.” BIsa BENER2 BAHAYA tu dokter kayak geto. Kalo Billionaire ya jawabnya: dengan modal sekecil kecilnya, menghasilkan hasil yang sebesar2 nya. KLOP juga. Kalo value nya: Mempunyai waktu yang sebanyak2 nya buat rileks dengan keluarga, hmm agak meragukan ya. heheheehe
So Friends, silakan jawab sendiri, apakah My Dream and My Value Aligned?
Facing Your Giant November 5, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Dalam potongan film di Youtube, yang diambil dari film “Facing the Giants” digambarkan kisah dramatis tentang serang pelatih American football yang berusaha memotivasi seorang anak asuhannya, Brock. Diceritakan bagaimana si Brock ini begitu frustrasi dengan prestasi mer-eka yang begitu payah dan yakin timnya tidak akan bisa menang. Untuk meyakinkannya, si pelatih meminta Brock melakukan ‘death crawl’ sambil ditutup matanya. Ia harus mengendong rekannya sambil merangkak sejauh mungkin. Brock sendiri yakin, ia hanya bisa merang-kak sejauh 20 yards. Karena itu, sambil meringis dan mengeluh dirinya tidak mampu, ia masih terus merangkak. Sementara itu, di samping-nya, si pelatih terus memompa semangatnya. Bahkan, ada saat di mana Brock merasa sudah tidak sanggup lagi dan ingin menyerah. Namun, si pelatih masih terus berteriak, memompakan semangat baginya. Sam-pai akhirnya, ketika tenaganya habis dan Brock dipersilakan membuka penutup matanya. Tanpa disadarinya ia telah merangkak sejauh 100 yards atau seluruh lapangan! Film ini menggambarkan dengan bagus suatu kondisi di mana terka-dang kita harus berhadapan dengan raksasa kita. Raksasa-raksasan ini berdiri di antara diri kita bersama mimpi-mimpi kita. Celakanya, banyak di antara kita yang akhirnya dikalahkan oleh raksasa-raksasa ini. Bahkan sebelum mereka sempat bertempur.Tulisan kali ini mengajak kita untuk melihat minimal 3 raksasa yang seringkali menjadi penghalang bagi kita dan wajib harus kita hadapi.
Limiting Beliefs
Raksasa pertama ini memang harus dilewati. Jika tidak, kita tidak pernah tahu di mana kemampuan kita yang sesungguhnya. Contoh pal-ing menarik adalah saat Charles Yeager, seorang test pilot di Amerika yang berhasil melewati batas kecepatan suara di tahun 1947. Saat itu, semua orang percaya bahwa kecepatan suara adalah suatu hal yang mustahil dilewati. Namun, dengan pesawatnya dan keyakinannya, akh-irnya Charles Yeager bisa mematahkan keyakinan berabad-abad bahwa orang tidak mungkin melewati batas kecepatan suara itu. Ia pun mem-buka era supersonik yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Untuk itu, mari kita pikirkan apakah raksasa pertama yang ada di kepala kita sekarang. Ia selalu menunjukkan kepada kita, keterbatasan dan hal-hal yang dianggap kita tidak bisa dilakukan. Dalam hal ini, ma-rilah kita selalu percaya, kalau kita tidak pernah mencoba, kita tidak pernah akan tahu seberapa besar kemampuan yang kita miliki. Inilah raksasa pertama yang harus ditaklukkan.
Goal Distraction
Raksasa kedua adalah raksasa distraksi (distraction) yang selalu berusaha mengaburkan kita dari impian-impian kita. Raksasa ini beru-saha membuat kita terganggu, teralihkan atau pun justru berfokus pada hal-hal lain, selain impian dan cita-cita kita. Raksasa ini selalu memberi-kan kesibukan atau memberikan kita pilihan atau pun kata-kata dalam pikiran kita sehingga kita tidak bisa mewujudkan impian kita. Raksasa ini memberikan kepada kita kalimat seperti, “Kumpulin modal dulu, baru bisa meraih mimpimu”, “Ayo istirahat dulu, kan kamu sudah kerja keras”, “Ayo kamu harus bisa punya kemampuan dan ilmunya, baru kamu bisa jalankan impianmu”, “Kamu terlalu muda. Tunggulah dahulu”. Raksasa-raksasa ini yang membuat kita akhirnya jadi sibuk menunda-nunda dan akhirnya jadi tidak melakukan apa yang direncanakan. Menghadapi raksasa kedua ini, mimpi kita. Tujuan raksasa satu ini memang membuat kita teralihkan sehingga lama-kelamaan kita jadi kehilangan momentum sehingga kita pun kehilangan semangat. Bahkan lupa dengan impian kita. Hati-hati dengan raksasa kedua ini.kita harus tahu manakah yang mer-upakan ‘pengalihan’ dari impian kita sehingga kita jadi memenunda-nunda dan sibuk dengan segala urusan yang lain, selain mengurusi mimpi kita. Tujuan raksasa satu ini memang membuat kita teralihkan sehingga lama-kelamaan kita jadi kehilangan momentum sehingga kita pun kehilangan semangat. Bahkan lupa dengan impian kita. Hati-hati dengan raksasa kedua ini.
Fear
Raksasa ketiga dalam kehidupan kita adalah raksasa ketakutan. Raksasa ini tujuannya cuma satu, yakni menanamkan dalam diri kita ketakutan serta kekhawatiran sehingga kita tidak bisa mewujudkan apa pun. Ketakutan itu membuat kita lumpuh. Salah satu contoh ba-gus adalah tatkala perang urat syaraf yang seringkali berlangsung pada saat-saat menjelang pertandingan besar dalam olah raga. Saat-saat itu, para pelatih atau pemain berusaha menciptakan terror mental yang isinya menakut-nakuti tim yang lebih rendah maupun pribadi yang leb-ih kecil sehingga mereka mengalami proses ketakutan. Ketakutan inilah yang akhirnya membuat mereka tidak mampu tampil secara maksimal karena mareka sudah takut kalah duluan.Tidaklah mengherankan jika banyak orang mengatakan FEAR seba-gai singkatan dari False Evidence Appear Real (bukti-bukti palsu yang tampaknya benar). Atau, dalam kamus saya saya lebih senang meng-gunakan singkatan dari FEAR adalah “Fantasized Experience Appreal Real”, yakni pengalaman fantasi (palsu) yang dianggap kenyataan. Men-gapa demikian? Karena dalam benak dan pikiran kita, kita sudah terlan-jur membayangkan hal-hal yang buruk dan hal itulah yang kita percaya akan terjadi. Justru itulah yang kemudian menjadi ketakutan yang sung-guh membelanggu kita. Marilah pada kesempatan ini kita bangkit, berdiri, dan dengan tekad yang bulat berusaha mengalahkan raksasa-raksasa tersebut. Ingatlah, sebagaimana dalam kisah terkenal yangs seringkali diceritakan pada anak-anak kita soal Daud yang mengalahkan Goliat, si raksasa. Dengan hanya bermodalkan ketapel, Daud yang didukung oleh Tuhan akhirnya bisa mengalahkan raksasa yang luar biasa itu. Maka, marilah kita juga yakin dengan dilandasi doa-doa kita, kita yakin kita bisa mengalahkan berbagai raksasa yang menghalangi kita mencapai impian-impian kita.
By: Anthony Dio Martin
INSPIRING ARTICLE-Learn to live November 5, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Dunia berputar dengan cepat…… secepat kita mengedipkan mata……secepat kita membalikkan telapak tangan…..
Wanderlei Luxemburgo pelatih cerdas, ahli strategi, sangat disanjung pada awal kedatangannya ke Real Madrid …… tak disangka-sangka enam bulan kemudian dipecat dengan caci maki….. pulang ke Brasil hanya membawa satu tas….baju kotor…. karena tak mampu bayar binatu di Madrid ……
Titus…… Pangeran Romawi yang gagah berani, thn. 70 masehi, dia hancurkan kebudayaan Yahudi…. enam bulan kemudian mati oleh sipilis karena seleranya tak hanya pada wanita??…. ..
John Barxton….. . Akhirnya mengemis pada Bill Gates mohon pekerjaan bagi anaknya….. .. Bill Gates orang yang dia pecat enam tahun lalu dari perusahaannya saat Bill Gates tak sengaja menyenggol dengan tongkat mobil dinasnya (Bill Gates saat itu memakai tongkat untuk berjalan) …..
Marie Goretti kepala biara karmel prancis merasa tak percaya kalau Claudia Suzzane diminta untuk memimpin Ordo Biarawati tersebut di seluruh dunia termasuk Prancis….. . Claudia Suzzane enam tahun lalu adalah biarawati muda yang dia rekomendasikan untuk di”buang” ke Mesir dan melewati hidupnya di biara gurun pasir dengan iklim yang keras karena bertentangan dengan dirinya….. Marie Goretti, tadi pagi dalam Misa Pelantikan Claudia, mencium tangan Claudia sebagai tanda hormat
pada pimpinan tertinggi Ordo tersebut…. Claudia masih tetap tersenyum dengan murah hati seperti saat dia meninggalkan Prancis dan meminta Marie Goretti untuk tidak mencium tangannya… .. Marie Gorretti hanya bisa menitikkan airmata haru..
Willy sangat berterimakasih pada Sarno, pagi tadi Sarno menyelamatkan nyawa anaknya Caecil dengan membawanya ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi, anaknya ditabrak lari sepeda motor saat akan menyebrang dekat TK tempatnya bersekolah, saat itu Sarno kebetulan melintas dan segera menolongnya, jika terlambat saja, maka Caecil akan lumpuh dan kehilangan daya ingatnya, atau bahkan meninggal… … Sarno, mantan Office Boy di kantor Willy, saat itu
Manusia bisa berkehendak dan bertindak, tapi Tuhan punya rencanaNYA.Enam tahun? Enam bulan? Enam pekan? Enam hari? Enam Jam? Enam menit? Enam detik? ……….. secepat apakah DIA akan membalikkan anda jika anda tak tahu diri?
“Semoga kita termasuk orang – orang yang bersyukur atas yang diberikanNya. ….”
Buka Mata Buka Telinga September 28, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Pengalaman Pribadi:
Saya bersekolah di salah satu universitas yang terletak nun jauh di negeri yang namanya Kanada. Saya gak pernah punya planning untuk sekolah jauh2. Dulu orang tua saya menginginkan saya untuk sekolah di perguruan tinggi negeri seperti UI. Dan kalo ke luar negeri pun bukan Kanada, yang notabene 18 jam perjalanan pesawat. Mau tau ceritanya gimana bisa sampe situ, lucu sekali. Suatu hari pada saat saya masi kecil, saya pergi ke dokter gigi. Pas lagi duduk2, ada majalah dari CEC ( Canadian Education Centre). Daripada gak ada kerjaan, ya udah buka2 aja, eh dalamnya ada review soal uni saya. Saya liat,” iih lambangnya paling keren,”. Tapi sesudah itu, saya tutup lagi.
Keesokan harinya, saya ke sekolah. Tiba2 ada salah satu temen saya yang agak nyolot teriak2,” wah gua ma di uni apapun juga pasti diterima, kalo di USA, gua bisa masuk uni XXX, cuma kalo di Kanada, pasti Uni YYY, pasti mau terima saya.” Eh nama uni yang dia sebut itu yang kemaren saya baca. Singkat cerita, sudah hampir 5 tahun berlalu dan saya ternyata sudah hampir memegang ijazah dari uni ini.
Lain cerita:
Saya di Kanada pengen banget bekerja. Cuma disini pada awal2 nya kerjaan sulit. Saya pergi ke pameran karir, yang berisi company2 yang membuka lowongan. Dari company gede ampe yang paling kecil. Susunan booth dari company2 itu diatur sedemikian rupa, sehingga company2 kecil letaknya di lingkar luar, company lebih gede di lingkar dalam, dan company paling gede yang merupakan sponsor utama di titik pusat (center) ruangan. Karena saya gak ada pengalaman, saya datangi satu2 company kecil di lingkar luar, lalu ke lingkar tengah, dan saya gak ada sama sekali pikiran datengin company sponsor. Terlalu mustahil lah buat saya. Saya akhirnya memutuskan pulang. Pada saat saya udah di pintu keluar, tiba2 terbersit dalam pikiran, datengin aja lah sponsor utama, sayang!! Akhirnya saya datang dan tanya2 disitu, kenalan ama orang2 nya segala. Pulang saya melamar kerja ke semua company, dari yang kecil ampe yang gede. Anehnya terima cuma satu panggilan, which is company sponsor. Akhirnya saya kerja di company sponsor itu, yang notabene paling gede. Dan saya gak even dapet interview dari 100 company kecil lainnya. Aneh kan??
Saya banyak lagi dapet berkat2 yang awalnya berasal dari kebetulan dan hal2 yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Coba imagine, kalo saya gak duduk di ruang dokter gigi pada hari itu, besoknya temen saya gak teriak2 di kelas, mungkin saya gak sekolah di sini skrg. Coba kalo saya gak memberanikan diri dateng ke booth paling gede di tengah, saya mungkin gak ada pengalaman kerja ampe skrg. Kadang dalam hidup kita ini, kita boleh planning A-Z, sedetil2 nya. Cuma satu hal yang amat sangat penting,’ BUKA MATA BUKA TELINGA.” Lihat sekeliling, baca situasi, liat kesempatan. Karena kita bukan yang paling tahu.
Ada 2 alasan kenapa orang suka tidak dapet peluang:
1. Buta alias emang gak bisa liat kesempatan. Wah ini sich kasian amat. Perlu dilatih kalo ini untuk buka mata buka telinga
2. Terlalu menganggap dirinya udah tau semua, jadi filter out semua informasi yang menurut dia gak relevan, gak penting. Padahal siapa tahu didalam informasi2 yang dia dapet, ada yang berguna dan bahkan bisa bawa orang itu lebih besar daripada dia sekarang.
Friends, dalam hidup ini, berapa banyak informasi berseliweran di sekeliling kita dalam satu hari. Dalam satu jam bahkan, ada BANYAK sekali. Beberapa informasi bersifat langsung, tapi ada juga beberapa informasi yang sifatnya membuka jalan untuk informasi yang lebih besar. Kata kunci buat kita semua hari ini,” BUKA MATA BUKA TELINGA.” Salam sukses
Alkisah Sang Kutu September 20, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.add a comment
Di dunia ini, juara lompat tinggi yang paling tinggi ternyata bukannya Andrei Silnov, juara Olympic lompat tinggi Beijing 2008. Bukan juga Germaine Mason ataupun Tia Hellebauttia, Silver Medalist and Women Gold Medalist Beijing 2008. Hebatnya lagi dari spesies homo sapiens kalo pake nama latin, melainkan Philaenus spumarius, atau yang diprediksi dalam Bahasa Indonesia cukup dikenal dengan nama kutu loncat.
Philaenus spumarius atau SpittleBug, menurut penelitian terbaru University of Cambridge, mampu melompat setinggi 70 cm. Heh, koq pendek ya? Yang jadi masalah ada panjang badannya hanya 6 mm, atau sepanjang penghapus di ujung pensil. Kalo itu ditransform sebagai manusia, bandingannya adalah seorang manusia yang mampu melompat setinggi 210 m, nah sementara rekor dunia lompat tinggi saat ini aja cuma 2,4 cm.
Nah ceritanya ni, si kutu loncat suatu hari dimasukkan ke dalam kotak korek api. Sepanjang hari dia lompat lompat, tapi ya tingginya cuma setinggi kotak korek api, karena mentok. Setelah beberapa lama di masukkan dalam kotak korek api, kutu ini boleh keluar lagi. Apa yang terjadi?? Secara mengejutkan, saat dia udah di dunia nyata, eh si kutu lompatnya ternyata cuma setinggi kotak korek api, padahal dia udah di luar. Apa moral cerita ini?
Berapa sering kita “menilai” diri kita sendiri hanya sanggup melompat, mencapai, meraih, menggapai sesuatu yang hanya setinggi kotakkorek api. Berapa sering saat anda “dimasukkan” ke dalam kotak korek api, atau terlalu lama berada di kotak korek api, anda beranggapan bahwa kotak korek api lah limit anda, batas anda.
Friends, apa yang menjadi kotak korek api anda? Apa yang menjadi penghalang bagi anda? Orang orang di sekeliling anda bilang anda gak mampu, bos bilang anda goblok, guru bilang anda gak becus, orang tua bilang anda gak ada harapan masa depan, teman bilang anda payah?? Pertanyaan saya adalah, apa anda ingin tetap hidup dalam kotak korek api anda, atau anda kembali ke kodrat anda, yang mampu melompat 200x panjang badan anda.
The real secret of success is BELIEVE that you will be success. If you cannot see it, you won’t reach it!! You are only as big as your mind. Kalo anda percaya bahwa anda mampu melompat tinggi, melampaui masalah anda, mengatasi setiap perkataan negatif dalam hidup anda, mengikis semua masa lalu pahit dan kegagalan masa silam, melompat tinggi dan menggapai mimpi anda dengan hati yang terbuka, 100% sukses itu akan MENGEJAR anda. Semua berawal dari MINDSET!
Salam Sukses
Khusus buat Pelajar, Mahasiswa dan Career Starter!! September 9, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.3 comments
Pada masa masa akhir sekolah saya ini, banyak teman teman yang mengeluh pada saya. Hebatnya, masalah2 nya kebanyakan sama aja, dan inilah yang saya coba ingin bahas dalam blog post kali ini. Masalahnya saya yakin, banyak kawan kawan yang pasti mengalami masalah yang sama dan saya ingin memberi pencerahan ini pada kawan kawan sekalian.
Ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan ke saya:
“Seberapa pentingkah nilai tinggi dan universitas yang ternama untuk memastikan masa depan?? Apakah itu tolak ukurnya keberhasilan? Apakah itu menjamin keberhasilan?”
Beberapa malah bilangnya lebih hebat lagi:
” Lu enak lulus dari Uni X, dengan Major Y , dari negara Z lagi!! Gimana gua?? **
Waduh, ini jelas jelas pandangan yang salah. Kawan saya beri tahu ya suatu kenyataan yang sangat nendang:
Keberhasilan anda hanya satu faktor yang menentukan: ANDA SENDIRI!!!!
Itu gak tergantung sama uni anda, IP (GPA) anda ataupun negara mana anda sekolah. Tapi bagaimana caranya?? Saya kasi sebab2 nya yang saya sudah amati selama ini. Ada 2 tipe pelajar. Saya menamakannya: Pelajar nilai tinggi dan pelajar beneran. Ini ciri2nya:
Pelajar nilai tinggi: adalah pelajar yang mengejar nilai tinggi. Mereka menghapal, biasanya diktat atau catatan guru, dengan alasan ingin mendapat nilai tinggi. Mereka bukan belajar untuk mengerti, mereka belajar untuk nge-skor nilai ulangan tinggi. Mereka bakal bener2 memperhatikan even kotak kotak di ujung buku teks yang isinya cuma fakta gak jelas karena tau guru bakal keluarin itu di ujian. Surprisingly enough, sistem pelajaran di negara2 Barat tempat saya bersekolah pun, terjebak dalam hal ini. Guru2 memberikan pilihan ganda dimana yang diujikan bukannya pengertian terhadap materi, tetapi malah menguji hebatnya murid memperhatikan fakta fakta kecil yang terlepas, misalnya tulisan tulisan kecil di ujung text book. Akibatnya murid murid bukan belajar buat mengerti tapi belajar untuk nge-skor ulangan. Mereka bakal belajar dengan menghafalkan pattern guru, gaya2 guru keluarin soal, bahkan pattern guru nentuin jawaban pilihan ganda. Contoh, ni guru pasti 1-6: aa bb cc
Pelajar beneran: Surprisingly nilai nya kadang gak tinggi. Mereka belajar buat mengerti. Mereka bacain text book, bukan diktat atau class note doank. Biasanya mereka kalo diperhadapkan dengan soal soal ulangan yang pilihan ganda, yang nyelip nyelip jawabannya di catatan, mungkin kalah nilai. Tapi kalo ditanya, bagaimana urusan pelajaran ini diterapkan dalam dunia sehari hari, ini lah bedanya!! Tapi inilah gunanya belajar bukan? Terapkan dalam kehidupan sehari hari!!
Nah apa akibatnya? Ini akibatnya:
Pelajar pelajar beneran kadang kadang malah gak bisa score tinggi dan kelihatannya under achieve. Pelajar pelajar nilai tinggi bisa nge-score tinggi dan malah di hire sama perusahaan. Kalo pelajar2 beneran nya jadi stress, koq ak kayaknya gak bisa dapet nilai tinggi ya, gak masuk masuk uni, atau kelihatannya bego, mereka mengganti gaya belajar mereka, MALAH KACAU SEMUANYA? Potensialnya gak akan terlihat, dan ini malah MEMATIKAN MEREKA. Kalo anda merasa dirin anda pelajar tipe ini, satu hal buat anda, ANDA GAK SALAH!! Jangan biarkan nilai yang hanya diberikan oleh sebuah institusi oleh seorang manusia di selembar kertas menentukan nilai anda. Karena satu hal anda harus sadari,” medan perang yang sebenarnya bukan di ijazah, tapi di marketplace.” Anda akan liat bahwa orang orang kayak anda akan SANGAT BERHASIL di marketplace!! Anda gak butuh uni bagus, nilai bagus, sebaliknya, anda adalah orang yang street smart!
Coba anda bayangkan situasi ini:
Anda adalah seorang pemilik dealer mobil dan ingin merekrut personnel baru buat perusahaan anda. Ada 2 orang yang melamar. Saat anda menanyakan, kenapa saya harus rekrut anda, ini jawabannya. Orang pertama bilang,” saya lulus dari uni X dengan nilai 4.0 out of 4.0, saya cakap dalam strategi pasar dan managemen karena saya pernah ambil pelajaran itu di uni saya dengan nilai 4.0 pada masing2 pelajaran.
Orang kedua bilang, saya lulus dari uni y (lbih kalah dari uni x) dengan nilai 2.9 out of 4. Saya belajar juga strategi pasar dan managemen. Saya mengerti bahwa industri mobil saat ini sedang mengalami resesi. Pasar Mitsubishi di Indonesia turun market cap nya 20% dan Honda serta Toyota sedang membidik segmen yang baru di Jenis SUV.
Pertanyaan saya,” MANA YANG ANDA AKAN REKRUT??? Kalo anda pebisnis yang waras pasti bilang, yang kedua, karena dia lebih mengerti industri ini. Orang tidak beli anda karena ijazah anda, nama uni anda, orang beli ANDA!! Konsep ini yang harus dimengerti, orang beli apapun yang ada di otak anda!!
Jadi kalo anda berasa lulusan uni bagus dan nilai adalah segalanya, wah pikir dulu dech! Saya tidak menentang belajar keras dan nilai bagus. Sama sekali tidak. Cuma banyak orang salah kaprah dan tidak mengerti konsep ini, uni bagus dan nilai bagus didewa dewa kan. Lebih hebatnya lagi, major aja bisa jadi urusan. Gak masuk insinyur, cuma masuk ilmu alam terapan, sedihnya kayak dunia runtuh!! Saya kadang mau ketawa juga gak enak, mau sedih juga gak bisa, kadang tiap kali saya bilang hal di atas, orang malah balesnya, ** ( lihat tanda bintang dua di atas).
Ingat kawan, MARKET PLACE adalah medan perang sesungguhnya. Invest di semua hal yang bisa memberi anda peluang di market place. Mau gambaran lebih jelas, ni saya kasi. Anda sekolah di UI accounting, dengan IP 4.0 pada tahun 2007. Ada berapa banyak lulusan yang lulus sama anda di aula pada hari itu dengan lulusan accounting, dan IP bervariasi. Mau lbh gila lagi? Berapa banyak yang lulus di Untar, Trisakti, Esa Unggul, UKI, Atmajaya. Kalo yang membedakan kalian hanyalah IP, gimana cara kalian stand out?? Industry knowlege, pengertian anda terhadap pasar dan marketplace lah yang membuat anda 100, 200, 300 kali lebih unggul dibandingkan rekan rekan sejawat anda. Yang kadang anda harus mengorbankan nilai sekolah anda, atau IP anda untuk mendapat pengetahuan ini dari baca koran sampe kerja praktek!
Salam Sukses!!
Iceberg Model of Competency September 7, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far

Coba perhatikan gambar di atas! Ini disebut dengan Iceberg Model of Competency. Pernah nonton film Titanic? Tau gunung es yang ditabrak oleh Kapal Titanic. Gede khan?? Nah tahukah teman teman bahwa gunung es yang hanya muncul di permukaan itu, hanya sebagian kecil dari total besar gunung es yang ada. Dengan kata lain, bagian bawah dari gunung es itu JAUH LEBIH BESAR daripada apa yang nampak di permukaan.
Nah, kali ini saya akan menjelaskan Iceberg Model of Competency. Iceberg Model terdiri dari 6 hal yang melambangkan faktor faktor yang menjelaskan sebuah skill atau kemampuan. Saya akan urutkan dari bawah ke atas.
1. Paling bawah adalah Values/ Beliefs (Nilai dan Kepercayaan). Ini mencakup hal hal yang paling mendasari semua perilaku kita. Tanpa sadar, apapun nilai dan kepercayaan kita, inilah yang paling mengatur seluruh perilaku kita yang nampak. Jika diliat dari luas icebergnya, ini adalah hal yang paling luas, yang artinya bahwa sebagian besar dari semua perilaku kita ditentukan oleh hal ini. Kepercayaan dan nilai nilai hidup kalian berpengaruh SANGAT besar terhadap bagaimana kita bertindak dan berpikir dalam hidup. Mau tahu suatu hal, ini bagian yang paling susah diubah!!
2. Attitude ( Sikap), adalah hasil dari nilai dan kepercayaan. Perlu disadari bahwa di iceberg model ini, sesuatu yang di atas adalah produk dari hal dibawahnya. Sikap melambangkan bagaimana posisi hati kita terhadap suatu masalah atau suatu keadaan yang berasal dari point of view kita terhadap sesuatu. Darimana datang nya point of view? No 1
3. Nilai, kepercayaan dan sikap kita akan mempengaruhi motivasi kita. Aku rasa ini sangat jelas. Seperti kata Donald Trump, ” Without Passion there is no Energy, without Energy there is nothing.” ( Tanpa hasrat tidak akan ada energy / motivasi, tanpa motivasi tidak ada apapun yang bisa dihasilkan.) Hasrat juga berasal dari No 1 dan 2
4 dan 5. Skills and Knowledge, adalah produk dari no 1, 2 dan 3. Values, Beliefs, Attitude dan Motivasi merupakan suatu yang bersifat inner ( dalam diri). Pada tahap 4 dan 5 ini, skills dan knowledge berbicara mengenai transisi dari inner ke outer. Kepandaian dan pengetahuan kita semua bersumber dari dalam diri kita yaitu 1, 2, dan 3.
6. Paling terakhir, paling atas, dan paling terlihat adalah Behavior ( Tindak Tanduk). Mari saya langsung beri contoh:
Ada orang malas. Itu adalah tindak tanduknya/ behaviornya. Itu adalah hal yang terlihat. Tapi mari kita telaah lagi, possible explanation untuk sikap malasnya. Saya akan mencoba merekonstruksi ini dari no 1.
Values dan Belief: Orang ini percaya bahwa uang datang dengan mudah. Kerja keras tidak penting. Yang penting dalah hoki dan kemujuran.
Sikap/ Attitude: Karena kepercayaan di atas, sikap hatinya adalah bersantai santai. Tanpa susah, kekayaan pasti datang koq!
Motivasi: Nah karena dua hal di atas, motivasi orang ini adalah bermalas malasan. Kunci hidup sukses adalah nikmati hidup selagi bisa!
Skills and Knowledge: Pasti orang ini bergaul dengan orang orang malas, menimba ilmunya orang orang malas seperti ” bagaimana menghabiskan duit 50 juta rupiah dalam satu hari” atau ” bagaimana mendapat duit cepat lewat kasino”. Ini adalah skill skill dan knowledge yang ditimba oleh orang ini.
Akibatnya apa yang terlihat di no 6? Perilakunya adalah MALAS!!!
Moral:
Model ini menjelaskan bahwa semua hal yang kita lakukan, semua perilaku yang tampak dari luar, semua bersumber sangat jauh ke dalam. Kalo kalian ingin membenarkan perilaku kalian, gak bisa benerin apa yang keliatan doank. Telaah lagi sampai dalam, dan beresin yang di dalam. Kuncinya adalah beresin yang paling bawah, yang atas ikut dengan sendirinya!!
Kalo kalian ingin jadi solusi buat lingkungan, liat orang2 malas, rendah diri, atau sombong, betulin mereka punya bawahnya!! Berapa sering kita liat orang gak tau sopan santun, yang kita serang adalah atasnya: Pasti ini orang gak pernah diajar sopan santun ama bokapnya ( Knowledge), atau pasti ini orang gak pernah belajar tata krama ( Skill), siapa tau dia punya nilai nilai dan kepercayaan yang salah, yang tidak diperbaiki dari kecil! Mau terbeban betulin orang, betulin dulu bawahnya!!! Tanamkan nilai nilai pada orang itu, atasnya pasi ikut semua. Buat kalian yang punya sifat jelek, mau ubah? Telaah dulu sampe bawah, betulin dulu valuesnya, semua pasti ikut!!
Ayo kawan, jangan kita suka cela orang lebih dulu! Mau jadi solusi buat lingkungan?? benarkan dulu diri sendiri dan orang orang di sekitar kita. Caranya? Tanamkan nilai nilai yang baik. Injeksi kepalanya dan hatinya dengan nilai nilai yang membangun. Kikis semua nilai nilai yang salah. Kenapa dari tadi saya bilang nilai, soalnya kita manusia hidup karena NILAI. Apa yang dipegang dan menjadi panduan hidup orang? Lagi lagi NILAI. Salah atau benarnya perilaku itu orang tergantung NILAI yang dianutnya. Jadi, selamat menjadi orang BERNILAI!!!
Catatan Seorang Pramugari September 7, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.
Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.
Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.
Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya, pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat. Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketika melewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.
Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.
Baca Cerita Lengkapnya di http://youth-dna.blogspot.com/2008/09/catatan-khusus-seorang-pramugari.html. Tuhan Memberkati!!
Stretch Yourself!! September 7, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.2 comments
This is my story:”
Saya selama ini menyetir mobil Mazda Protege ‘03, dan maksimum saya bisa menyetir selama ini adalah 120 km/jam. Saya selalu berpikir, ini adalah maksimum kecepatan yang dapat saya tempuh. Pada suatu ketika, ada sebuah Lexus IS 350 yang menyelip mobil saya dengan kecepatan kira kira 160km/jam. Dipicu oleh kegeraman, saya langsung memutuskan untuk mengejar mobil tersebut, hanya dengan tujuan ingin membalas mobil tersebut. Tanpa sadar, saya menguntit mobil tersebut, sudah 30 menit saya berjalan dengan kecepatan 160 km/ jam. Saya tidak pernah berpikir saya akan berjalan dengan kecepatan tersebut. Saya tidak pernah mengetahui bahwa saya MAMPU mengemudi secepat itu”
Moral:
Berapa kali kita di hidup kita suka sekali berkata,” Saya tidak mampu.” atau ” Saya tidak akan bisa” atau ” Itu terlalu hebat buat saya” atau ” Mimpi saya tidak terlalu besar, yang biasa biasa aja cukup.” The fact is,” You never know until you stretch yourself!!” Dalam hidup ini, You are only as big, as good, as proficient, as high, as rich, AS YOU THINK!!! You will never surpass your imagination!!
Kadang kita suka sekali set our goal, sometimes terlalu rendah. Kalo ditanya, alasannya, biar kalo gak tercapai gak sakit hati. Apa ini hidup yang kalian inginkan?? Hidup “cukup” kah yang kalian inginkan? Berapa banyak mimpi mimpi besar dan masa depan yang super cerah yang bisa andai capai, semua hilang hanya karena anda tidak mempercayai bahwa anda bisa mencapainya. Berapa sering kemampuan anda terkubur, atau tidak maksimal, hanya karena anda tidak tahu bahwa anda punya kemampuan untuk menggapainya. Hanya karena anda set mimpi anda terlalu kecil, anda hidup dibawah yang seharusnya anda mampu raih?
Kawan, stretch yourself!! Jangan mau hidup under achieve, YOU CAN DO ANYTHING YOU WANT IF AND ONLY IF YOU BELIEVE IT!!! If you SEE it, you will MAKE it. No matter what your condition right now, kaya, miskin, tua, muda, wanita, pria, You are only as good as you think. Stretch yourself and you will amaze how well yourself doing something that you even never think of!!
Teori Multiple Intelligence August 28, 2008
Posted by ivanlukather in Success Strategy.2 comments
Masih dalam topik strategi sukses, kali ini saya ingin mengetengahkan topik yang cukup mind-blowing buat masyarakat kita. Menyinggung kembali ke urusan kemarin, mengenai gap yang terjadi antara profesi profesi tradisional ( dokter, insinyur), dengan profesi profesi yang bersifat artistik ( perangkai bunga, perancang busana), apa solusinya? Apakah ada konsep yang tepat yang menjelaskan tentang perbedaan itu? Ini penjelasannya:
Howard Gardner, professor pendidikan dari Harvard University, menciptakan konsep Multiple Intelligence pada tahun 1983. Dia merasa bahwa konsep intelijensia yang diukur oleh IQ test adalah terlalu sempit. Menurut Gardner, ada 8 kepintaran/ intelijensia yang dapat dimiliki manusia:
1. Kepintaran Linguistic ( Bahasa): Pernah liat orang yang belajar bahasa kayaknya cepat banget, menguasai bahasa, sampe aksen2 nya pun bisa lancar, kadang bisa lebih dari 2 bahasa, bisa 3, 4 bahkan 5.
2. Kepintaran logika/ numerik: Ini yang paling umum. Jago matematika atau hal2 yang menggunakan logika
3. Kepintaran Spasial: Kemampuan melihat gambar dan ruang dengan hebat.
4. Kepintaran Musik: Mozart, Bach, Paul Gilbert, Tohpati sampe Yovie Widiyanto
5. Kepintaran Interpersonal: Jago ngomong and public speaking. Dari Tung Desem Waringin sampe John C. Maxwell
6. Kepintaran Kinestetis: Dari atlet sampe penari, semua yang membutuhkan gerakan tubuh
7. Kepintaran Intrapersonal: Salah satu yang paling unik. Kepintaran dimana anda mengetahui siapa diri anda, apa kelebihan dan kekurangan anda, serta mampu menggunakan kemampuan anda dengan tepat guna dalam semua situasi
8. Kepintaran naturalistic: Kepintaran terhadap alam dan lingkungan sekitar.
Mau tahu sayangnya? Di Indonesia, dimana IQ test masi merupakan standar intelejensia dan kepintaran, hanya 2 kepintaran teratas yang dianggap bernilai!! Dari sejak kita kecil, bahkan sistem pelajaran sekolah kita dari SD, SMP, SMA, semuanya lebih fokus pada kepintaran bahasa dan matematika. Bahkan parahnya, berapa sering sistem pendidikan kita memberi label anak2 yang tidak pintar 2 hal diatas sebagai anak bodoh, underachiever, dan perlu pendidikan khusus. Bahkan dari segi gaji, pendapatan dan kompensasi nya pun, bidang2 pekerjaan yang memerlukan 2 kepintaran di atas mendapat perlakuan yang di anak emas kan. Pada ujung2 nya, generasi muda kita terbentuk menjadi generasi yang fake. Berusaha setengah mati untuk menjadi orang yang bukan dirinya, hanya karena mereka tertekan dengan ekspektasi society.
Mau lebih ekstrim lagi? Berapa banyak anak2 kita yang merasa stress dengan sistem pendidikan yang skrg diterapkan. Belajar dari buku cetak, ikut ulangan pilihan ganda, dan ujung2 nya kepintaran mereka hanyalah dinilai dari sebuah angka yang diberikan oleh guru. Angka itu menjadi hidup mati mereka, angka itu bisa menaikkan harkat martabat mereka, mengangkat reputasi mereka atau justru memberi label ” perlu bimbingan khusus remedial” pada mereka.
Iseng2 aja, coba terapkan teori Multiple Intelligence saat mengajar. Contoh: saat mengajar hukum penawaran dan permintaan pada pelajaran ekonomi, pelajaran dapat diberikan dengan membaca buku cetak ( linguistic) atau belajar rumus rumus keseimbangan pasar ( logika/ matematika), atau melihat grafik yang menjelaskan hubungan penawaran dan pendapatan ( spasial). Dapat juga belajar dengan mengamati penerapan penawaran dan permintaan di pasar Tanah Abang atau Senen ( naturalist) atau berbincang bincang dengan ahli ekonomi dari Bursa Efek Jakarta ( Interpersonal). Selain itu, bisa juga memperbandingkan hukum penawaran dan permintaan dengan hukum kesehatan tubuh, saat kita makan banyak ( penawaran tinggi), badan kita tidak akan merasa lapar ( permintaan akan makanan turun) ( kinestetis dan intrapersonal). Atau bisa juga buat lagu yang berhubungan dengan Penawaran dan Permintaan, seperti Its all bout the money nya Meja ( musical), well gak nyambung sich, cuma ngerti kan maksudnya!!
Berapa banyak lagi talenta talenta berbakat harus hilang gara gara mereka hidup dalam keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan talenta mereka? Ayo kawan, bagi yang punya kepintaran lain selain 2 teratas, gak perlu minder. Kamu punya kelebihan yang tidak dimiliki orang lain. Maksimalkan kemampuan kamu terus dan tetap melangkah maju. Buat yang pinternya matematis atau bahasa, lu gak lebih pinter daripada temen temen lu yang jago bola, jago piano, atau bahkan jago pidato, walau mereka punya nilai mafia mereka cuma 60. Hargai mereka buat kemampuan mereka karena pada hakikatnya, mereka tetap punya kepintarannya sendiri. Kalo lu berpikiran mereka kalah pinter sama lu, itu artinya lu gak tau apa2 dan parahnya lagi, lu adalah korban ke salah kaprahan society ini. Salam sukses
Menentukan Arah Hidup August 27, 2008
Posted by ivanlukather in Success Strategy.2 comments
Stadion Senayan, 28 Agustus 20xx
Brazil v.s Indonesia
Menurut anda, siapa yang menang? Kalo menurut saya, Indonesia pasti yang menang. Walau pertandingan sangat mungkin lebih dari 120 menit pun, pada ujungnya Indonesia tidak mungkin kalah. Mau tahu kenapa? soalnya Indonesia tidak ada gawang!!!!
Lucu sich lawakan di atas. Bahkan mungkin anda berpikir koq ini anekdot jayus amat sich. Tapi apakah moral cerita di atas? TANPA GOAL ANDA GAK KEMANA MANA. Anda boleh jagoan bola sedunia, punya team isinya Ronaldinho, Kaka dan Robinho. Cuma kalo Indonesia gak ada gawangnya, mereka mau tendang kemanapun, heel shoot sehebat apapun, mau sampe goreng bola ala iklan Airport 1998 pun, gak bakal menang juga, karena gak ada arahnya!!
Seberapa sering kita hidup tanpa tujuan. Kalo saya tanya 5 tahun lagi anda mau kemana, 10 tahun lagi anda dimana, kalo anda punya jawabannya: Bagus. Kalo gak punya?? Wah itu bisa perkara besar jadinya. Menentukan visi sama halnya seperti melihat. Ini HUKUMNYA: KALO ANDA TIDAK BISA MELIHAT ITU, ANDA TIDAK AKAN MENCAPAI ITU.
Contoh: Anda terkurung dalam ruang gelap, dan anda butuh keluar kalo tidak ada monster yang mengincar anda. Anda tidak akan mungkin keluar, kalo anda TIDAK LIHAT PINTUNYA!! Saat anda even tidak bisa melihat arah tujuan anda, anda gak akan kemana mana.
Prinsip ini sebenarnya bisa dikembangkan menjadi lebih hebat lagi. ANDA HANYA AKAN SEJAUH ANDA MELIHAT. Kalo saya kasi pertanyaan seperti ini: Berapa duit di account bank anda 5 tahun lagi:
a. 50 juta rupiah b. 500 juta rupiah c. 5 milliar d. 5 trilliun
Terserah anda mau jawab apa, cuma saya pastikan yang mana anda pilih, sebanyak itulah duit di account bank anda 5 tahun lagi. Kenapa? karena itulah limit yang anda tetapkan buat diri anda. Sejauh itulah usaha yang anda akan berikan untuk mencapai itu. Usaha 50 juta jelas beda dengan usaha 5 trilliun.
Saat menentukan goal, tentukan Short term dan Long Term nya. Buat action plan, yaitu langkah2 yang anda rencanakan buat mewujudkan goal anda. Dipecah2 aja jadi jelas, Dan terakhir, jangan lupa tentukan KPI ( Key Performance Indicatornya) yaitu tanda kesuksesan anda. Saya beri contoh:
Anda ingin sukses dalam membuka toko bakmi. Langkah:
1. Tentukan Short Term Goal: Bisa buat bakmi, perlengkapan masak dan meja serta tempat duduk dan menu tersedia.
2. Tentukan long Term Goal: Masukin Toko Bakmi di Internet, menyaingi Bakmi GM
3. Action plan (Short Term): Senen: Beli bakmi belum masak di pasar, Selasa: beli perlengkapan masak di Carrefour, Rabu: Beli kursi baso dan meja di tukang kayu, Kamis: Pergi cetak menu di tukang printing
4. Tentukan KPI: misal saya mengukur usaha sukses saya kalo dalam setahun saya sukses menjual 10,000 mangkuk bakmi.
Jangan lupa juga, membuat goal harus SMART: Specific, Measurable, Achievable, Result, Timeframe
Kembali ke toko bakmi: SMART goal
Specific: Bisa buat bakmi. SPESIFIK, bukan bisa buat bakmi, bihun, bakmoy, ngalor ngidul kemana2
Measurable: Dapat diukur, anda dinyatakan sukses buat bakmi jika bakmi nya sudah berasa seperti bakmi GM. Rasa Bakmi GM itu ukurannya. Kalo belum berasa kayak geto, goalnya belum tercapai
Achievable: Bisa buat bakmi satu mangkok: Achievable. Bisa buat bakmi sebanyak 500,000 mangkok dalam satu hari sendiri, mungkin gak??!!
Result: Berorientasi pada hasil.
Timeframe: Ada batas waktunya. Bisa buat bakmi setelah berlatih selama satu hari Senen. itu bener! Bisa buat bakmi, sampe bisa lah gak peduli kapan bisa nya, mau 2 hari , 3 hari , seminggu. WADUUUHH!!!
Jadi rangkuman:
1. Tentukan arah hidup anda. Tanya pada diri sendiri, 5 tahun sampe 10 tahun lagi gua mau jadi apa?
2. Set short term dan long term goal. Lalu buat action plannya. Jangan lupa Goal harus SMART
3. Tentukan juga KPI nya
4. LIHAT goal anda, visualisasikan sukses anda setiap hari.
5. Saat anda mencapai tujuan, EVALUASI!! Kalo gagal, perbaiki. Kalo sukses: Buat yang baru yang lebih gede!!
Salam Sukses!!
Hidup Dengan Kekuatan August 27, 2008
Posted by ivanlukather in Success Strategy.Tags: sukses
2 comments
Dalam dunia maya, setiap orang pasti sukses. Tapi pada kenyataannya, tidak semua orang sukses. Saya sangat percaya bahwa setiap manusia diciptakan untuk mencapai kesuksesan. Saya sangat tidak percaya bahwa kita diciptakan Yang Maha Kuasa untuk hidup selama berpuluh puluh tahun tanpa maksud tertentu atau lebih parah lagi, untuk menjadi gagal. Pada realitanya, tidak semua orang sukses bukan?
Saya meneliti berbagai faktor dan alasan, mengapa di dunia ini terjadi perbedaan? Ada yang sukses, sangat hebat suksesnya. Tapi yang gagal, benar2 malang dan merana. Ada suatu anomali, dimana yang sukses makin sukses, dan yang gagal, tetap aja biasa2 aja bahkan tambah gagal. Saya akan beberkan beberapa rahasia sukses yang merupakan bagian dari “research” mendalam saya yang saya tekuni akhir2 ini. Melalui post di blog saya ini, saya akan secara berkala membahas faktor2 utama, mengapa orang bisa sukses, dan mengapa orang bisa gagal.
Banyak orang tidak tahu bahwa salah satu syarat utama buat sukses adalah: ……………………………………..
1…………., 2……………….,3………………………….
” HIDUP LAH DENGAN KEKUATAN MU”
Setiap orang di dunia dilimpahi atau diberkati dengan kekuatan dari Yang Maha Kuasa, yang sifatnya amat disayangkan BERBEDA BEDA. Ada yang hebat dalam menari, menggambar, olahraga, matematika, dan lain lain. Tapi tahukah saudara saudara bahwa banyak orang TIDAK MEMILIH untuk hidup dalam kekuatannya. Mungkin mereka tidak tahu pasti apa talentanya, tapi jangan terkejut bahwa banyak orang SECARA SADAR memilih untuk hidup tidak sesuai dengan talentanya.
Kita hidup dalam masyarakat yang heterogen. Di dunia ini, cuma ada 2 hal, DIPENGARUHI atau MEMPENGARUHI. Saya akan jelaskan kenapa banyak orang tidak hidup dalam kekuatannya. Salah satu alasan paling sering saya lihat mengapa orang tidak hidup dalam kekuatannnya adalah “FAKTOR LINGKUNGAN”. Sangatlah disayangkan, lingkungan atau masyarakat sangat suka menetapkan norma norma yang mendikte apa sukses menurut mereka. Bagi kebanyakan orang yang hidupnya DIPENGARUHI oleh lingkungan, akan secara tidak sadar mengikuti kemauan lingkungan dan menjalani hidup yang tidak sesuai dengan kekuatannya. Niscaya, hidupnya tidak akan pernah maksimal.
Seringkah kita yang hidup di Indonesia melihat norma norma itu. Coba apa menurut anda pandangan masyarakat terhadap profesi seperti Dokter, Insinyur, serta Pengusaha. Bandingkan dengan mata pencaharian seperti Penari, Pemusik, Perancang Busana, Perangkai Bunga. Jujur jujuran aja, kalo anda punya anak, saya yakin anda akan lebih cenderung menyuruh anak anda mengambil jurusan yang di golongan pertama daripada golongan kedua. KENAPA????? Apakah penari, pemusik, dan perangkai bunga bukan keahlian yang patut diperhitungkan?? Dengan konsep pemikiran seperti ini, pada ujungnya akan membentuk suatu generasi yang “DISSATISFIED”.
AKIBAT JANGKA PANJANG
Inilah kronologinya:
1. Seseorang yang terpengaruh dengan norma norma society akan berusaha setengah mati untuk mengikuti pola itu. Mereka akan hidup hanya untuk menyelaraskan hidup mereka dengan apa kata society. Apalagi saat gengsi berperan, tambah runyam urusan.
2. Selanjutnya, mereka akan berusaha merekonstruksi value2 mereka, supaya selaras dengan norma yang ingin mereka lakoni. Dalam proses itu, mereka akan memprogram ulang alam bawah sadar mereka, supaya sesuai dengan peran yang mereka ambil. Mereka mencoba merasionalisasi pilihan mereka dengan 1001 macam alasan. Contoh:,” Ah yang penting kan duitnya, kalo ada duit gua happy” atau ” kesukaan kan bisa dilatih, kalo tiap hari gua kerjain yang sama2 terus, pasti gua lama2 suka!” . REALLY?? Apa hasilnya? Lihat no 3.
3. Karena mereka tidak hidup dengan kekuatan mereka, udah pasti yang mereka lakukan TIDAK AKAN BERHASIL. Even berhasil, tidak akan ada kepuasan dalam diri mereka. Celakanya lagi, seiring dengan kegagalan yang bertubi tubi, confidence level mereka akan turun, mengakibatkan mereka akan makin melimit sukses mereka. Mereka mencoba memodifikasi definisi sukses buat mereka dengan sukses sukses yang bersifat ” RISK AVERSE” (menghindari resiko). Perkataan2 seperti ,” Kalo sampe segeto aja tercapai, saya udah puas lah.” mereka lontarkan hanya demi menghindari kekecewaan akibat kegagalan. AKIBAT TERBURUKNYA: TERBENTUKLAH SUATU GENERASI YANG DRIVEN BY FEAR!!!!!!!!!
Anda mau tahu kenapa saya hampir pasti jamin kegagalan udah menunggu di depan pintu. Karena anda pikir dengan modal bekerja keras saja, anda bisa melewati orang orang yang melakukan semuanya dengan passion? Contoh: Anda berpikir,” ah jadi dokter pasti belajar2 terus juga bisa, ” tapi dalam dunia masyarakat nanti APA ANDA MUNGKIN KALAHIN ORANG ORANG YANG BACA BUKU ANATOMI DAN FARMAKOLOGI SEGEMAR BACA KOMIK???? Anda mungkin berpikir, pasti saya ikutin trendnya, saya berjuang keras seperti mereka. Jujur anda, apa anda gak kasihan dengan diri anda?? Saya sich betul betul kasihan betul sama orang orang yang berpikir begini, makanya saya tulis post ini jam 3 pagi.
Mau coba tes, apakah anda hidup dengan kekuatan anda apa tidak? Coba tanya ke diri anda sendiri:
1. Kalo saya bisa kerjakan sesuatu dan tidak bisa gagal, apa yang ingin saya lakukan?
2. Kalo saya tidak digaji selama 10 tahun, apa saya masi mau mengerjakan pekerjaan yang saya lakukan sekarang?
Kalo anda jawab pertanyaan no 1 dan 2, berbeda dengan apa yang anda tekuni sekarang, coba telaah diri anda lagi, apa yang anda lakukan benar2 “passion” anda?
Sukses bukan hanya soal uang, tetapi juga berbicara tentang kepuasan hidup. Banyak orang tidak bisa maju2, karena mereka tidak hidup berdasarkan talenta mereka. Mereka memilih profesi tidak berdasarkan kekuatan mereka, melainkan: usul temen, usul orang tua, ikut2 an temen karena gak tau pilih apa, kepengaruh gengsi satu bidang lebih tinggi dari yang lain. Orang orang di sekeliling kita, termasuk orang tua dan golongan golongan yang lebih tua mempunyai maksud yang baik. Saya percaya itu. Mereka merekomendasi cara cara sukses yang mereka tahu dan sudah berhasil mereka jalankan. MASALAHNYA, anda bukan mereka. Di dunia ini gak ada yang sama. Pabriknya udah mendikte bahwa tiap manusia blueprintnya beda beda. Sukses anda BUKAN sukses mereka. Mau tahu, pekerjaan termahal di Amerika adalah Dokter. Pekerjaan yang paling banyak orang gak puas dan pengen quit di Amerika adalah…………? Jawabannya: Dokter
Bro, percaya dech, ” WHEN YOU DO WHAT YOU LOVE TO DO, MONEY AND SATISFACTION WILL FOLLOWS”. PASTI!!! Jangan terpengaruh apa kata orang, you know the best in regards of who you are and what do you want to do. Salam sukses selalu!!
Menelaah Kecocokan Dengan MBTI July 31, 2008
Posted by ivanlukather in Uncategorized.2 comments
Pernahkah anda berpikir, ” mengapa ya saya cocok dengan orang ini?” tanpa menyadari sebab musababnya. Anda mungkin berpikir, “apa karena saya suka pada penampilannya” atau “apa kegemaran kami sama?”. Tapi ketahuilah, bukan itu yang menyebabkan anda merasa cocok atau tidak cocok antara satu sama lain, melainkan tipe MBTI nya lah yang menyebabkan.
” Hah, yang bener aja..koq bisa geto??”, mungkin anda bertanya tanya. Ketahuilah bahwa MBTI merupakan sebuah personality descriptors yang mempunyai level akurasi yang sangat tinggi. Didalam MBTI kita dapat dengan mudah mengetahui semua tentang diri kita, baik kekuatan, kelemahan, serta potensi potensi yang dapat kita kembangkan. Selain itu, MBTI juga dapat MEMPREDIKSI kecocokan antara satu orang dengan yang lain. Penjelasan singkatnya adalah, MBTI terdiri dari 4 komponen yang membentuk 16 variasi kombinasi huruf. Setiap variasi mempunyai ciri cirinya sendiri sendiri dan selain itu juga mempunyai level chemistry yang berbeda beda antara satu variasi dengan yang lain. Bayangin aja, ada cairan kimia A yang bereaksi dengan cairan B, tidak ada reaksi dengan cairan D, dan meledak dengan cairan Z. Itulah MBTI!!
Dibawah ini, terdapat tabel yang menggambarkan kecocokan satu tipe dengan tipe lainnya. Hubungan dekat merupakan chemistry terkuat antara tipe anda dan tipe tipe yang ada di kolom ini. Hubungan yang moderat menggambarkan chemistry yang MUNGKIN terjadi/ tidak terjadi. Hubungan anda dengan orang lain dalam kolom ini akan ” biasa biasa saja” atau bisa dekat bisa tidak. Hubungan Jauh mengindikasikan chemistry yang kurang bereaksi, mengakibatkan kurang cocok atau kurang “sreg” nya komunikasi dan hubungan anda dengan orang orang di kolom ini.
Perlu diingat bahwa ini bukan alat untuk membeda bedakan dan memilah milah teman atau sahabat. Bukan juga alasan untuk mendiskreditkan suatu tipe tertentu atau mengkategorikan relasi anda. Justru anda dapat menjalin hubungan yang lebih baik dengan tool ini. Contoh gampangnya, jika relasi bisnis atau seseorang mempunyai hubungan yang jauh dengan anda, anda jadi lebih berhati hati, meneliti apa kekuatan dan kelemahan orang tersebut, yang mengakibatkan anda dengan mudah dapat membaca situasi dan mengetahui apa yang boleh/ tidak untuk dibicarakan.
Silakan liat kolom di bawah ini:


Terjemahan VALS Survey July 25, 2008
Posted by ivanlukather in Tes Personality.Tags: VALS
1 comment so far
1. Saya sering tertarik pada teori.
2. Saya suka pada orang dan hal hal yang ekstrim dan eksentrik
3. Saya suka banyak variasi terjadi di hidup saya.
4. Saya suka sekali merakit benda benda yang dapat saya gunakan sehari
5. Saya mengikuti trend trend terkini.
6. Saya percaya bahwa dunia diciptakan dalam waktu enam hari.
7. Saya gemar diberi kepercayaan memimpin kelompok
8. Saya gemar mempelajari tentang seni, kebudayaan, dan sejarah.
9. Saya sering menciptakan kegemparan atau kehebohan.
10. Saya tertarik pada sedikit hal.
11. Saya lebih suka merakit sesuatu daripada membelinya.
12. Saya berpakaian lebih modis daripada kebanyakan orang.
13. Pemerintah sebaiknya menggalakkan doa di sekolah sekolah.
14. Saya mempunyai lebih banyak kemampuan/ talenta daripada kebanyakan orang.
15. Saya menganggap sendiri sebagai seorang yang berpikiran maju/pintar.
16. Saya harus mengakui bahwa saya suka pamer/ mempertunjukkan hal yang saya bisa.
17. Saya gemar mencoba hal baru.
18. Saya suka mempelajari cara kerja /mekanisme sesuatu, misal: cara kerja mesin.
19. Saya gemar berpakaian mengikuti mode yang terkini.
20. Ada terlalu banyak kekerasan di televisi akhir akhir ini.
21. Saya gemar memimpin orang lain.
22. Saya mempunyai rencana untuk melewatkan setahun atau lebih di negara asing.
23. Saya suka mempunyai banyak hal hal heboh di hidup saya.
24. Saya harus mengakui bahwa minat saya agak sempit dan terbatas.
25. Saya gemar membuat benda benda dari kayu atau logam, atau bahan lain
26. Saya mau selalu dianggap modern.
27. Hidup seorang wanita adalah sempurna jika dia bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik
28. Saya suka tantangan terlebih bila hal ini belum pernah saya lakukan.
29. Saya gemar mempelajari banyak hal sekalipun mungkin tak akan berguna bagi saya.
30. Saya gemar membuat hal dengan tangan saya.
31. Saya selalu mencari sesuatu yang mendebarkan/menegangkan.
32. Saya gemar melakukan hal yang baru dan berbeda.
33. Saya gemar bermain main dengan perangkat keras atau alat alat otomotif.
34. Saya suka mempelajari bagaimana kerja alam semesta
35. Saya suka jika kehidupan saya cukup sama/ konstan dari minggu ke minggu.
Mengetahui Gaya Belanja Anda dengan VALS Psychographic July 25, 2008
Posted by ivanlukather in Tes Personality, Uncategorized.Tags: consumption, gaya belanja, VALS
1 comment so far

VALS (Value, Attitude, and Lifestyle/ Nilai, Sikap dan Gaya Hidup”) merupakan sebuah metode segmentasi pasar yang bersifat psychographic. Diciptakan pada tahun 1970 untuk menerangkan dan memprediksi nilai dan gaya hidup serta konsumsi masyarakat Amerika Serikat. Untuk selanjutnya, VALS juga dapat dengan mudah diterapkan untuk memprediksi kelakuan serta gaya membeli dari pelaku bisnis dan konsumen. Menurut VALS Framework, kelompok-kelompok konsumen dibagi di segi empat dan mempunyai dua dimensi.
Dimensi vertikal merupakan representasi dari tingkat inovasi dan “resources” para konsumen. “Resources” dapat berupa : Penghasilan, Tingkat Pendidikan, Tingkat Kepercayaan Diri, Intelijensia, Kepemimpinan, dan Pengaruh. Kelompok yang terletak di atas, digolongkan dalam kelompok “ High Resources”, sementara kelompok yang dibawah digolongkan dalam “Low Resources”.
Dimensi horisontal merupakan representasi dari Motivasi yang terdiri dari 3 jenis. Segi empat paling kiri yang berwarna biru melambangkan Konsumen yang termotivasi oleh nilai-nilai. Konsumen ini terdiri dari kelompok “Thinkers” dan “Believers”. Segi empat di tengah melambangkan konsumen yang termotivasi oleh prestasi. Bagi mereka, pembelian adalah simbol keberhasilan dan alat pertunjukan dari pencapaian mereka. Konsumen ini terdiri dari kelompok “Achievers” dan “Strivers”.
Segi empat yang paling kanan melambangkan konsumen yang digerakkan oleh hasrat pengekspresian diri. Kelompok ini adalah orang orang yang menyukai aktifitas, variasi hidup serta mencintai resiko. Kelompok konsumen ini terdiri dari “Experiencers” dan “Makers”. Di paling atas dari bagan segi empat ini, muncul satu kelompok yang disebut “Innovators” (Pembaharu) yang mempunyai “resources” yang besar dan juga tingkat inovasi yang menjulang. Mereka dapat mempunyai salah satu atau kombinasi dari tiga motivasi pokok. Di bawah segi empat adalah “Survivors” yang mencukupkan diri dalam kondisi mereka, dan biasanya tidak mempunyai motivasi yang kuat serta kebanyakan merupakan orang orang yang kolot dan statis.
Pada dasarnya, dengan menggunakan VALS, anda dapet mempridiksi gaya dan kebiasaan anda dalam membeli, mengetahui apa motivasi anda dalam berbelanja, mengukur pola konsumsi anda. Silakan ambil testnya di link ini:
http://www.sric-bi.com/VALS/presurvey.shtml
Untuk melihat terjemahan Bahasa Indonesia, silakan klik link di bawah ini:
http://ivanlukather.wordpress.com/2008/07/25/terjemahan-vals-survey/
Penjelasan Tipe Visionaries: ENFJ, ENFP, INFJ, INFP July 20, 2008
Posted by ivanlukather in Myers Briggs.1 comment so far
ENFJ – PERASA YANG EKSTROVERT DENGAN INTUISI
(EXTRAVERTED FEELING WITH INTUITION)
HARMONIZER
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Memancarkan simpati dan persekutuan
j Hubungan manusiawi yang harmonis
j Bersahabat, bijaksana dan simpatik
j Tekun, teliti dan teratur
j Dihangatkan karena persetujuan dan peka terhadap sikap masa bodoh
j Berkonsentrasi pada sifat-sifat orang lain yang patut dipuji
j Kesetiaan terhadap orang-orang yang dihormati, lembaga atau pelayanan
j Mengidealkan apa yang mereka kagumi
j Kemampuan melihat nilai pada pendapat orang-orang lain
j Mudah setuju terhadap pendapat orang lain dalam batas-batas yang masuk akal
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kesempatan untuk melihat peluang-peluang melampaui apa yang ada saat ini, yang kelihatan atau tidak kelihatan atau diketahui
j Dapat menerapkan minat mereka terhadap buku-buku
j Hanya sekadarnya membutuhkan teori
j Dapat menggunakan karunia mereka dalam berekspresi, misalnya berbicara di depan banyak orang dari pada menulis
j Berbicara dengan orang-orang
j Membangun kerja sama
j Mendasarkan keputusan pada nila-nilai pribadi
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang pendukung yang mengelola bidang-bidang yang membutuhkan ketelitian fakta seperti akuntansi
j Berusaha untuk bersikap ringkas dan profesional
j Tidak membiarkan sikap-sikap sosial memperlambat mereka dalam pekerjaan
j Mengambil waktu untuk memperoleh pengetahuan dari tangan pertama (sumber) tentang seseorang atau situasi sebelum membuat suatu asumsi.
j Menghadapi fakta-fakta yang tak dapat disetujui, dari pada mengabaikan masalah-masalah mereka
Bidang karir yang cocok untuk seorang ENFJ:
j Pengajar
j Pengkhotbah
j Penjual
j Konseling
ENFP – INTUITIF YANG EKSTROVERT DENGAN PERASAAN
(EXTRAVERTED INTUITITIVE WITH FEELING)
INOVATOR YANG ANTUSIAS
(ENTHUSIASTIC INNOVATOR)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Mencari kemungkinan-kemungkinan dan cara-cara baru melakukan berbagai hal
j Memecahkan masalah-masalah sulit dengan cara-cara yang sederhana
j Mengubah proyek dan peluang-peluang baru demi kreativitas
j Kesempatan untuk mengembangkan dan mengilhami potensi dalam diri orang-orang lain
j Membangkitkan semangat
j Menciptakan lingkungan yang penuh semangat dan motivasi
j Mengkaji hal-hal, sementara terus mempertimbangkan pemecahannya
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kebebasan untuk berinovasi dengan proyek-proyek baru
j Mengejar minat-minat mereka yang berubah-ubah
j Dapat memperoleh penghargaan atas kemampuan mereka
j Kebebasan dari kendali dan hal-hal detil
j Mengejar dan menasihati mengenai peluang-peluang
Orang ini membutuhkan orang-orang pendukung yang akan:
j Menolong mereka melaksanankan dan menyelesaikan proyek yang telah mereka mulai
j Dapat mengambil alih bilamana suatu proyek telah berjalan lancar sehingga mereka dapat mengejar minat-minat baru yang lain
j Memperhatikan hal-hal detil yang penting namun tak berhubungan dengan minat mereka yang utama
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Mengembangkan penilaian mereka yang berdasarkan perasaan
j Belajar meneruskan dan menyelesaikan apa yang telah mereka mulai
j Menyeimbangkan waktu ekstrovert dan introvert mereka
j Perasaan introvert mereka berkembang baik
Bidang karir yang cocok untuk seorang ENFP:
j Konseling
j Pengajar
j Seni
j Jurnalisme
j Sains
j Menulis
j Penjualan
j Periklanan
INFJ – INTUITIF YANG INTROVERT DENGAN PERASAAN
(INTROVERTED INTUITION WITH FEELING)
VISIONER DAN NABI
(VISIONARY AND PROPHET)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Intuisi dan pemahaman
j Kesempatan untuk bersikap inovatif dengan gagasan baru
j Pemecahan masalah
j Keharmonisan dan persekutuan
j Mahir membujuk orang-orang lain untuk menyetujui dan bekerja sama
j Memenangkan penerimaan gagasan-gagasan mereka
j Intuisi yang diperkuat oleh perasaan
j Memvisualisasikan potensi manusiawi
j Menggunakan suatu proses subyektif dalam menimbang dan menerapkan nilai-nilai
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kemandirian dan kebebasan pribadi
j Memimpin orang-orang lain menuju keputusan mereka
j Bekerja dengan orang-orang untuk mengembangkan pemahaman dan individualitas
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Mencari hal-hal yang mungkin bertentangan dengan tujuan
j Perasaan dan penilaian mereka dikembangkan
j Belajar mendasarkan keputusan pada logika
j Berdisiplin antara waktu introvert dan ekstrovert
Bidang karir yang cocok untuk seorang INFJ:
j Pengajar
j Seni
j Pelayanan
j Sains
j Riset dan Pengembangan
j Menulis
INFP – PERASA YANG INTROVERT DENGAN INTUISI
(INTROVERTED FEELING WITH INTUITION)
PENCARI DAN PENJAGA NILAI MANUSIA
(SEEKER AND KEEPER OF HUMAN VALUES)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Kesetiaan terhadap tugas dan kewajiban yang berhubungan dengan gagasan atau orang yang mereka pedulikan
j Perfeksionisme bila mereka menyukai sesuatu
j Mengambil pendekatan yang sangat pribadi terhadap hidup
j Menilai segala sesuatu dengan cita-cita batiniah dan nilai-nilai pribadi mereka
j Berpegang teguh pada impian ideal mereka dengan keyakinan yang bersemangat
j Kesetiaan batiniah dan impian ideal mengendalikan hidup mereka
j Enggan membuka perasaan yang terdalam
j Toleransi, berpikiran terbuka, pemahaman, fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi dalam masalah-masalah sehari-hari
j Sedikut kerinduan untuk mengesankan atau mendominasi
j Menghargai mereka yang memahami nilai-nilai dan tujuan mereka
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kesempatan untuk melihat kemungkinan melampaui apa yang ada sekarang, yang kelihatan atau diketahui
j Bekerja dalam pekerjaan yang mereka percayai
j Berkontribusi pada sesuatu yang meningkatkan pemahaman, kebahagiaan, atau kesehatan manusia
j Ada tujuan di balik penghasilan mereka
j Karunia berekspresi
Orang ini membutuhkan orang-orang pendukung yang akan:
j Menolong mereka melaksanakan dan menyelesaikan proyek yang telah mereka mulai
j Dapat mengambil alih bilamana suatu proyek tela berjalan lancar sehingga mereka dapat mengejar minat-minat baru yang lain
j Memperhatikan hal-hal detil yang penting namun tak berhubungan dengan minat mereka yang utama
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian mengembangkan nilai-nilai yang hanya memiliki potensi yang kecil
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu dalam kegiatan-kegiatan ekstrovert yang menyebabkan mereka menjadi berserakan dan tak teratur
j Memiliki seorang pendukung yang dapat menjaga mereka agar tetap berfokus pada tujuan
j Dapat menemukan saluran untuk mengekspresikan gagasan-gagasan mereka
Bidang karir yang cocok untuk seorang INFP:
j Menulis
j Psikologi
j Konseling
j Mengajar
j Literatur
j Seni
j Sains
Penjelasan Tipe Intellectuals: ENTJ, ENTP, INTJ, INTP July 20, 2008
Posted by ivanlukather in Myers Briggs.add a comment
ENTJ – PEMIKIR YANG EKSTROVERT DENGAN INTUISI
(EXTRAVERTED THINKING WITH INTUITION)
KOMANDAN DAN ORGANISATOR
(COMMANDANT AND ORGANIZER)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Tindakan eksekutif dan perencanaan jangka panjang
j Bersifat logis, analitis, dan kritis secara obyektif
j Bersandar pada pemikiran
j Fokus pada gagasan, bukan orang di balik gagasan
j Berpikir lebih dulu, mengatur perencanaan, situasi, dan operasi yang berhubungan dengan suatu proyek
j Membuat usaha sistematis untuk mencapai sasaran mereka pada waktunya
j Kurang kesabaran terhadap situasi kebingungan atau ketidakefisienan
j Kepercayaan bahwa perilaku harus dikendalikan oleh logika
j Hidup dengan serangkaian aturan yang tertentu yang merangkum penilaian dasar mereka mengenai dunia
j Memandang apa yang tidak logis dan tidak konsisten
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Melihat kemungkinan-kemungkinan melampaui apa yang ada pada saat ini, yang kelihatan atau diketahui
j Kemampuan menggunakan minat-minat intelektual mereka, keingintahuan terhadap gagasan-gagasan baru, toleransi terhadap teori, dan cita rasa terhadap masalah-masalah kompleks
j Peluang menggunakan intuisi mereka
j Peluang-peluang pemecahan masalah, seperti pada posisi-posisi eksekutif
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang pendukung untuk memperhatikan hal-hal detil tertentu
j Memiliki orang-orang pendukung di sekitar mereka dengan akal sehat untuk mengemukakan fakta-fakta yang luput dari perhatian
j Sepenuhnya menguji suatu situasi sebelum mengambil suatu keputusan
j Berhenti dan mendengarkan sudut pandang orang-orang lain
j Berusaha memperhatikan nilai-nilai PERASAAN
j Mengembangkan seni menghargai gagasan dan prestasi orang-orang lain
j Belajar mengemukakan apa yang mereka sukai, bukan sekedar apa yang perlu dikoreksi
j Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert dibandingkan waktu-waktu introvert
Bidang karir yang cocok untuk seorang ENTJ:
j Posisi-posisi eksekutif
j Pekerjaan yang memungkinkan mereka merencankan gambaran besar
ENTP – INTUITIF YANG EKSTROVERT DENGAN PIKIRAN
(EXTRAVERTED INTUITITIVE WITH THINKING)
INOVATOR YANG ANTUSIAS
(ENTHUSIASTIC INNOVATOR)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Mahir berurusan dengan teori dan hal-hal abstrak
j Mencari kemungkinan-kemungkinan dan cara-cara baru melakukan banyak hal
j Imajinasi dan inisiatif memulai proyek-proyek
j Perseptif terhadap sikap orang-orang lain
j Bertujuan untuk memahami daripada menghakimi orang
j Proyek yang berubah-ubah dan kesempatan-kesempatan baru demi kreativitas
j Kesempatan untuk mengembangkan dan mengilhami potensi dalam diri orang lain
j Membangkitkan semangat dan efektif dalam memotivasi orang lain
j Nakal dan mencintai kesenangan (fun)
j Membenci rutinitas yang tak memberi ilham
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kebebasan untuk berinovasi dengan proyek-proyek baru
j Mengejar minat-minat mereka yang berubah-ubah
j Dapat memperoleh penghargaan atas kemampuan mereka
j Kebebasan dari kendali dan hal-hal detil
j Mengajar dan menasihati mengenai peluang-peluang
Orang ini membutuhkan orang-orang pendukung yang akan:
j Menolong mereka melaksanakan dan menyelesaikan proyek yang telah mereka mulai
j Dapat mengambil alih bilamana suatu proyek telah berjalan lancar sehingga mereka dapat mengejar minat-minat baru yang lain
j Memperhatikan hal-hal detil yang penting namun tak berhubungan dengan minat mereka yang utama
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Mengembangkan penilaian mereka
j Belajar meneruskan dan menyelesaikan apa yang telah mereka mulai
j Menyeimbangkan waktu ekstrovert dan introvert mereka
j Mengembangkan dengan baik perasaan introvert mereka
Bidang karir yang cocok untuk seorang ENFJ:
j Inventor (penemu/pencipta)
j Ilmuwan
j Jurnalis
j Pemasaran
j Hampir semua yang sungguh-sungguh mereka minati
j Analis komputer
j Promotor
INTJ – INTUITIF YANG INTROVERT DENGAN PIKIRAN
(INTROVERTED INTUITION WITH THINKING)
VISIONER DAN NABI
(VISIONARY AND PROPHET)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Pikiran-pikiran dan juga tindakan-tindakan inovatif
j Mempercayai pemahaman intuitif mereka terhadap hubungan sejati dan makna dari ha-hal
j Iman terhadap visi batiniah mereka, cukup untuk memindahkan gunung
j Mandiri, kadang-kadang sampai pada titik keras kepala
j Nilai tinggi pada kompetensi, terhadap diri mereka sendiri atau orang lain
j Kerinduan untuk menghabiskan waktu dan berusaha untuk melihat inspirasi mereka dilaksanakan dalam praktek
j Mendorong orang lain hampir sekeras mereka mendorong diri sendiri
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Suatu kemampuan untuk menggunakan intuisi mereka
j Tidak ada pekerjaan rutin
j Membangkitkan kemungkinan-kemungkinan yang berjangkauan jauh
j Menggunakan logika untuk mengubah kemungkinan menhadi realita
j Menggunakan pemikiran konseptual dan analitis
j Menggunakan teori dan abstraksi mereka
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang lain di sekitar mereka yang dapat menolong dengan gambaran menyeluruh
j Membuat usaha untuk melihat nilai-nilai dan perasaan orang lain
j Tidak menekan nila-nilai pribadi mereka sendiri
j Mencari cara yang tepat untuk mengatasi tekanan
j Belajar menunjukkan penghargaan dalam pekerjaan dan hubungan pribadi
j Mengembangkan PIKIRAN mereka untuk memberikan penilaian yang diperlukan
j Mendengarkan pendapat orang-orang lain
Bidang karir yang cocok untuk seorang INTJ:
j Sains
j Rekayasa/Teknik
j Penemuan baru
j Politik
j Filsafat
INTP – INTUITIF YANG INTROVERT DENGAN PIKIRAN(INTROVERTED INTUITION WITH THINKING)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Membuat penilaian logis tentang kemungkinan-kemungkinan non-personal
j Konseptual dan analitis
j Kritis secara obyektif
j Berfokus lebih pada gagasan daripada orang di balik gagasan
j Lingkaran kecil sahabat-sahabat dekat
j Pendiam dan penyegan
j Sangat ingin tahu mengenai gagasan-gagasan baru
j Menjadi terlalu tenggelam dalam gagasan dan mengabaikan situasi-situasi eksternal
j Kerinduan untuk memahami misteri kompleks dari hal-hal yang bukan pribadi
j Pada umumnya gampangan (easy-going) dan mudah beradaptasi
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kemampuan menggunakan intuisi mereka
j Mengambil pemahaman intuitif dan mengkajinya secara logis
j Membangkitkan kemungkinan-kemungkinan yang berjangkauan jauh
j Menggunakan logika untuk mengubah kemungkinan menjadi realita
j Menggunakan pemikiran konseptual dan analitis
j Menggunakan teori dan daya khayal mereka
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang lain di sekitar mereka yang dapat menolong dengan gambaran menyeluruh
j Berusaha untuk melihat nilai-nilai dan perasaan orang lain
j Tidak menekan nilai-nilai pribadi mereka sendiri
j Mencari cara yang tepat untuk mengatasi tekanan
j Belajar menyederhanakan argumentasi mereka
j Mengembangkan PERSEPSI mereka
j Memiliki lebih banyak kontak dengan dunia luar
j Belajar menyatakan penghargaan terhadap pekerjaan dan hubungan pribadi
j Menyeimbangkan waktu-waktu ekstrovert dan introvert
Bidang karir yang cocok untuk seorang INTP:
j Sains
j Rekayasa/Teknik
j Riset
j Matematika
j Pengajar
j Pemikir abstrak dalam bidang-bidang seperti ekonomi, filsafat dan psikologi
j Scholar/ Cendekiawan
Penjelasan Tipe Creators: ESTP, ESFP, ISTP, ISFP July 20, 2008
Posted by ivanlukather in Myers Briggs.add a comment
ESTP – PENGINDERA YANG EKSTROVERT DENGAN PIKIRAN
(EXTRAVERTED SENSING WITH THINKING)
REALIS TULEN
(SUPREME REALIST)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Menghadapi hidup secara realistik dan tak pribadi
j Bersahabat, realisme yang dapat beradaptasi
j Bersandar pada apa yang mereka lihat, dengar dan ketahui dari tangan pertama
j Menerima dengan baik dan menggunakan fakta di sekitar mereka
j Mencari solusi-solusi yang memuaskan
j Kemampuan beradaptasi
j Berpikiran terbuka dan toleransi
j Keterampilan pemecahan masalah
j Menggunakan aturan-aturan, sistem atau situasi saat ini sebagai penolong, bukan penghalang
j Keingintahuan terhadap orang, kegiatan, makanan, obyek atau pemandangan
j Membuat keputusan berdasarkan analisis logis pikiran bukan nilai-nilai perasaan pribadi
j Keuletan bila dituntut situasi
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kemampuan untuk menggunakan indera untuk melihat kebutuhan saat ini
j Mengatasi orang dan konflik dengan terampil
j Dapat menyerap, menerapkan dan mengingat banyak sekali fakta
j Dapat menerapkan cita rasa artistik dan penilaian
j Dapat menerapkan realisme, tindakan dan kemampuan beradaptasi
j Kebebasan untuk melakukan berbagai kegiatan
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang pendukung yang intuitif di sekitar mereka
j Memiliki orang-orang yang berpikiran positif di sekitar mereka untuk menghindarkan mereka berfokus pada hal-hal negatif
j Mengembangkan PIKIRAN mereka sehingga mereka dapat menggunakan prinsip-prinsip mereka untuk memberikan standar bagi perilaku, arah dan tujuan dalam hidup mereka
j Mengembangkan PENILAIAN dengan memadai untuk memberikan watak dan sikap ketekunan/kesetiaan
j Waktu-waktu ekstrovert diseimbangkan untuk menghindarkan dari sikap impulsif
Bidang karir yang cocok untuk seorang ESTP:
j Rekayasa/Teknik
j Polisi
j Investigasi Kredit
j Pemasaran
j Teknologi kesehatan
j Troubleshooting
j Jasa Makanan
j Rekreasi
j Produksi
j Konstruksi
ESFP – PENGINDERA YANG EKSTROVERT DENGAN PERASAAN
(EXTRAVERTED SENSING WITH FEELING)
REALIS TULEN
(SUPREME REALIST)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Bersandar pada apa yang mereka lihat, dengar dan ketahui dari tangan pertama
j Menerima dan menggunakan fakta di sekitar mereka
j Mencari solusi-solusi yang memuaskan
j Kemampuan beradaptasi
j Berpikirang terbuka dan toleransi
j Keterampilan pemecahan masalah
j Menggunakan aturan-aturan, sistem atau situasi saat ini sebagai penolong, bukan penghalang
j Keingintahuan terhadap orang, kegiatan, makanan, obyek atau pemandangan
j Membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai perasaan pribadi bukan analisis logis
j Tertarik pada orang, penuh akal dan simpatik
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kemampuan untuk menggunakan indera untuk melihat kebutuhan saat ini
j Mangatasi orang dan konflik dengan terampil
j Dapat menyerap, menerapkan dan mengingat banyak sekal fakta
j Dapat menerapkan cita rasa artistik dan penilaian
j Dapat menerapkan realisme, tindakan dan kemampuan beradaptasi
j Kebebasan untuk melakukan berbagai tindakan
Orang ini lebih seimbang bila:
j Lebih berdisiplin dengan orang-orang lain
j Gagasan abstrak dan teori dijelaskan kepada mereka dan diuji dalam pengalaman mereka
j Dapat melihat relevansi suatu gagasan atau teori
j PERASAAN mereka dikembangkan sehingga nilai-nilai mereka memberikan standar bagi perilaku mereka
j Penilaian dikembangkan untuk memberikan watak dan sikap ketekunan/kesetiaan
j Waktu-waktu ekstrovert diseimbangkan dengan waktu introvert
Bidang karir yang cocok untuk seorang ESFP:
j Jasa kesehatan
j Penjualan
j Disain
j Transportasi
j Entertainment
j Operasi mesin
j Troubleshooting (Mencari dan memecahkan kesulitan)
j Supervisi kelompok kerja
j Jasa makanan
j Sekretaris atau pekerjaan kantoran
ISTP – PEMIKIR YANG INTROVERT DENGAN INDERA
(INTROVERTED THINKING WITH SENSING)
SANGAT DAPAT DIANDALKAN
(SUPER DEPENDABLE)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Logis, analitis dan kritis secara obyektif
j Kesenangan mengorganisir fakta dan data
j Keinginan tahu yang besar namun secara diam-diam
j Pemalu secara sosial kecuali bila salah satu prinsip penting dilanggar
j Mudah beradaptasi kecuali bila salah satu prinsip penting dilanggar
j Terampil dengan tangannya
j Menyukai olah raga dan kegiatan luar rumah (outdoor)
j Menyukai segala sesuatu yang memberikan banyak informasi bagi indera
j Tertarik pada bagaimana dan mengapa hal-hal bekerja
j Biasanya gampangan (easy-going), menyukai kesenangan (fun) dan mudah beradaptasi
j Kemampuan berorganisasi
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kesempatan untuk memahami rahasia cara kerja hal-hal konkrit: mesin, peralatan, hukum, program komputer
j Mencari solusi terhadap masalah-masalah saat ini
Orang ini akan seimbang bila mereka:
j Tidak mengharapkan orang-orang lain sama logis dan analitisnya seperti mereka
j Mengembangkan PERASAAN mereka
j Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain
j Mengijinkan beberapa perasaan atau emosi memiliki kepentingan, baik dari diri sendiri dan orang-orang lain
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu ekstrovert karena hal itu menyebabkan mereka menjadi tidak konsisten dan tak dapat diandalkan, tak mampu mengikuti
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu introvert karena hal itu menyebabkan mereka memiliki penilaian yang rapuh
Bidang karir yang cocok untuk seorang ISTP:
j Sains Terapan
j Teknisi mekanis
j Hukum
j Ekonomi
j Pemasaran
j Penjualan
j Statistik
j Keamanan
ISFP – PERASA YANG INTROVERT DENGAN INDERA
(INTROVERTED FEELING WITH SENSING)
PENCARI DAN PENJAGA NILAI MANUSIA
(SEEKER AND KEEPER OF HUMAN VALUES)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Menilai hidup dengan impian ideal batiniah dan nilai-nilai pribadi mereka
j Bekerja dengan cara khusus dengan orang-orang atau makhluk hidup lain
j Menjaga diri mereka sesuai standar yang tinggi
j Hewan dapat menjadi bagian penting dalam hidup mereka
j Setia kepada tugas, dapat diandalkan, akurat
j Toleran, berpikiran terbuka, fleksibel dan mampu beradaptasi
j Tampil tenang dan tegar dalam suatu krisis
j Mendalam, bekerja keras, stabil
j Ketekunan yang menstabilkan
j Menikmati saat-saat sekarang, tidak terburu-buru beralih
j Ramah, simpatik, banyak akal dan terbeban dengan tulus
j Sedikit kerinduan untuk mengesankan atau mendominasi
j Perfeksionis bila mereka menyukai sesuatu secara mendalam
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kemampuan untuk menikmati ciat rasa, diskriminasi dan makna keindahan dan proporsi
j Cinta yang khusus akan alam dan simpati terhadap hewan
j Kesempatan untuk bekerja dengan tangan mereka, cipta karya
j Pekerjaan yang berkontribusi terhadap sesuatu yang berarti bagi mereka
j Cara-cara praktis untuk mengekspresikan impian ideal mereka
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan ekstrovert karena hal itu menyebabkan mereka menjadi berserakan dan tak teratur
j Menggunakan persepsi mereka untuk memahami orang-orang lain
j Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak sendirian karena hal itu menyebabakan mereka membuat penilaian yang tak realistik dan bernilai kaku
Bidang karir yang cocok untuk seorang ISFP:
j Dokter hewan
j Cipta karya dengan tangan
j Mengajar
j Penyedia jasa atau pemerhati pribadi
j Profesi kesehatan
Penjelasan Tipe Protectors: ESTJ, ESFJ, ISTJ, ISFJ July 20, 2008
Posted by ivanlukather in Myers Briggs.1 comment so far
ESTJ – PEMIKIR YANG EKSTROVERT DENGAN INDERA
(EXTRAVERTED THINKING WITH SENSING)
KOMANDAN DAN ORGANISATOR
(COMMANDANT AND ORGANIZER)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Menggunakan pikiran mereka untuk mengendalikan sibisa mungkin dunia mereka
j Mengorganisir proyek-proyek, lalu mengusahakan agar terselesaikan
j Bersifat logis, analitis dan kritis secara obyektif
j Bersandar pada pemikiran
j Fokus pada pekerjaan, bukan orang di balik pekerjaan
j Mengorganisir fakta-fakta, situasi dan operasi yang berhubungan dengan suatu proyek
j Membuat usaha sistematis untuk mencapai sasaran mereka pada waktunya
j Kurang kesabaran terhadap situasi kebingungan atau ketidakefisienan
j Kepercayaan bahwa perilaku harus dikendalikan oleh logika
j Hidup dengan serangkaian aturan yang tertentu yang merangkum penilaian dasar mereka mengenai dunia
j Memandang realita-realita saat ini, bukan kemungkinan-kemungkinan masa depan
j Tidak berbelit-belit, praktis, realistis dan terbeban pada keadaan saat ini
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Melihat hasi pekerjaan mereka sebagai sesuatu yang segera, nyata dan dapat dirasakan
j Kemampuan menggunakan kecenderungan alami mereka terhadap bisnis, industri, produksi dan konstruksi
j Pemanfaatan kemampuan administratif mereka
j Kesempatan menggunakan kemampuan mereka untuk menetapkan tujuan, membuat keputusan dan memberikan perintah yang perlu
j Peluang-peluang pemecahan masalah, seperti pada posisi-posisi eksekutif
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang pendukung untuk memperhatikan beberapa hal detil tertentu
j Memiliki orang-orang pendukung di sekitar mereka dengan akal sehat untuk mengemukakan fakta-fakta yang luput dari perhatian
j Sepenuhnya menguji suatu situasi sebelum mengambil suatu keputusan
j Berhenti dan mendengarkan sudut pandang orang-orang lain
j Berusaha memperhatikan nilai-nilai PERASAAN
j Mengembangkan seni menghargai gagasan dan prestasi orang-orang lain
j Belajar mengemukakan apa yang mereka sukai, bukan sekedar apa yang perlu dikoreksi
j Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert dibandingkan waktu-waktu introvert
Bidang karir yang cocok bagi seorang ESTJ:
j Posisi-posisi eksekutif
j Bisnis
j Industri, produksi
ESFJ – PERASA YANG EKSTROVERT DENGAN INDERA
(EXTRAVERTED FEELING WITH SENSING)
HARMONIZER
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Memancarkan simpati dan persekutuan
j Hubungan manusiawi yang harmonis
j Bersahabat, bijaksana dan simpatik
j Tekun, teliti dan teratur
j Dihangatkan karena persetujuan dan peka terhadap sikap masa bodoh
j Berkonsentrasi pada sifat-sifat orang lain yang patut dipuji
j Kesetiaan terhadap orang-orang yang dihormati, lembaga atau pelayanan
j Mengidealkan apa yang mereka kagumi
j Kemampuan melihat nilain pada pendapat orang lain
j Mudah setuju terhadap pendapat orang lain dalam batas-batas yang masuk akal
j Belas kasihan dan kesadaran akan kondisi fisik
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Kesempatan untuk melihat realita yang ditangkap oleh kelima indera mereka
j Minat pada perbedaan-perbedaan unik dalam setiap pengalaman
j Menikmati milik mereka
j Variasi kegiatan, tetapi dapat beradaptasi dengan baik terhadap rutinitas
j Dapat menerapkan minat mereka terhadap buku-buku
j Hanya sekadarnya membutuhkan teori
j Dapat menggunakan karunia mereka dalam berekspresi, misalnya berbicara di depan banyak orang dari pada menulis
j Berbicara dengan orang-orang
j Membangun kerja sama
j Mendasarkan keputusan pada nila-nilai pribadi
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Memiliki orang-orang pendukung yang mengelola bidang-bidang yang menuntut ketelitian fakta seperti akuntansi
j Berusaha untuk bersikap ringkas dan profesional
j Tidak membiarkan sikap-sikap sosial memperlambat mereka dalam pekerjaan
j Mengambil waktu untuk memperoleh pengetahuan tangan pertama tentang seseorang atau situasi sebelum membuat suatu asumsi
j Menghadapi fakta-fakta yang tak dapat disetujui, daripada mengabaikan masalah-masalah mereka
j Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert daripada waktu introvert
Bidang karir yang cocok untuk seorang ESFJ:
j Pengajar
j Pengkhotbah
j Penjual
j Profesi kesehatan
ISTJ – PENGINDERA YANG INTROVERT DENGAN PIKIRAN
(INTROVERTED SENSING WITH THINKING)
SANGAT DAPAT DIANDALKAN
(SUPER DEPENDABLE)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Dapat diandalkan, akurat
j Penghargaan yang lengkap, realistik dan praktis terhadap fakta
j Menerima tanggung jawab melampaui panggilan tugas
j Tampil tenang dan tegar dalam suatu krisis
j Mendalam, bekerja keras, stabil
j Pilihan yang berhati-hati terhadap proyek
j Kemampuan berorganisasi
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Peranan manajemen dan supervisi
j Menemukan solusi terhadap masalah-masalah saat ini
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Tidak mengharapkan orang-orang lain sama logis dan analitisnya seperti mereka
j Menggunakan persepsi mereka untuk memahami orang-orang lain
j Mengembangkan PIKIRAN mereka
j Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain
j Mengijinkan beberapa perasaan atau emosi memiliki kepentingan, baik dari diri sendiri dan orang-orang lain
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu ekstrovert atau terlalu banyak waktu sendirian
Bidang karir yang cocok untuk seorang ISTJ:
j Akuntansi
j Teknik Sipil
j Hukum
j Reproduksi
j Konstruksi
j Karir kesehatan
j Pekerjaan kantoran
ISFJ – PENGINDERA YANG INTROVERT DENGAN PERASAAN
(INTROVERTED SENSING WITH FEELING)
SANGAT DAPAT DIANDALKAN
(SUPER DEPENDABLE)
Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:
j Mendasarkan keputusan pada nilai-nilai pribadi
j Dapat diandalkan, akurat
j Penghargaan yang lengkap, realistik dan praktis terhadap fakta
j Menerima tanggung jawab melampaui panggilan tugas
j Terampil, tenang dan tegar dalam suatu krisis
j Mendalam, bekerja keras, stabil
j Ketekunan yang menstabilkan
j Pilihan yang berhati-gati terhadap proyek
j Kemampuan berorganisasi
j Ramah, simpatik, banyak akal dan terbeban dengan tulus
j Kemampuan untuk mengingat hal-hal detil
Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:
j Peranan manajemen dan supervisi
j Menemukan solusi terhadap masalah-masalah saat ini
j Kesempatan untuk mengumpulkan fakta untuk mendukung evaluasi mereka
j Tetap dalam dunia realita
Orang ini lebih seimbang bila mereka:
j Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan-kegiatan ekstrovert
j Menggunakan persepsi mereka untuk memahami orang-orang lain
j Mengembangkan PENILAIAN dan PERASAAN mereka
j Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain
j Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu sendiri karena hal itu menyebabkan pikiran-pikiran tak produktif dan mungkin depresi
Bidang karir yang cocok untuk seorang ISFJ:
j Mengajar
j Penyedia jasa atau pemerhati pribadi
j Profesi kesehatan
j Pekerjaan kantoran
Terjemahan Humanmetrics.com Ke Dalam Bahasa Indonesia July 20, 2008
Posted by ivanlukather in Myers Briggs.Tags: human metric, humanmetric
3 comments
Berhubung banyak sekali permintaan untuk menterjemahkan Humanmetrics.com ke dalam Bahasa Indonesia, saya meluangkan waktu untuk menterjemahkan humanmetrics.com ke dalam Bahasa Indonesia. Bahasa yang digunakan telah disesuaikan dengan konteks lokal dan menggunakan bahasa yang non formal dan mudah dimengerti.
Setelah mengambil tes, anda akan mendapatkan hasil berupa 4 kombinasi huruf. Silakan cek post saya yang selanjutnya untuk meneliti hasilnya.
Cara mengambil test:
Klik: http://www.humanmetrics.com/cgi-win/JTypes2.asp
Terjemahan:
- Kamu hamper tidak pernah terlambat dalam menghadiri janji
- Kamu suka melakukan pekerjaan aktif dan dalam lingkungan yang bergerak cepat
- Kamu suka jika mempunyai banyak lingkungan pertemanan/ social
- Kamu merasa dapat menghayati sebuah tontonan drama/sinetron/opera sabun
- Kamu yang biasanya paling cepat bereaksi jika ada kejadian yang tiba2 seperti telepon berbunyi atau pertanyaan yang tiba2
- Kamu lebih tertarik pada hal hal garis besar daripada detil2 pelaksanaannya
- Kamu dapat bersikap tegas dan tidak memihak walau tindakan ini dapat membahayakan hubungan kamu dengan orang dekat
- Mematuhi peraturan secara saklek/ lurus/keras tidak akan menghasilkan hasil yang baik
- Sangat susah untuk membuat kamu berapi2/ excited/ terbakar semangatnya
- Adalah natural/ biasa bagi kamu untuk diberi/ memegang tanggung jawab
- Kamu sering berpikir tentang umat manusia di muka bumi ini dan nasibnya
- Kamu percaya bahwa keputusan terbaik adalah keputusan yang gampang diubah2
- Kritik yang membangun adalah BAIK dalam semua hal/kegiatan
- Kamu lebih suka untuk bertindak langsung daripada memikirkan berbagai alternative
- Kamu mempercayai alasan/fakta daripada perasaan
- Kamu lebih sering menggunakan improvisasi di lapangan daripada perencanaan yang matang
- Kamu menghabiskan banyak waktu bersosialisasi dengan banyak orang, menghadiri pesta, berbelanja
- Kamu biasanya merencanakan kegiatan kamu dari jauh jauh hari
- Tindakan kamu sering dipengaruhi oleh emosi
- Kamu adalah orang yang tertutup dan menjaga jarak dalam percakapan
- Kamu tahu bagaimana mengatur setiap detik dari waktu mu untuk kegiatan yang berguna
- Kamu siap membantu orang tanpa pamrih
- Kamu sering membicarakan tentang kesulitan2 hidup
- Setelah bersosialisasi beberapa saat, kamu selalu butuh waktu sejenak untuk berdiam diri atau menyendiri
- Kamu selalu mengerjakan perkerjaan kamu dengan terburu2
- Kamu dapat dengan mudah mengekstrak garis besar masalah dari detil detil kejadian
- Kamu dapat dengan mudah menyuarakan perasaan dan emosimu dengan vocal/lantang
- Kamu sangat susah untuk berbicara dengan lantang atau keras
- Kamu mudah bosan jika membaca buku buku teori
- Kamu sering bersimpati dengan kejadian orang lain
- Kamu menghargai keadilan lebih tinggi daripada kemurahan hati/ belas kasihan
- Kamu dapat dengan mudah masuk ke dalam lingkungan social di tempat kerjamu yang baru
- Makin banyak kamu berbicara dengan orang, makin enak lah perasaanmu
- Kamu lebih sering menggunakan pengalamanmu daripada alternative yang berupa teori teori
- Kamu suka mengikuti perkembangan dari sebuah proses ( bukan hanya tau jadi saja)
- Kamu dengan dengan mudah berempati terhadap masalah orang lain
- Kamu sering lebih suka membaca buku daripada pergi ke pesta/ keramaian
- Kamu suka berada dalam acara dimana ORANG LAIN yang menjadi pusat perhatian (bukan KAMU!!)
- Kamu lebih suka bereksperimen dengan cara2 baru daripada mengikuti cara2 yang sudah dikenal
- Kamu menghindari/ tidak suka terikat dengan kewajiban2/ obligasi
- Kamu dapat dengan mudah menjadi terharu akan cerita2 tentang kesulitan orang lain
- Bagi kamu, batas waktu/deadline merupakan sesuatu yang fleksibel/ dapat diubah2, dan bukan sesuatu harga mati
- Kamu sering memilih mengucilkan diri sendiri dari keributan di luar
- Sangat penting bagi kamu untuk mencoba sesuatu DENGAN TANGANMU SENDIRI
- Kamu berpendapat bahwa SEMUA HAL dapat DIANALISA
- Kamu selalu berusaha untuk mengerjakan semuanya ON TIME/ tidak terlambat
- Kamu senang mengatur agar semuanya terstrukturisasi dengan baik
- Kamu merasa nyaman berada dalam keramaian
- Kamu mempunyai control yang baik terhadap godaan dan cobaan
- Kamu dapat dengan mudah mengerti hukum2 dan teori2
- Proses mencari jawaban adalah lebih penting daripada jawaban itu sendiri
- Kamu biasa menempatkan dirimu di daerah ujung2 dan bukan di tengah ruangan
- Saat memecahkan masalah, kamu lebih suka mengikuti cara2 yang sudah dikenal daripada mencari cara baru
- Kamu berpegang teguh pada prinsip2 mu
- Petualangan adalah hal yang sangat kamu sukai
- Kamu lebih suka bertemu dalam grup2 kecil dan bukan banyak orang sekaligus
- Dalam mempertimbangkan situasi, kamu lebih tertuju pada situasi SEKARANG, dan bukan situasi2 yang MUNGKIN TERJADI DI MASA DEPAN.
- Kamu berpendapat bahwa penjelasan ILMIAH adalah yang paling baik
- Kamu sangat susah mengekspresikan perasaan kamu
- Kamu sering menghabiskan waktu berpikir bagaimana suatu hal dapat dikembangkan menjadi lebih baik
- Keputusan2 kamu banyak didasari oleh perasaan kamu pada saat itu dan bukan pada perencanaan yang matang
- Kamu lebih suka menghabiskan waktu menyendiri di tengah ketenangan keluarga
- Kamu merasa lebih nyaman tetap mengikuti cara2 yang konvensional/ tradisional
- Kamu sangat terpengaruh oleh emosi yang kuat
- Kamu selalu mencari kesempatan dalam hidup
- Meja kerja kamu selalu RAPI
- Masalah2 SEKARANG lebih mengkhawatirkan kamu daripada rencana2 di masa depan
- Kamu mendapat kesenangan jika kamu berjalan jalan seorang diri
- Sangat mudah bagi kamu untuk berkomunikasi/memulai percakapan dalam semua situasi
- Kamu sangat konsisten dalam kebiasaan2 kamu
- Kamu suka dan mau melibatkan diri kamu dalam masalah2 yang membutuhkan simpati mu
- Kamu dapat dengan mudah menemukan cara2/ inisiatif bagaimana sebuah acara/ keributan/kegilaan dapat terjadi