Keyakinan- 2 May 2, 2010
Posted by ivanlukather in Uncategorized.3 comments
Sebelum baca ini, ini lanjutan dari posting pertama soal keyakinan. BACA DISINI
Darimana asal keyakinan kita?
Keyakinan datang dari model dari orang2 berpengaruh sekitar kita. Guru, orangtua, mentor, pembimbing rohani.Keyakinan itu ada 2: Keyakinan yang memberdayakan kita, atau keyakinan yang menghancurkan kita, dan orang2 sekitar kita, siapapun mereka punya kemungkinan untuk memberi keyakinan yang memberdayakan, atau keyakinan yang menghancurkan.
Keyakinan itu adalah seperti sebuah papan meja, dan bukti2 itu adalah kaki2nya. Keyakinan yang bagaikan papan meja itu hanyalah gagasan tanpa bukti yang menopangnya. Tapi, setelah kita mengalami bukti2 yang mendukung dalam hidup kita, itu bagaikan memasangkan kaki ke meja tersebut. Sampai kaki itu cukup jumlahnya, kuatlah meja tersebut ( keyakinan kita). Mari gunakan contoh:
Keyakinan: Saya tidak pintar. ( Ini baru gagasan doank!!, mungkin terlontar dari kata orang tua mu,” Kamu koq dodol sich ”, atau terlontar dari kata gurumu, ” Ngitung perkalian aja ga bisa, bodoh banget sih »)
Keesokan harinya:
Bukti satu: Ujian perkalian: DAPET 20. ( Kaki 1 mulai ada)
Mulai males2 an di kelas, ujian ga usah belajar, maen Counter Strike aja!! Besoknya, ditanyain di kelas saat ngelamun CounterStrike, “ Budi, apa tujuan Belanda datang ke Indonesia. ‘ Budi jawab, ‘ Bebasin hostage’. ( SALAHHHHH !!!)
Bukti ke 2 : Salah jawab di kelas ( Kaki 2)
Pulang2, cerita ke mami, “ Mi, ujian ku koq ga bisa semua. Mami jawab,” Sama donk, mami dulu juga 0 mulu kalo matematik, apalagi sejarah!!. Turunan kali ya”
Bukti 3: Ortu aja bodoh = turunan ( kaki ke 3)
Akhirnya bagi raport, ga naek kelas ( Bukti ke 4/ kaki ke 4)
Ujung2 nya: SAYA YAKIN saya bodoh, liat aja 4 bukti di atas. Bagaikan meja yang sudah dipasang kaki2 nya, kokohlah keyakinan itu.
Wah gawat!! Lalu, bagaimana cara mengubahnya????? Ikuti langkah2 dibawah ini:
1.Temukan alasan yang cukup untuk berubah. Lama2 anda pasti nyadar, “ wah saya harus berubah ni, kalo mikir gini terus bisa bodoh beneran. Bisa ga berguna di masyarakat.” Fakta: Banyak dari kita ga berubah karena kita ga puas dengan hasil yang kita peroleh, namun kita ga cukup menderita dengan status quo. Oleh sebab itu, TEMUKAN KEHARUSAN untuk berubah. Baca pentingnya bersikap “HARUS” DISINIII!!
2.HANCURKAN KAKI2 NYA!! Hilangkan bukti2 yang menghambat. Carilah bukti2 bahwa itu salah. “Jelas aja ujian jelek, ga belajar, malah main CS” . “Banyak koq yang orang tuanya ga lulus SD, tapi anaknya jadi dokter, insinyur, dll”. Goyahkan fondasi dari keyakinan yang menghambat itu.
3.Ciptakan keyakinan baru dan temukan kaki2nya, bangunlah mengikuti proses yang sama saat anda membangun kepercayaan yang salah, namun skrg adalah yang benar. Baca buku2 , temukan inspirasi, saat anda melihat bukti2 dari orang2 yang jauh lebih sukses, yang berhasil melalui apa yang anda lalui dengan gemilang, anda akan mendapat kekuatan baru.
4.Melangkah maju dan hubungkan semua pengalaman baru anda dengan manfaat dari keyakinan baru tersebut.
Jelas kan bro/ sis…so…don’t let wrong belief determines your future. Instead, have a positive belief, and build your life around it. Success is what waits at the ends.
Salam sukses.
Keyakinan- 1 May 2, 2010
Posted by ivanlukather in Uncategorized.1 comment so far
Seberapa besar pengaruh sebuah keyakinan buat sukses anda? Jawabannya: Sangat besar sekali. Bahkan saya berani bilang bahwa keyakinan bisa menentukan anda jadi miliuner dengan total asset 10 juta trilliun atau jadi orang biasa2 aja yang dalam hidupnya Cuma kerja untuk nutup biaya bulanan, sampe anda umur 50 tahun ( Yg guess what? Inilah rata rata penduduk dunia. 80% orang yang saya kenal kaya begini ni)
Keyakinan dapat membuat seseorang melakukan hal yang luar biasa, namun bila berpegang pada keyakinan yang menghambat, maka orang berbakat pun bisa gagal. Anehnya, keyakinan selalu terletak saat kita belum melihat itu namun percaya, either itu hal baik atau hal buruk.
Contoh: Wright Bersaudara, siapa mereka? Tukang reparasi sepeda. Ada yang sudah pernah terbang sebelum mereka? Boro boro. Baik Bell ( penemu telepon), Edison ( penemu lampu), bahkan King David ( dalam sejarah), semua punya satu kesamaan. Di depan mereka, ada suatu keadaan yang tidak mungkin, tidak pernah terjadi, dan diluar jangkauan kepala/ logika mereka, atau kepala orang2 saat itu. Namun mereka melihat “ MELEBIHI” yang ada di alam nyata. Mereka bisa “MEMVISUALISASI” apa yang mungkin dan akan dan bisa terjadi. Mereka mampu “MELIHAT” jauh ke depan dari apa yang dilihat orang2 atau keadaan2 disekitarnya, sehingga mereka “TAKE ACTION” untuk mewujudkannya. Darimana sumber action mereka?
Jawab: Keyakinan!!!!
Nah untungnya keyakinan mereka positif kan. Makanya beres: Coba kalo keyakinan orang2 dibawah ini yang terus dipelihara, apa jadinya:
1. “Manusia tidak akan pernah mencapai bulan”- Dr. Lee Forest, Bapak Radio dan penemu tabung radio
2. “Bumi adalah pusat alam semesta”- Ptolemy, Astronom terkenal abad 2
3. “Tidak mungkin manusia dapat memanfaatkan kekuatan atom”- Robert Miliken, Pemenang Nobel Fisika 1923
4. “Televisi tidak akan ditonton. Orang akan lelah menatap kotak kayu sepanjang malam”. – Darryl F. Zanuck- Pimpinan 20th Century Fox, 1946
5. “Rekor berlari 1 mil dalam waktu 4 menit 12.75 detik tidak akan pernah pecah”- Harry Andew pelatih Olympiade Inggris 1903
Nah apa jadinya kalo keyakinan orang2 ini diterima khalayak ramai, mempengaruhi khalayak ramai. Orang2 ini bukan orang bodoh. Mereka merupakan astronom, penemu, bahkan pemenang nobel fisika. Nah, bayangkan kalo orang2 di atas ini adalah orang tua mu, guru mu, mentor mu, atau orang yang engkau percaya. Apa jadinya dirimu? Keyakinan model apa yang akan engkau punya? Dan apa efeknya buat masa depannmu?
Mengenai cerita no 5, tanggal 6 Mei 1954, Roger Bannister menempuh satu mil dalam waktu 1 menit 54 detik. Tapi yang mengagumkan adalah, dalam waktu setahun , 37 pelari lain memecahkan rekor tersebut. Dalam waktu 3 tahun, 300 pelari memecahkan pencapaian tersebut. Tapi kenapa sebelum Roger, selama hampir 50 tahun, rekor itu ga pecah2 juga?
Moral: Watch out of what is inside your head. Your head determines your action. Your action determines your success. Keyakinan mu bisa membawa engkau terbang ke langit, atau membawa engkau tenggelam dan bahkan ga pernah muncul lagi. Keyakinan yang menghambat atau membatasi dapat benar2 membuat anda terpuruk sampai anda tidak akan punya kaki lagi untuk bangkit.
Nah, lantas kalo saya sudah punya keyakinan yang kacau, bagaimana mengubah keyakinan?? KLIK DISINI!!